Daniella

Daniella
Aku akan posesif padamu



Saat Ella di kamar membereskan pakaiannya...


"Adrian dan Ella di mana bi?" tanya Victor yang baru pulang dan akan menaiki tangga.


"Tuan muda ada di kamarnya tuan, dan nona Ella juga ada di kamarnya." jawab bi April yang menyambut kedatangan tuannya.


Victor menuju kamarnya dulu untuk membersihkan badannya. Kemudian dia langsung menuju kamar Adrian. Tapi Adrian tak berada di kamarnya. Mungkin di kamar Ella pikirnya.


Saat Victor akan masuk ke kamar Ella, langkahnya terhenti dengan percakapan kedua manusia di dalam.


"Kak Ella mau pulang?" tanya Adrian saat melihat Ella berkemas.


"Iya sayang, kakak sudah sehat dan harus kerja lagi, kalau tidak kakak akan kehilangan pekerjaan kakak." jawab Ella dan mengelus pipi Adrian.


"Emmm... kalau Adrian tidur di rumah kakak boleh?" tanya Adrian.


"Tentu saja boleh, kakak malah senang Adrian bisa tidur di rumah kakak." jawab Ella menenangkan Adrian.


"Horeee.. Baiklah nanti aku akan bicara pada daddy." jawabnya kembali. Ella hanya tersenyum saja.


"Tapi ingat, harus nurut perintah daddy. Apapun yang daddy lakukan, semuanya adalah untuk kebaikan Adrian. Promise?" tanya Ella dan memberikan jari kelingkingnya pada Adrian.


"Promise." jawab Adrian lantang dan mengaitkan jari kelingkingnya pada Ella.


Setelah pembicaraan itu, Victor melihat Ella menangis sambil memeluk Adrian. Dan saat akan melepaskan pelukannya Ella buru-buru menghapus air matanya agar tak terlihat oleh Adrian. Dan semua yang di lakukan Ella pada Adrian terlihat semua oleh Victor.


"Kau sungguh wanita baik Ella, hatimu tulus menyayangi anakku Adrian. Aku jadi semakin yakin bahwa aku mencintaimu. Secepatnya aku akan membuatmu tak bisa jauh dariku. Aku sungguh akan membuatmu mencintaiku." batin Victor.


Victor masuk dan membuat kaget Ella dan Adrian.


"Daddy, kau sudah pulang?" teriak Adrian saat Victor masuk dan berlari memeluk daddynya. Dan Victor menjawab dengan senyumnya.


"Daddy apa boleh aku tidur di rumah kakak? Kak Ella akan pulang sekarang." ucapnya memelas. Dan Victor memicingkan matanya melihat ke arah Ella.


"Aku berencana menghubungimu jika kau belum pulang." jawab Ella dengan senyum teduhnya.


"Aku tak mengijinkannya." jawab Victor tegas.


"Sayang, bisakah kau kembali dulu ke kamarmu? Nanti kakak akan menyusul. Okey." tanya Ella lembut. Dia ingin bicara berdua dengan Victor. Adrian menganggukkan kepalanya dan berlalu pergi.


Ella melihat wajah tampan Adrian yang beberapa hari ini sudah memenuhi otaknya dan tersenyum setelah melihatnya. Victor mendekat padanya dan mengelus pipi Ella yang malam ini terlihat imut sekali di mata Victor.




"Kau masih tak ingin menjawabnya?" sudah kesekian kalinya Victor menanyakan perasaan Ella padanya seperti apa. Tapi hingga detik ini Ella masih memilih diam. Karena Ella memang masih tak yakin dengan dirinya sendiri.


"Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?" tanya Ella pada Victor dan di jawab dengan anggukan kepala oleh Victor. Sejak Ella mulai terbiasa dengan kasih sayang yang di berikan Victor padanya, dia tak pernah lagi memanggil Victor dengan sebutan tuan.


"Apa kau tau latar belakangku?" tanya Ella. Victor mengangguk.


"Apa kau tau kalau aku di buang oleh kedua orang tuaku?" tanya Ella kembali. Dan Vitor kembali menganggukkan kepalanya. Victor memang sudah mencari informasi tentang siapa saja yang akan dekat dengan anaknya.


"Apa kau tau hidupku hanya untuk uang?" tanya Ella yang membuat Victor tersenyum dan menganggukkan kembali kepalanya.


"Kau tidak akan malu jika semua orang mengetahui siapa aku?" tanya Ella yang kesekian kalinya dan Victor menggelengkan kepalanya.


"Pertanyaan terakhir, jika kau bersamaku aku akan sangat posesif padamu. Perempuan manapun yang dekat denganmu aku tak suka. Termasuk Della." tanya Ella yang berakhir dengan tangannya mengelus pipi Victor.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE