Daniella

Daniella
Membawa Adrian keluar dari kantor



"Dia anakku." jawab Ella dengan memasang wajah sedih.


"Kau bercanda kan El?" tanya Steven yang terkejut dengan jawaban Ella.


Sedang Ella memasang wajah serius dan.... tertawa terbahak-bahak. Dia terawa melihat wajah Steven yang kaget. Percaya sekali dengan mulut Ella. Nikah aja belum, mau punya anak dari mana pikir Ella.


"Oh God..." ucap Steven mengelus dadanya.


"Dia ponakanku, kakinya sedang sakit dan tidak ada yang menjaganya. Jadi aku membawa dia ke sini." jelas Ella dengan memandang wajah teduh Adrian. Dia tak akam jujur tentang Adrian dan pekerjaan sampingannya. Biarlah orang tau kalau dirinya hanya karyawan bank swasta saja.


"Sudahlah kembali bekerja saja. banyak sekali pekerjaan hari ini." ucap Ella kembali dan di jawab anggukan oleh Steven.


Ella dan Steven sama-sama sibuk. Para nasabah sudah keluar masuk ruangan mereka. Ella juga sudah sekali melapor pekerjaannya pada Ricky. Dan sebentar lagi dia juga akan melapor pekerjaannya kembali pada Ricky, karena sudah hampir satu jam berlalu.


"Kak Ella.." panggil Adrian yang sudah bangun dari tidurnya. Adrian tersenyum karena saat bangun wajah yang dia lihat adalah kakak cantiknya.


"Adrian sudah bangun?" tanya Ella yang tersenyum melihat Adrian yang rambutnya berantakan ala anak baru bangun tidur. Sangking gemasnya sampai seluruh wajah Adrian Ella cium hingga Adrian tertawa geli. Dan Adrian menjawabnya dengan memganggukkan kepalanya.


"Kakak masih harus bekerja sekitar satu jam lagi, dan setelah itu kita istirahat satu jam untuk makan siang dan bermain. Tapi untuk sekarang kakak harus kerja dulu. Adrian kalau lapar makan roti donat ini yah, tadi sudah kakak belikan. Kalau bosan boleh memghidupkan Televisi. Kakak harus pergi sebentar yah." ucap Ella panjang lebar dan hanya di jawab anggukan dengan Adrian. Maklum, namanya juga anak kecil baru bangun tidur. Pasti nggak langsung on kan otaknya, sama kita juga. 🤭


Steven yang melihat Ella dengan Adrian hanya bisa tersenyum dan memandang kagum kepada Ella. Ella begitu sayang sekali pada anak kecil. Pasti kalau punya anak sendiri pasti lebih sayang pikir Steven yang pikirannya sudah melalang buana.


Ella keluar ruangannya untuk melapor kembali hasil kerjanya pada Ricky. Ribet amat sih pikir Ella.


Tok...tok...


"Ya masuk." teriak Ricky dari dalam ruangannya.


"Bagus tak ada masalah." ucap Ricky singkat. Dan mengembalikan kembali berkas-berkas itu pada Ella.


"Terima kasih pak. Kalau begitu saya permisi dulu pak." jawab Ella yang akan beranjak pergi namun Ricky menahannya.


"Ella, apakah aku bisa minta tolong padamu?" tanya Ricky yang membuat Ella bingung. Masalahnya Ricky tak pernah meminta bantuan padanya.


"Iya pak?" jawab Ella yang masih terdiam di posisinya.


"Ehmm, nanti malam saya di undang ke acara pernikahan teman saya. Tapi saya tidak mempunyai pasangan. Apa kamu mau menemani saya?" tanya Ricky menjelaskan.


"Kenapa saya pak?" tanya Ella. Masalahnya kenapa harus Ella? Apa hubungan Ella dengan Ricky? Mereka hanya atasan dan bawahan saja. Baru banyak melakukan interaksi saja baru sekarang ini.


"Karena saya hanya kepikiran kamu saja." jawabnya santai.


"Maaf pak saya tidak bisa, karena harus menemani Adrian yang sedang sakit kakinya." jelas Ella. Ella akan langsung menolak saja, karena dia memang tak ingin ada urusan dengan atasannya itu.


"Jika kau tak bersedia, aku akan memerintahkan security untuk membawa Adrian keluar dari kantor sekarang." ucap Ricky.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE