
Seminggu sudah Adrian mempelajari berkuda dengan Ella. Ella yang memang pandai berkuda mengajari Adrian dengan sangat sabar. Karena Adrian anak yang cerdas, sehingga membuat Ella mudah mengajarinya. Bahkan sekarang Adrian sudah bisa berinteraksi dengan Qyue.
"Apa aku sudah boleh menaiki Teresya?" tanya Adrian yang membuat Ella tertawa pelan.
"Teresya bukan lawan yang imbang untuk Adrian. Ketika Adrian sudah dewasa baru boleh menjadikan Teresya sebagai teman bermain di arena kuda. Untuk sekarang, Adrian harus berlatih dengan Qyue dulu. Buat Qyue patuh pada Adrian. Dengan demikian Adrian bisa mengendalikan Qyue dengan baik." jelas Ella pelan agar Adrian memahami ucapannya.
"Hmm.. Adrian akan menaklukan Qyue!" ucap Adrian antusias.
Adrian mendatangi Qyue yang sedang di mandikan oleh paman Eric. Sedang Ella akan memberi makan kuda-kuda yang lain di dalam kandang kuda.
Saat Adrian bermain basah-basahan dan dirinya sedang menaiki kuda yang di bantu paman Eric, tiba-tiba ada yang memanggilnya.
"Hai son..." teriak Victor.
Sesaat setelah Victor mengetahui Kalau Adrian dan Ella tak berada di mansionnya...
"Oh iya bi di mana Ella dan Adrian? Apa mereka sudah tidur?" tanya Victor yang mengedarkan pandangannya karena rumah sudah terlihat sepi.
"Mereka tak ada di sini tuan. Nona Ella dan tuan muda Adrian sudah seminggu tinggal di rumah Nona Ella." jelas bi April.
"Apa?" tanya Victor terkejut.
"Iya tuan, maafkan saya karena mengijinkan nona Ella kembali pulang dan membawa Adrian ikut bersamanya. Karena tuan muda Adrian terus saja mencari anda." jelas bi April. Bi April takut Victor akan marah padanya.
"Tak masalah bi, yang penting mereka berdua aman." Victor tak mempermasalahkan Adrian ikut pulang bersama Ella. Karena Victor tau pasti kedua orang kesayangannya itu sangat khawatir padanya yang lama tak memberi kabar.
"Hugo siapkan mobil, kita akan ke sana sekarang." perintah Victor dan dia berlalu pergi.
Di sepanjang perjalanan Victor sudah memikirkan Adrian yang pasti akan marah padanya. Sedang Ella, entah apa yang dia pikirkan tentang Victor. Karena dia sama sekali tak mengabarinya.
Sesampainya di rumah Ella, Victor langsung masuk. Dia masih ingat di mana Ella biasa menyembunyikan kunci pintu rumahnya. Dia mencari di keseluruhan rumah tapi tak ada tanda-tanda ke duanya. Hugo yang memang berada di luar dia panggil dan perintahkan untuk mencari Ella dan Adrian.
"Hugo, cari Ella dan Adrian. Mereka tak ada di dalam rumah." perintah Victor.
"Tunggu, carilah mereka di peternakan kuda dekat sini." dia ingat kata-kata bi April jika Ella akan membawa Adrian untuk berkuda.
Dan benar saja, saat Hugo mencari keduanya di area peternakan terlihat ada Adrian sedang bermain dengan kudanya. Hugo cepat-cepat membali.
"Benar tuan, tuan muda Adrian dan nona Ella ada di peternakan." jelas Hugo yang memberitahu Victor.
"Antarkan aku ke sana." ucap Victor.
"Baik tuan."
Sesampainya di luar peternakan Victor sudah di sambut dengan suara Adrian yang sedang tertawa dengan bahagianya. Victor melihat ke arahnya dan dia tersenyum. Dia merindukan anaknya itu yang selalu saja cerewet padanya.
"Hai son..." teriak Victor.
"Daddy? Daddy...." Adrian mendengar suara teriakan Victor dan dia mencari asal suara berasal. Dan saat tau itu daddynya Adrian berlari menuju Victor.
"Daddy kemana saja Adrian merindukan daddy." ucap Adrian yang ada dalam gendongan Victor.
" Maafkan daddy sayang, daddy juga merindukanmu." Victor membawa Adrian dalam gendongannya, dia memeluk erat Adrian.
"Di mana kak Ella Adrian?" tanya Victor karena tak melihat ada Ella di sana.
"Kakak sedang memberi makan kuda dad." Adrian menunjukkan menggunakan jari telunjuknya di mana Ella berada.
"Adrian bermainlah dulu di sini." Victor menurunkan Adrian dari gendongannya.
Setelah Victor menurunkan Adrian, dia berjalan menuju tempat Ella berada. Saat masuk kandang kuda dia melihat Ella sedang sibuk dengan makanan-makanan kuda di tangannya .
"Honey?"
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
JANGAN LUPA ya ka.
IG_SHAKILABLUE