
"Kalau kau tau, kita masuk kamar saja yah honey?" jawab Victor dengan senyum nakalnya. Kalau sudah seperti ini pasti akan jadi malam panas lagi. Namanya saja honeymoon. Ya jelas saja yang di lakukan harus seperti ini.
Alex kembali melancarkan aksinya pada tubuh Ella di dalam kamarnya. Cukup lama pergulatan panas itu. Bahkan berakhir sampai dini hari. Entah apa saja yang mereka lakukan. Ternyata si duda Victor cukup buas jika sedang di mabuk cinta. Lelah sekali Ella melayani keinginan suaminya itu di atas ranjang yang tak pernah puas.
Keesokan harinya Victor sudah siap untuk membawa Ella ke tujuan berikutnya yaitu ke Appenzel, Swiss. Victor masih menggunakan pesawat pribadinya menuju Swiss. Saat Ella tau ke mana Victor akan membawanya dia menangis, tak menyangka dia bisa keliling dunia dalan sekejab mata dan semua itu karena Victor suaminya.
Mereka sampai Swiss sudah tengah malam, dan mereka memutuskan untuk langsung istirahat di penginapan yang sudah Hugo siapkan. Meski tak ikut, Hugo tetap saja membuat bossnya selalu di layani dengan baik.
Pagi menjelang Ella sudah siap dengan pakaian dinginnya. Dia memakai sweater dan celana jeans yang di padukan dengan coat panjang. Sedang Victor juga menggunakan kaos dan celana jeans serta coat warna senada dengan kaosnya. Sudah seperti model saja kedua pasangan ini.
Saat keluar penginapan Ella sudah di sambut dengan suasana khas Swiss yang begitu kental. Belum lagi Ella di buat takjub dengan sekeliling dan bukit-bukit yang begitu indah. Tak ada yang bisa Ella ungkapkan seberapa bahagianya dia saat ini.
Sejauh mata memandang, di Appenzell hanya terlihat bukit, pepohonan, dan pegunungan berwarna hijau. Suasana yang begitu sejuk dan asri membuat siapa pun yang datang ke sini merasa tenang dan nyaman. Selain keindahan alamnya, Appenzell juga dikenal sebagai daerah yang selalu menjunjung budaya dan tradisi lokal.
Di sini mereka juga bisa melakukan pendakian bersama wisatawan lain untuk melihat keindahan Appenzell. Tapi Ella ingin menaiki cable cars yang siap membawanya naik dan turun pegunungan untuk bisa ikut menikmati pemandangan Appenzell dari ketinggian. Dia hanya ingin menikmati honeymoonnya dengan bersantai bersama Victor.
Tidak hanya daerah perbukitan, kawasan kota di Appenzell juga sangat menarik untuk dikunjungi. Ada banyak destinasi yang bisa di jelajahi, mulai dari galeri seni hingga toko produk-produk kulit yang memungkinkan mereka untuk melihat proses pembuatannya secara langsung. Sebenarnya Ella ingin sekali menjelajahi semuanya. Tapi entah sampai kapan Victor dan dirinya berada di sini.
"Terima kasih sayang." ucap Ella yang tiba-tiba memeluk Victor dari belakang. Victor membalikkan tubuhnya dan menghadap Ella.
"Seharusnya kata itu aku yang mengucapkannya honey. Aku sangat bersyukur karena kau sudah mau menjadi pelengkap hidupku. I love you." ucap Victor sambil mengelus wajah cantik Ella. Victor mencium bibir Ella cukup lama.
Entah bagaimana ceritanya tangan Victor sudah berada dalam sweater Ella. Dia sedang membuat gerakan memutar di perut Ella.
"Geli sayang." Ella tertawa dan mencoba menghindari tangan Victor yang akan masuk lebih dalam pada sweaternya.
"Sepertinya main di sini cukup menarik honey." Victor mengerlingkan matanya. Dan kalimat Victor itu sungguh membuatnya malu.
LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
JANGAN LUPA ya ka.
IG_SHAKILABLUE