Daniella

Daniella
Seperti keluarga



"Honey?" panggil Victor setelah melihat Ella yang sibuk memberi makan kuda.


"Daniella..." teriak Victor sekali lagi.


Ella yang mendengar nama lengkapnya di sebut langsung menoleh ke arah belakang. Dia terkejut dan menjatuhkan makanan kuda dari tangannya. Dia masih terdiam di posisinya apakah itu benar adalah Victornya?


"Kau tak merindukanku honey?" tanya Victor yang sudah merentangkan tangannya. Tanpa banyak bicara Ella berlari ke arah Victor dan memeluknya seperti bayi. Kaki Ella melingkar di pinggangnya. Dan dia menangis dalam pelukanya.


"Aku merindukanmu Vic. Kau kemana saja?" ucap Ella yang sudah sesenggukan.


"Maafkan aku honey. And i miss you too." jawab Victor yang masih memeluk Ella dalam gendongannya. Dia menahan pinggang Ella agar Ella tak terjatuh.


"Apa yang terjadi denganmu Vic? Semuanya baik-baik saja kan?" tanya Ella yang masih dalam gendongan Victor. Dia mengelus pipi Victor dengan tangannya. Dia sangat merindukan wajah dan suara ini. Ella terus saja memandangi Victor.


Lalu Victor menceritakan semua pada Ella apa yang terjadi padanya. Ella hanya diam dan tersenyum sendu tapi matanya menangis dan memperhatikan wajah Victor. Kemudian dia kembali memeluk Victor. Dia hanya ingin seperti ini saja dulu untuk sesaat. Rasa rindunya terlalu besar dan kekhawatirannya membuat dadanya terasa sesak. Dan sekarang dia sudah merasa sedikit lega meski Victor belum sepenuhnya sembuh dari lukanya.


"Kita pulang ya? Aku akan menjemput Adrian dulu." ucap Victor dan Ella hanya menganggukkan kepalanya saja. Victor mengecup singkat Ella dan menurunkannya dari gendongannya.


"Adrian, kita pulang dulu yah? Besok kita akan berlatih lagi." ucap Victor pada Adrian.


"Baiklah dad, aku juga ingin di peluk daddy. Aku merindukanmu dad." Adrian merentangkan tangannya agar Victor menggendongnya.


"Daddy juga son." jawab Victor yang mengacak rambut Adrian pelan dalam gendongannya.


"Paman kami ijin pulang dulu. Besok kita akan kemari lagi. Terima kasih juga sudah menjaga putraku dan Ella." ucap Victor pada paman Eric yang masih ada di depannya itu.


"Terima kasih paman. Kami pulang dulu." ucap Victor.


"Paman aku pulang dulu. Besok aku dan Adrian akan kemari lagi." Ella memeluk paman Ericnya itu.


"Hati-hati sayang." mereka berlalu pergi meninggalkan peternakan.


Di dalam mobil Adrian sudah sibuk menceritakan pengalamannya mengurus Qyue dan saat dia menaiki Qyue. Semangat sekali Adrian. Dia duduk di pangkuan Victor. Tangan kiri Victor memeluk pinggang Adrian yang duduk menghadapnya dan tangan kanan Victor merangkul Ella. Sudah seperti keluar saja mereka itu.


Sesampainya di mansion Adrian di bantu Victor untuk mandi. Jarang-jarang Victor melakukan itu pada anaknya. Makanya itu Adrian sangat bahagia sekali. Adrian sampai mengajak Victor berendam di bathub dan bermain gelembung, dan Victor menuruti semua yang diinginkan Adrian. Dia ingin melepas rindu selama sebukan meninggalkan Adrian.


Selesai mandi, Victor membacakan cerita untuk Adrian dan tak lama setelahnya Adrian tertidur. Victor memandangi wajah anaknya itu. Dia mengecup pelan kening Adrian dan membenarkan selimutnya. Dia akan ke kamar Ella setelah ini.


Victor keluar dari kamar Adrian dan langsung ke kamar Ella tanpa mengetuk pintu. Saat membuka pintu kamar, ternyata Ella tak ada di sana, mungkin di kamar mandi pikir Victor. Dia menunggu Ella dan dia duduk bersandar di tempat tidurnya.


Ternyata sampai 30 menit Ella belum juga keluar. Alhasil Victor ketiduran dengan keadaan duduk bersandar. Tak lama setelah itu, Ella keluar dari kamar mandi. Dia melihat Victor yang tertidur.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


JANGAN LUPA ya ka.


IG_SHAKILABLUE