
Setelah puas main basah-basahan dan adegan panas yang terganggu, mereka memutuskan untuk menyelesaikannya dan membersihkan diri. Tak terasa ternyata mereka bermain di pantai hingga sore hari. Mereka kembali pulang ke penginapan.
Ella masuk dan mendapati banyak lilin-lilin hidup di sepanjang kamar mereka. Dan saat Ella mengikuti arah lilin yang mengarahkannya ke balkon, dia melihat meja yang sudah tersaji makanan yang di siapkan dan ada segelas wine merah. Dan yang semakin membuat Ella takjub adalah bunga mawar yang di bentuk seperti sepasang angsa yang sedang bermadu kasih. Indah sekali.
Ella menoleh ke arah Victor yang ternyata Victor berlutut dan memberikan Ella sebucket bunga mawar yang bertuliskan Terima kasih telah menjadi istri dan ibu dari anakku. Ella tersentuh dan meneteskan air matanya.
Tak pernah Ella mendapatkan kebahagiaan seperti ini dalam hidupnya. Hidupnya sebelum ini hanyalah gadis pencari selembar uang. Sedang sekarang Ella seperti seekor angsa putih yang duduk di tahta kerajaan yang di dampingi oleh seorang raja dan pangeran kecil.
Victor selalu memberikan cinta yang luar biasa pada Ella. Walaupun ini baru di awal pernikahan mereka. Tapi dia berharap seterusnya akan seperti ini, meski harus mengarungi kerasnya kehidupan nanti saat di tengah jalan, yang penting dia tetap bersama Victor, Adrian dan calon bayi yang masih dalam proses pembuatan.
"Honey jangan pernah menangis karena bersedih, tapi menangislah karena kebahagiaan yang akan datang padamu. Aku akan menjadi penjagamu, pelindungmu, kebahagiaanmu. Tetaplah menjadi Ella yang selalu tersenyum seperti ini. Dan kau tau honey? I would rather spendone lifetime with you, than face all the ages of this world alone." ucap Victor yang membuat Ella ikut berlutut dan memeluk Victor dengan sangat erat.
"You are the source of my joy, the center of my world and the whole of my heart. I love you." ucap Ella. Victor tersenyum dengan ungkapan perasaan yang Ella ucapkan padanya.
"Love you more honey." Victor menciumi rambut Ella dan telinga Ella yang sedang memeluknya.
"Kemarilah. Kita makan ok." Victor melepas pelukannya dan memegang wajah Ella. Dia kecup singkat bibirnya. Dan menarik Ella untuk makan di meja yang sudah di sediakan oleh anak buah Victor sebelum mereka datang.
"Kapan kau menyiapkan semua ini Vic?" tanya Ella yang sudah duduk dan bersiap untuk menyantap makan malam yang sudah di sediakan. Victor hanya menjawabnya dengan mengangkat bahunya dan tersenyum.
Mereka menikmati makan malamnya dengan steak daging asap. Ella selalu tersenyum saat melihat Victor. Lelaki di depannya ini adalah surganya sekarang. Sudah sepatutnya dia harus membahagiakannya.
Sedang Victor terus saja mencium punggung tangan Ella di sela-sela makannya. Senyum keduanya selalu mengembang dan membawa aura positif di sekitarnya. Begitu teduh wajah kedua pasangan ini.
Selesai menyelesaikan makan malamnya, mereka kembali menikmati suasa malam di Santorini dengan bersantai di sofa balkon. Victor memeluk Ella dari belakang dan dia menuntun wajah Ella untuk melihat ke arahnya. Dia kecup bibir itu yang selalu membuatnya ketagihan.
"Sepertinya suasana seperti ini kemarin sudah kita lewati sayang." ucap Ella yang mengerti akan berakhir ke mana cerita selanjutnya.
"Kalau kau tau, kita masuk kamar saja yah honey?" jawab Victor dengan senyum nakalnya. Kalau sudah seperti ini pasti akan jadi malam panas lagi. Namanya saja honeymoon. Ya jelas saja yang di lakukan harus seperti ini.
LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
JANGAN LUPA ya ka.
IG_SHAKILABLUE