Daniella

Daniella
Kepiting rebus



"Aku menyukaimu, aku memyukai caramu merawat anakku,,, cup..cup.." jelas Victor sembari mengecup bibir dan kening Ella.


"Apa yang daddy dan kak Ella lakukan?" tanya Adrian polos yang tepat berada di pintu toilet. Dan jelas wajah Ella memerah seperti kepiting rebus. Victor yang melihatnya sampai tersenyum dan kembali mengacak rambut Ella.


"Daddy baru saja mengganti perban kak Ella son." jawab Victor santai dan keluar menggendong anaknya ke sofa kamar Ella. Ella menepuk-nepuk pipinya yang merah akibat ulah Victor.


"Kenapa malam-malam ke kamar kak Ella?" tanya Victor yang memangku Adrian.


"Aku ingin tidur bersama kak Ella dad." jawab Adrian dengan senyumnya yang melihat Ella keluar dari kamar mandi.


"Hmmm... Baiklah kalau begitu kita akan tidur bersama di sini." dan kalimat Victor ini sukses membuat Ella kaget.


"WHAT??" teriak Ella yang membuat kedua lelaki itu menoleh.


" Yeeyyyy... Kita akan tidur bersama. Kak Ella di sini. Aku di sini dan daddy di sini." ucap Adrian yang sudah berlari dan menunjukkan posisi tidur mereka.


"Eh.. tunggu..Adri.." sebelum Ella menyelesaikan kata-katanya Victor memegang kedua bahu Ella dan membawanya ke tempat tidur.


"Kita akan tidur bersama." santai sekali Victor berbicara. Sedang wajah Ella sudah seperti kepiting rebus dan jantungnya sudah hampir mengenai lantai. Upss


"Tidak aku a..." lagi-lagi ucapan Ella di potong oleh Victor.


"Tidur di sini bersama kita." Victor sudah menidurkan Ella di tempat tidur dengan posisi Adrian di pinggir, kemudian Ella dan Victor di belakang Ella sambil tangannya memeluk pinggang Ella.


Tak ada suara yang keluar dari bibirnya. Bahkan Ella menahan nafasnya saat ini. Karena wajah Victor sudah berada di dekat lehernya. Panggilan Adrian pun tak di dengar oleh Ella.


"Apa yang harus aku lakukan? Pria ini membuat kepalaku pusing saja. Dan tangannya oh God... please help me." teriak Ella dalam hatinya.


"Adrian memanggilmu." ucap Victor di telinga Ella dan sedikit mengecup cuping telingan Ella. Hingga membuat Ella tersadar dari lamunannya. Wajahnya yang merah dan gerakan menggigit bibirnya terlihat oleh Adrian.


"You're cute honey." ucap Victor setelah melihat Ella dan kembali memposisikan dirinya tidur di belakang Ella.


"What?? Honey?? Tuhannnn..!!" batin Ella.


Malam itu tak ada cerita dari Ella, karena Ella sudah menelungkupkan wajahnya dekat bantal Adrian. Ella benar-benar tak bisa melakukan apapun selain bersembunyi dari kedua pria yang berada di kedua sisinya itu.


Hingga pagi menjelang Ella tetap saja tak bisa tidur. Ella sampai tak berpindah posisi sama sekali agar tak membangunkan Victor. Sedang Victor terus saja memeluk pinggang Ella. Sampai saat Victor merubah posisinya dan membuka matanya sedikit.


"Morning. Cup...." ucap Victor melihat Ella yang sudah bangun dan mengecup bibir Ella dan bangun dari tidurnya keluar dari kamar Ella.


Ella mulai terbiasa dengan perlakuan Victor padanya. Toh dia juga tak menolaknya. Dia akan mengikuti alurnya saja seperti aliran air. Ella mulai terlelap pukul lima pagi.


Ella terbangun pukul 10 pagi, dan sudah tak melihat Adrian di sampingnya. Dia bergegas ke kamar mandi dan membersihkan dirinya.


Ella turun ke bawah dan Adrian sudah bermain dengan seorang wanita yang membelakangi Ella.


"Kakak.." teriak Adrian dan membuat perempuan yang bersamanya ikut menoleh.


"Kak Ella.." teriak Jenny yang tak kalah keras.


"Jenny?"


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE