YOU'RE DESTINY

YOU'RE DESTINY
8



...HAPPY READING^^...


Jam sudah menunjukkan pukul 4 dan Natasya pun sudah siap untuk berkunjung ke makam sang mama.


"kak papa udah pulang besok kan?"


"iya"Natasya pun mengangguk lalu melihat keluar jendela,Mark yang sedang menyetir pun menatap sang adik dengan senyum hangat.


"kamu makin Deket aja sama Juno"seketika Natasya menatap Mark dengan senyum lebar.


"kak Juno baik,Nana suka!emang kak Juno nggak punya saudara cewek ya kak?"


"eum setau kakak sih dia anak tunggal"


"oohh..mungkin aja kak Juno pengen ya punya adik cewek kayak Nana,soalnya kan Nana gemesin"Mark tertawa gemas melihat sang adik lalu mengacak pucuk rambutnya.


"kamu nggak peka banget sih"


"peka apa kak?"Natasya menatap Mark yang masih fokus menyetir dengan wajah bingung.


"ya peka gitu,Juno tuh suka sama kamu na"mata Natasya sontak membulat,sebenarnya ia sudah merasa bahwa Juno mungkin ada perasaan padanya tapi ia Denial karena mungkin saja Juno mendambakan sosok adik seperti Mark,makanya ia bersikap baik pada Natasya.


"ah masa sih kak,mana mungkin kak Juno mau sama anak ingusan kayak Nana,masih banyak kok yang lebih cantik dan lebih dewasa dari pada nana.dan kalau aku liat kak Juno dia itu tipe tipe yang banyak di sukai cewek cewek deh kak"


"lah kamu di bilangin nggak percaya!emang sih Juno itu banyak di taksir sama cewek kayak kakak,tapi Juno tipe yang nggak mau di kejar na,dia maunya ngejar.mantannya aja baru 1,itu pun Juno yang ngeputusin karena mantannya selingkuh sama barista cafe"ucap Mark panjang lebar yang membuat Natasya menyimak dengan seksama.tapi Natasya masih ragu dengan perasaannya karena sekarang cinta pertamanya kembali lagi dan itu cukup membuatnya frustasi karena tidak bisa move on dengan cepat.


"kalau kakak sendiri cewek nya mana?Nana nggak pernah liat tuh"Natasya menatap Mark dengan senyum jahilnya.mark pun mencubit pipi sang adik karena telah menggodanya.


"kakak masih betah sih sendiri,kan ada kamu yang selalu bisa kakak peluk peluk kalau lagi bosan"Natasya menatap sinis ke kakaknya sambil menepuk pelan lengannya.


"Nana nggak mau jadi bahan gabutannya kak melk!"


"Nana jadi pacar kak melk aja ya!"


"ih kak melk!!!!"Mark tertawa puas melihat sang adik.ia sangat suka menjahili adik kesayangannya itu.


##


Setelah berkunjung ke makam sang mama kini keduanya mampir ke restauran cina untuk mengisi perut.


"kak tau nggak sih Rena udah move on loh dari kakak"kini mereka terduduk di sudut ruangan yang langsung mengarah ke jalan raya.


"iyakah?Rena sahabat kamu kan?"


"iya kak!sekarang dia lagi kesemsem sama anak mahasiswa yang ngajar ujian praktik di sekolah"


"hum?anak mahasiswa?namanya siapa?"


"kak Reyhan"


"ooohhh Reyhan?anak nya kepsek kamu kan?dia mah teman kakak"


"beneran?kak Reyhan temen kakak?kok Nana nggak tau sih"


"ya kan Reyhan juga jarang ke rumah kayak Juno,setau kakak sih Reyhan bakal pindah ke London"Natasya membulatkan matanya menatap sang kakak.


"beneran kak?"


"iya..dia sendiri yang ngomong sama kakak waktu nongkrong di cafe kakaknya kemarin"


Natasya terdiam memikirkan nasib sahabatnya itu.sekali lagi Rena akan menjadi sad girl seperti dirinya.hah


Mereka pun kini terdiam sambil menunggu pesanan datang.mark sedang mengecek ponselnya sedang Natasya menatap keluar jalan raya.tapi seketika matanya menyipit melihat seseorang yang tak asing sedang duduk di sebuah cafe di seberang jalan.setelah ia amati baik baik ternyata orang itu adalah Juno bersama seorang perempuan yang posisinya sang perempuan memegang tangan Juno dengan ekspresi sedih.tiba tiba saja Natasya merasa dadanya sakit melihat Juno berdua dengan perempuan lain.sang kakak yang sedang sibuk mengambil pesanan mereka pun bingung dengan Natasya yang kini terdiam sambil menatap keluar.


"na?kenapa?"dengan cepat Natasya menatap kakak nya dengan senyum terpaksa.


"nggak kok kak,oh makanannya udah Dateng"Mark yang melihat sikap Natasya pun hanya bisa menggeleng kecil.


##


Natasya terduduk di meja belajarnya,kejadian tadi cukup membuatnya terdiam.siapa perempuan tadi?kenapa dia tampak sangat dekat dengan juno.bukannya Juno menyukainya?tapi kenapa ia bersama perempuan lain di cafe.saat sedang termenung tiba tiba ponselnya bergetar menandakan ada pesan masuk.ia pun mengecek dan ternyata itu pesan dari Juno.


...Kak juno...


'malam cantik,lagi apa?'


Natasya terdiam sejenak,ia tak tau harus bagaimana.tapi ia juga langsung teringat kata sang kakak tadi sore.


^^^'lagi belajar kak''^^^


'gimana bonekanya?suka?'


Seketika Natasya menatap boneka Ryan yang bersandar di ranjang nya.


^^^'iya kak suka,nana suka Ryan''^^^


^^^'hah?maksudnya kak?''^^^


'haha nggak kok'


^^^'tadi kakak pas nganterin Nana langsung pulang ya?''^^^


Natasya memberanikan dirinya untuk bertanya walaupun dia tak berharap lebih jika Juno akan menjawab jujur.


'nggak sih..tadi kakak ketemu sama teman lama di cafe,kenapa emang?'


^^^'oh nggak kok kak Nana cuman Nanya kok''^^^


'oh yaudah kamu belajar aja kakak takut gangguin kamu'


^^^'eh nggak apa apa kok kak,Nana juga udah selesai ngerjain PR''^^^


Natasya mengetik sambil tersenyum senang,ternyata Juno jujur sama dia.dia jadi tidak berfikir negatif.


'kalau gitu mau video call an nggak?'


Natasya langsung berdebar debar saat Juno mengajaknya video call an.mana sekarang posisinya ia sedang hanya memakai hotpants dan baju dalam super mini.


^^^'eh nggak deh kak,Nana lagi nggak siap soalnya maaf ya''^^^


'ahaha nggak apa apa kok na kalau kamu nggak mau,chat an sama kamu aja udah bikin kakak senang'


Natasya meraba pipinya yang tiba tiba memanas,Juno selalu saja bisa membuat dirinya salah tingkah.


^^^'kakak nggak punya pacar ya?kok chat an nya sama Nana?''^^^


Natasya menyerngit pelan karena pesannya cuma di read,ia pun berfikir apa dia nggak sopan ya bertanya seperti itu.ia pun merasa bersalah.


'kakak nggak punya pacar,tapi kalau Nana mau kakak siap kok'


Natasya sekuat tenaga untuk menahan senyumnya saat membaca pesan juno.kali ini ia tak bisa menahan salah tingkah nya hingga ia membuang ponselnya ke ranjang lalu berteriak.


"aaaaa kak Juno apa apa an sih!!"


sekali lagi ponselnya bergetar menandakan pesan baru masuk.ia dengan segara mengambil ponselnya lagi lalu berbaring di ranjangnya.ternyata pesan dari Juno.


'kok di read doang sih na,kamu nggak mau ya jadi pacar kakak?'


^^^'eee...maaf ya kak,papa nggak bolehin Nana buat pacaran,nanti kalau udah lulus SMA baru bisa pacaran kata papa''^^^


'oohh...ya nggak apa apa sih na,kakak bisa tunggu kamu sampai lulus SMA kok,yang penting Nana juga suka sama kakak jangan di paksain'


Natasya terdiam melihat chat Juno,sepertinya Juno tulus menyukainya.tapi ia sendiri masih ragu dengan perasaannya.di lain sisi ia tak suka jika Juno berdekatan dengan perempuan lain seperti tadi siang,di sisi lain ia masih memikirkan Ali juga.apalagi tadi siang ia berbohong dan meninggalkan Ali karena ingin pulang bersama juno.ia merasa sudah jahat sebagai perempuan.


^^^'iya kak,sebenarnya Nana juga nyaman sama kakak karena kakak baik banget"^^^


'ya kalau gitu kakak tinggal tunggu kamu lulus SMA aja,Kakak serius Na kamu tunggu kakak juga ya'


^^^'iya kak Juno''^^^


'haha manis banget cewek kakak'


^^^'eh?''^^^


'hehe calon cewek kakak, piss'


'ya udah kamu istirahat aja besok kan masih sekolah'


^^^'ok kak good night''^^^


'good night too princes'


Natasya tersenyum senang,hatinya berbunga bunga sekarang.sepertinya ia akan susah tidur malam ini.ia pun segera bangkit untuk mencuci wajahnya,tapi tak sempat masuk ke kamar mandi ia lalu mendengar pesan masuk dari ponselnya yang membuatnya kembali ke ranjangnya.


"kak Juno kok masih ...."Natasya terdiam seketika ,ia pikir yang mengiriminya pesan adalah Juno,tapi ternyata..


'hai Nat,ini aku Ali save nomor aku ya'


'besok berangkat bareng ya kayak tadi pagi'


'kok tadi siang kamu nggak keliatan sih?pulang bareng sama siapa?'


##


pak Mamat makan kayu


ciyuuuuuu