
...Happy reading^^...
Kini Juno dan Mark saling berhadapan di meja makan,mereka menikmati secangkir kopi yang telah di buatkan oleh Arya.sementara itu Natasya sudah tertidur di kamarnya karena memang sudah jam 10.malam ini Juno akan menginap di rumah Natasya karena memang pria itu sangat merindukan gadisnya.
"gue nggak tau perasaan Lo yang sebenarnya ke Natasya Jun,tapi gue mohon Lo jangan buat dia sedih"Juno mengerutkan keningnya mendengar ucapan Mark.
"maksud Lo apa Mark?"
"tadi siang....gue liat Lo bareng cewek lain dan gue nggak kenal cewek itu siapa"Juno tersenyum kecil sambil tertunduk.ia menatap Mark dengan gelengan kecil,lagi lagi Mark salah paham padanya.
"gue tau Lo se khawatir itu sama Nana,tapi Lo jangan khawatir soal gue mark.gue mencintai adik Lo lebih dari gue mencintai diri gue sendiri...dan soal cewek tadi siang itu kirana.teman kecil gue yang minta jemput karena dia lagi sakit"Mark terdiam lalu menyesap kopinya.
"gue bukannya mau berprasangka buruk sama Lo Jun,tapi Lo tau sendiri gimana gue kalau udah soal Nana"
"Lo nggak usah khawatir Mark,gue nggak akan nyakitin di antara kalian karena gue udah anggap kalian kayak keluarga gue sendiri"Mark tersenyum lalu mengangguk kecil.ia harap ia bisa memegang kata kata Juno.
"gimana kegiatan KKN Lo?lancar?"
"lancar lancar aja sih,apalagi kan jarak nya juga masih Deket"
"tapi gue liat Lo emang se kangen itu sama adik gue,Lo pasti sibuk banget"Juno tersenyum dengan wajah memerah.
"yaiyalah Mark,gimana nggak rindu gue kalau ketemu nya cuma kalau ada kesempatan doang"
"ya gitu deh kalau LDR"tawa Mark pecah membuat Juno menatapnya kesal.
"iya deh yang pacaran nya se hotel"ucap Juno menekan kata hotel membuat Mark terdiam.
"kenapa?bener kan?"
"pasti Nana yang cerita ya"kini giliran Juno yang tertawa.
"eh Mark,cowok yang naik sepeda tadi siapa?"tanya Juno setelah ia menyesap kopinya.mark tiba tiba punya ide.
"eum...dia keponakannya bibi Tina"
"kok gue baru liat"
"ya emang dia baru beberapa hari di sini"
"oouh...dekat juga ya dia sama Nana"
"oh..iya mereka emang udah dekat sih,gue beberapa kali juga pernah liat mereka berduaan gitu di dapur sambil ngobrol"ucapan mark sukses membuat Juno sedikit was was.ia tak suka jika ada yang berusaha mendekati Natasya.
"ya bagus deh,biar Nana nggak kesepian kan"ucapnya dusta,padahal ia sangat ingin berkata kasar sekarang ini.mark menatap Juno dengan senyum jahilnya.sepertinya rencana nya untuk membuat Juno cemburu berhasil.
"cepet habisin tuh kopi,udah jam 10 nih"Mark menatap jam dinding yang ada di tembok lalu dengan cepat meneguk kopinya.begitu pun dengan Juno.setelah habis mereka pun sama sama berjalan menuju kamar Mark,tapi Juno berhenti sejenak di depan kamar natasya.ia lalu menatap Mark yang juga menatapnya.
"gue boleh masuk sebentar nggak?"
"boleh,tapi jangan ngapa ngapain"Juno menatap datar ke arah Mark yang membuat lelaki itu tertawa.
"gue duluan ke kamar deh"Mark pun berjalan terlebih dahulu dan masuk ke kamarnya.sedangkan Juno perlahan membuka kamar Natasya yang memang tidak di kunci.ia menatap gadisnya itu terlelap sambil memeluk bantal yang bergambar wajah jaemin nct.ia tersenyum melihat pemandangan itu.walaupun kini suasana kamar Natasya cuma di terangi oleh lampu tidur yang berada di nakas
"sesuka itu ya sama jaemin"gumam Juno lalu duduk di sisi ranjang natasya.ia mengelus rambut Natasya dengan lembut agar gadis nya itu tak terbangun.lama Juno memandangi wajah damai itu,ia berfikir kenapa ia bisa langsung jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Natasya pada saat itu.
"aku mau kita selalu sama sama na,apapun yang terjadi"ucap Juno lirih lalu memperbaik selimut natasya.ia pun keluar dan menutup pintu itu dengan rapat.
##