YOU'RE DESTINY

YOU'RE DESTINY
12



...Happy reading^^...


Jam sudah menunjukkan pukul 7 dan sudah saatnya untuk makan malam.tapi Natasya masih terduduk di ranjangnya sambil menatap boneka pemberian juno.entah apa yang di pikirkan Natasya sehingga ia tak sadar jika Mark sudah ada di sampingnya.


"dek"natasya tersentak lalu menatap kakaknya itu.mark menghela nafas.


"makan yuk,papa udah nungguin di bawah"Natasya hanya mengangguk kecil lalu di bantu Mark untuk berjalan menuju dapur.


"nggak usah lebay deh kak Nana nggak apa apa kok!"Natasya mencoba menyingkirkan tangan kakaknya yang sedang merangkul lengannya.


"kakak nggak mau kamu jatuh di tangga cuman karena kamu melamun terus"Mark masih dengan pendiriannya dan terus merangkul Natasya hingga duduk di kursinya.disana sudah ada papanya yang tersenyum lembut.


"udah baikan sayang?"Natasya tersenyum.


"iya pah...Nana baik baik aja kok,kak Mark aja yang lebay,kayak Nana orang tua aja"bibirnya mempout sambil menatap Mark dengan kesal.


"heh kakak khawatir ya sama kamu!datang datang udah nangis"


"udah udah jangan berantem"


"eh?kak Juno pulang ya?tadi nggak sempat liat kak Juno pulang"tiba tiba Natasya merasa sedih karena tak melihat juno.mark dan papa nya pun saling tatap lalu menatap Juno yang sedang berdiri di ambang pintu.


"tu orang nya"Mark menunjuk Juno dengan dagunya membuat Natasya sontak melihat ke arah dapur.senyum nya tiba tiba mengembang,ia tak tau padahal tadi ia sangat ingin menjauh dari juno.juno mendekat dan duduk di samping Mark.


"nak Juno akan nginap di rumah"ucap ayahnya sebelum memasukkan makanan ke mulutnya.mata Natasya sontak membulat.


"benarkah?"


"iya,tapi kita nggak jadi ke villa soalnya kamu lagi sakit"Mark


"ih kenapa???Nana nggak sakit kok"


"Nana...jangan ngeyel ya sayang"Natasya menatap sang ayah dengan bibir yang cemberut.juno yang melihatnya pun gemas.


'lucu banget calon pacar'batin Juno.


"kita nggak jadi ke villa tapi kita akan weekend di rumah sambil BBQ an"ucap sang papa dan sukses membuat Natasya kembali berbinar.


"beneran pa?kalau gitu aku ajak Rena juga ya pa"


"iya boleh kok"


Mereka pun menikmati makan malam yang tenang dengan sesekali bercanda satu sama lain.


##


Jam sudah menunjukkan pukul 10 tapi Natasya masih terduduk di balkon kamarnya.sebenarnya ia masih sangat memikirkan kejadian tadi sore dan itu sangat membuatnya terganggu.natasya adalah tipe orang yang pemikir,dan setelah itu ia akan sakit.tapi ia berharap kali ini ia tak mau sakit karena sudah mendekati ujian akhir.


saat Natasya asik melamun tiba tiba ponselnya berdering membuatnya sedikit terkejut.ternyata ada chat dari Juno yang membuat nya sedikit tersenyum


'kok belum tidur'


^^^...'kok kakak tau''...^^^


'lampu balkon kamu masih nyala'


Sontak Natasya beralih ke balkon kakaknya yang ternyata Juno sedang menatapnya dengan sedikit senyuman manis.natasya menahan tawanya,jadi dari tadi Juno menatap nya yang sedang asik melamun.


"tidur na,istirahat"


"kakak juga ngapain masih disitu"


"ya kakak pengen aja liat pemandangan malam"


"ya aku juga"


"tapi kamu dari tadi cuma ngelamun doang"


Natasya melebarkan senyum nya mendengar ucapan Juno yang sangat benar adanya.


"kalau mau cerita sama kakak bisa kok,jangan di pendam sendiri nanti jadi kepikiran kamu nya"Natasya menunduk mendengar ucapan Juno,dia bukannya tidak ingin cerita tapi ini menyangkut Juno sendiri.padahal Natasya tidak tau jika Juno sudah mengetahui semuanya


"kamu bisa percaya sama kakak kok"Natasya tersenyum,ia belum lama mengenal Juno tapi ia sudah merasa nyaman dan aman ketika di dekat lelaki itu.ia juga berkali kali berdebar jika berada di dekat pria tersebut tapi ia pandai menyembunyikan itu semua.


"yaudah kamu tidur gih,besok kan kita harus bangun pagi kata Mark"


"yaudah deh kak good night"


"goodnight too cantik"


Natasya dengan cepat masuk ke kamarnya guna menyembunyikan wajah meronanya.juno masuk ke kamar Mark dengan senyuman membuat Mark sendiri menatapnya dengan tatapan horor.


"kesambet kuntilanak nih anak senyum senyum sendiri"Juno hanya tersenyum bodoh lalu berbaring di samping Mark.


"pengen banget gue cepet cepet lulus kuliah terus kerja terus lamar Natasya"ucap Juno membuat Mark menatapnya malas.


"segitu nya banget Lo,biarpun Lo nggak lulus kuliah juga Lo masih bisa lamar adek gue,kan Lo anak tunggal jaya raya..eh tapi Natasya mau nggak sama Lo"kini Juno yang menatap Mark dengan malas karena sudah membuat mood nya berubah drastis.


"ya Lo dukung gue dong Mark,sahabat macam apa Lo"


"haha..ya gue kan cuma bilang kek gitu,lagian nih ya mending lu urus dulu deh tu si Devina,nanti adek gue lagi ya jadi korban."


"tenang Mark,gue bakal jagain adek Lo dari si iblis"


"gue percaya sama Lo Jun"


##


Di sisi lain Ali tengah duduk di ruang tamu bersama dengan Cecil yang memegang sebuah paper bag.


"aku kesini cuma mau ngasih ini ke mama kamu Al,tolong di sampai in ya soalnya ini hadiah dari mama di titipkan ke aku"


"iya nanti aku kasih ke mama"jawab Ali dengan cuek.ia mengotak Atik ponselnya karena merasa malas untuk berbasa basi dengan cecil.cecil yang di depannya pun menyadari hal itu dan tersenyum kecut.


"sebenci itu Lo sama gue Al"


"gue bukannya bermaksud ya cil tapi ini udah malam,nggak baik anak cewek jam segini masih di luar"


"padahal gue kangen banget sama Lo Al,cuma karena cewek itu Lo ngejauh dari gue"


"stop bahas itu cil,gue udah nggak mau ungkit masalah itu dan gue nggak mau berurusan lagi sama Lo"Cecil terdiam mendengar ucapan Ali yang sangat menusuk hatinya.padahal hubungannya dengan Ali baik baik saja sebelum Natasya datang menghancurkan semuanya.sampai saat ini pun ia masih membenci gadis tersebut.


"kalau gitu gue pulang dulu Al,salam buat mama Lo"Ali hanya berdehem dan berdiri mengantar Cecil sampai di depan pintu rumahnya.setelah kepergian Cecil yang di antar oleh sang supir Ali hanya bisa menghela nafas pasrah,ternyata Cecil masih sama saja seperti dulu.


"dari dulu sampai sekarang di hati gue cuma ada Natasya cil,Lo nggak pernah ada di hati gue barang sedikitpun"


##


"iya pah besok pagi Juno akan pulang kerumah"


"baiklah nak,sekarang kamu istirahat ya"


"baik pah,goodnight"


""goodnight"


Juno meletakkan ponselnya di nakas,kini ia menghela nafas membuat Mark menatapnya sendu.


"udah,pasti nyokap Lo bakal baik baik aja kok,sekarang udah tengah malam mending Lo istirahat aja,besok baru ke rumah sakit"


"gue minta maaf ya Mark,gue nggak bisa ikut acara weekend besok.gue titip salam aja sama om dan Nana"


"iya nggak usah Lo pikirin,mereka bakalan ngerti kok,yaudah yuk tidur lagi"


"hhmm"


##


Sowwry kalau ada typo^^


Ciyuuuuu