YOU'RE DESTINY

YOU'RE DESTINY
41



...HAPPY READING^^...


Juno merebahkan tubuhnya di kasur,ia telah menyewa sebuah hotel kecil yang dekat dengan lokasi kegiatan KKN nya.awalnya ia pikir jika ia akan bisa bolak balik walaupun jaraknya cukup dekat.tapi ia tak menyangka jika ia akan bisa sesibuk ini hingga untuk pegang ponsel pun ia tak bisa.ia pun langsung mengingat Natasya dan langsung merogoh ponsel nya.


"astaga 20 panggilan tak terjawab!"Juno sontak terbangun dan menatap ponselnya dengan bibir bawahnya yang ia gigit.disana sudah ada panggilan tak terjawab dari Natasya sebanyak 20 kali dan pesan yang belum ia baca sebanyak 15 pesan.


Ia pun segera menelpon Natasya dan berharap gadis itu belum tidur walaupun ia sedikit ragu karena jam sudah menunjukkan pukul 9:30.


"halo kak"


Terdengar suara Natasya yang sepertinya baru bangun tidur.


"halo na,kamu udah tidur ya?"


"eh nggak kok kak,Nana belum tidur..hoaaamm"Juno tertawa mendengar ucapan gadis nya itu karena mencoba berbohong padanya.


"yaudah kamu tidur aja,besok aja ceritanya"


"iihh Nana belum ngantuk kak"


"hhmm..kakak minta maaf ya karena nggak sempat angkat telfon kamu,tadi Kakak juga nggak sempat pegang hape soalnya emang sibuk na"


"oohh..Nana minta maaf ya kak karena mungkin Nana ganggu kakak juga,padahal kakak sibuk banget"


"ya nggak kok na,malahan sekarang kakak kangen banget sama Nana"


Natasya yang mendengar ucapan Juno pun hanya bisa tersenyum malu.


"kakak minta maaf ya karena ganggu tidur kamu,sekarang mending kamu tidur gih nanti kamu ngantuk di kelas"


"aa...tapi masih kangen sama kakak"


"iya,tapi kan kamu juga harus istirahat na"


"iya deh Nana bobo,tapi kak Juno juga harus langsung bobo ya"


"iya sayang"


"good night kak"


"good night too sayang"


Sedangkan Juno ia terus saja menatap fotonya bersama Natasya,setelah menelpon gadisnya tadi ia menjadi makin rindu rasanya.


##


Pagi telah tiba tapi Natasya masih saja terlelap di bawah selimut hangatnya.mark yang sudah bangun dari tadi memasuki kamar adiknya yang masih gelap itu.ia menggeleng singkat lalu berjalan menuju jendela dan membuka gordennya satu persatu.


"tuan putri bangun!"mendengar suara kakak nya Natasya pun makin menenggelamkan tubuhnya di bawah selimut.mark tertawa melihat aksi adiknya itu lalu menaiki ranjang Natasya.


"putri hari ini bakal datang loh masa kamu masih bobo sih"


"masih ngantuk kak"ucap Natasya dengan suara serak khas bangun tidurnya.


"ya udah kakak kasi waktu sejam lagi buat tidur,tapi abis itu kamu bangun terus mandi ya"Natasya membuka selimutnya dan menampakkan wajah sembab serta mata nya yang masih terpejam,ia mengangguk kecil membuat Mark langsung mencium pipinya dengan gemas.


"kakak keluar dulu"Mark beranjak dari kasur Natasya lalu keluar dari kamar adiknya.ia berjalan menuju halaman belakang untuk sekedar melihat ikan ****** peliharaan Natasya yang baru seminggu ia beli.


saat ia berjalan melewati kolam tiba tiba ia melihat Arya yang sedang bermain basket di lapangan belakang rumahnya.ia pun cukup tertarik karena sudah lama juga ia tak bermain basket.


"wah jago juga ya kamu"


Arya yang tersentak pun langsung menghentikan aktivitasnya dan membungkuk pada Mark.


"eh maaf tuan saya tidak bermaksud menggunakan lapangan ini"


"eh tidak usah minta maaf,saya juga sudah lama tidak bermain basket..tapi kamu cukup jago juga ya"Arya tersenyum malu sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"terima kasih tuan,saya memang sering main basket di sekolah dulu"


"wah..kalau gitu mau battle nggak?"


"eh?"


"tidak usah sungkan Arya,saya malah senang bisa di temani sama kamu untuk bermain basket"


Arya melebarkan senyumnya lalu mengangguk.


##