YOU'RE DESTINY

YOU'RE DESTINY
35



...Happy reading^^...


"kamu masih komunikasi kan sama Juno?"


"iya kok kak,malah kemarin kak Juno mau nemuin Nana di kampus tapi nggak jadi"


"kenapa?"


"katanya ada hal yang harus dia kerjain tiba tiba,padahal Nana udah kangen banget sama kak Juno"Mark terdiam,hal penting apa yang di lakukan Juno bersama gading asing itu sehingga ia membatalkan pertemuannya dengan Natasya.


"eh kakak bosan nih sama film nya,yang lain dong"Natasya sontak menatap kakaknya dengan kesal.


"kok di ganti sih,Nana kan mau nonton horor"rengek Natasya sambil menggoyang goyangkan badannya seperti cacing kremi.


"Drakor aja yuk,film nya nggak seru itu supaya kamu juga nambah halu sama jaemin"


"ih apasih bawa bawa jaemin"


"kamu nih suka KPop tapi tontonannya horor,kayak Rena dong sukanya anime tapi nontonnya acara dangdut"ceplos Mark membuat alis Natasya menukik.


"loh apa hubungannya sih kak"Mark tertawa setelah melihat wajah kesal adiknya.


##


matahari sudah terbenam menandakan malam sudah tiba,Arya yang baru saja selesai bebersih tiba tiba di suruh bibi Tina untuk membeli bahan bahan dapur yang habis.kebetulan mark belum memberikan uang belanja bulanan kepada bibi Tina karena keburu menonton film bersama Natasya.arya yang tidak tau harus naik apa pun langsung mencari sesuatu di bagasi.setelahnya ia melihat sepeda yang terlihat masih bisa di pakai.ia pun tersenyum dan memakai sepeda itu keluar.


"eh le mau naik sepeda itu?kenapa Ndak suruh pak Budi aja untuk antar le"bibi Tina yang keluar dari dapur pun melihat Arya keluar dari bagasi sambil menaiki sepeda natasya yang sudah lama tidak ia pakai.


"Ndak usah bude,kasian pak Budi seharian ngantar non Natasya terus lanjut jaga pagar depan.arya Ndak apa apa kok naik ini masih bagus juga sepedanya"ucap Arya dengan senyum lembut.


"yaudah le kamu hati hati ya,minimarketnya Ndak jauh juga kok"


"baik bude"Arya membawa sepeda itu ke halaman depan dan Natasya yang baru saja ingin mengambil sesuatu di mobilnya melihat Arya menaiki sepeda usangnya namun masih bisa di pakai.


"Arya mau kemana?"


"iih udah lama nggak naik sepeda,aku ikut deh"Natasya dengan girang menghampiri Arya.


"eh jangan non biar saya saja yang keminimarket nya"


"nggak apa apa aku bantuin kamu buat bawa barang barang nya nanti.kita kan mau makan malam jadi harus cepat yuk!"Natasya sudah siap di belakang Arya yang gugup karena Natasya memegang pinggangnya.arya menjalankan sepeda itu dan keluar dari halaman rumah Natasya.


##


Juno menghentikan mobilnya di depan rumah natasya.setelah mengantar Kirana tadi ia langsung melajukan mobilnya ke arah rumah Natasya karena sudah sangat merindukan gadis itu.mark yang merasa Natasya tidak kunjung kembali ke kamarnya pun beranjak dari sofa dan keluar dari kamarnya.ia turun dari tangga dan melihat Juno yang baru saja masuk ke rumahnya.


"eh Juno,baru datang?"


"iya nih,Nana mana?"


"lah ini gue juga nyari dia,tadi dia mau ngambil sesuatu di mobil tapi sampai sekarang belum balik"mereka berdua pun bingung karena tak melihat Natasya di mana mana.


"bibi Tina liat Nana nggak?"Mark dan Juno menghampiri bibi Tina yang sedang memasak untuk makan malam.


"ah tadi kayaknya ikut sama Arya deh beli bahan makanan den,bibi cuma denger samar samar suaranya"


"ah..oke deh bi"Mark dan Juno berjalan ke depan teras dan mendapati Arya dan Natasya yang baru saja masuk dari gerbang sambil membawa belanjaan.terlihat Natasya sangat gembira di bonceng oleh Arya yang juga tak melepas senyumnya.pemandangan itu sontak membuat Juno mengerutkan keningnya.


"kak Juno!!"saat sepeda itu berhenti Natasya sontak turun dari sepeda dan memberikan belanjaan itu ke Arya untuk di bawa ke dapur,setelahnya ia berlari ke arah Juno dan memeluk pria itu.juno tersenyum dan membalas pelukan Natasya dengan erat.mark hanya menghela nafas jengah melihat kebucinan dua orang itu.ia pun masuk meninggalkan Natasya dan Juno yang masih saja berpelukan.


"kakak kok baru Dateng sih,Nana udah kangen banget tau"Natasya melepaskan pelukannya dan menatap lelaki itu dengan lekat.juno menangkup pipi Natasya dan tersenyum gemas.


"maaf ya,kakak tadi harus nganter Kirana karena dia sakit.kakak nggak bisa nolak karena mamanya langsung hubungin kakak"ucap jino merasa bersalah karena sudah membuat gadisnya menunggu.


"iya nggak apa apa kok,yang penting kakak udah ada disini,yuk masuk kak"mereka berdua pun masuk kedalam dan langsung menuju kamar Mark untuk menunggu makan malam siap.


##