
...Happy reading^^...
Juno keluar dari kamar Mark,hari ini ia akan berangkat pagi sekali karena tiba tiba ia harus melakukan sesuatu di tempat KKN pagi pagi.mark sudah keluar dari tadi karena memang ia harus segera ke hotel untuk apel pagi.dan saat ia melewati kamar Natasya terdengar samar samar music KPop yang Natasya putar dengan suara cemprengnya.juno tersenyum kecil lalu segera turun untuk menghampiri Mark di meja makan.
"Natasya emang kek gitu ya kalau pagi pagi"tanya Juno saat ia sudah duduk di tempatnya.mark terlihat menikmati sarapannya.
"iya nggak usah heran,tapi akhir akhir ini dia jarang kek gitu mungkin karena sibuk kuliah jadi banyak pikiran"Mark tertawa di akhir ucapannya.
"pasti ngomongin aku ya"Natasya datang dengan wajah sumringahnya sambil menatap dua pria itu.
"ih Geer"ucap Mark membuat Natasya langsung menghampirinya dan langsung memeluknya.
"pagi semuanya!!"Natasya mencium pipi Mark lalu duduk di hadapan juno.juno yang sedari tadi menatapnya pun membuat Natasya menatapnya bingung dengan mata yang mengedip lucu.
"kak Juno kenapa?"
"aku juga mau di cium dong"
"heh nggak boleh ya!"Juno menatap kesal ke arah Mark yang menatapnya tajam.sedangkan Natasya cuma diam sambil tertunduk malu.
"oh iya na nanti kamu bantuin bibi Tina belanja bulanan ya,soalnya bahan bahan masak udah pada habis"
"siap komandan!kan ada Arya nanti Nana di bantuin Arya juga"
"eh emang harus Arya ya!nggak ada yang lain gitu atau pak Budi aja"ucap Juno membuat Mark tersenyum jahil sedangkan Natasya hanya bingung melihat reaksi Juno.
"emang kenapa kak?Arya cukup membantu kok,dia bisa bawain yang berat berat juga"
"cemburu kali na"Mark tertawa melihat wajah Juno yang sudah menahan cemburu.sedangkan Natasya makin merasa pipinya memerah karena Juno dengan terang terangan memperlihatkan jika ia sedang cemburu.
"Arya itu anak nya baik kok kak jadi nggak usah khawatir,dia juga sering bantuin Nana"ucap Natasya membuat Juno menghela nafas kasar.sebenarnya ia sangat kesal tapi ia akan mencoba untuk terlihat biasa saja di depan natasya.ia takut jika Natasya akan ilfil padanya hanya karena masalah sepele.
"iya kakak ngerti kok,nanti hubungin kakak kalau kamu udah di kampus ya.soalnya kakak mau berangkat sekarang nih"Juno dengan cepat menghabiskan sarapannya.
"kok buru buru kak?"
"kakak harus ada di lokasi pagi pagi sekali na,mungkin ada rapat dadakan"Juno berdiri membuat Natasya juga sontak berdiri.mark yang melihat mereka berdiri pun ikut berdiri juga karena ia juga akan berangkat ke hotel.
"ok hati hati ya bro"
"hati hati ya kak"Juno dengan cepat mencium kening Natasya membuat gadis itu terdiam denga mata yang membulat.sedangkan Mark langsung menaruh kedua tangannya di pinggang membuat Juno dengan cepat masuk ke mobilnya.ia takut dengan tatapan Mark yang sepertinya akan menerkam dirinya.
"aku pergi dulu ya!"Natasya sontak melambaikan tangannya ke arah mobil Juno yang sudah menjauh dari halaman rumahnya.
"berani banget,kakak aja nggak pernah tuh kayak gitu"
"ya kakak sih nggak tembak kak putri,cuma pdkt tapi nggak ada peningkatan"
"eh kamu pikir nembak cewek gampang apa?"
"ih ini udah jam berapa kak nanti kakak telat!"Natasya mencoba mengalihkan pembicaraan karena kalau sudah seperti itu pasti Mark tidak akan berhenti untuk berbicara.
"astaga iya,kalau gitu kakak pergi dulu ya.nanti pulang nya di antar sama pak Budi,jangan bareng Rena dulu"
"iya iya"Mark mencium kening adiknya itu lalu berlari ke arah mobilnya yang terparkir di depan.
"hati hati kak!"
"bye"
Natasya tersenyum melihat mobil kakaknya yang menjauh dari rumahnya.saat ia hendak berbalik ia tak sengaja menabrak Arya yang sudah berada di belakangnya.
"astaga!!kamu ngagetin aja!"Arya hanya memasang wajah polosnya dengan senyum bodoh.
"maaf non,saya cuman mau ngasih ponsel non Nana soalnya dari tadi bunyi terus di dapur"Natasya mengerut kan keningnya dan melihat 5 panggilan tak terjawab dari ali.matanya montak membulat karena sudah lama Ali tak menghubunginya.
"Ali"senyumnya mengembang lalu masuk ke rumahnya meninggalkan Arya yang hanya berdiri di tempatnya.
"Arya tolong bukain gerbang dulu ya,saya mau ambil mobil dulu di bagasi"pak Budi yang baru saja menutup pintu gerbang pun menepuk jidatnya karena ia langsung menutup pintu gerbang padahal ia belum mengeluarkan mobil untuk mengantar Natasya.
"oh iya pak"
##