YOU'RE DESTINY

YOU'RE DESTINY
21



...Happy reading^^...


Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam,sekarang yang tersisa di alam kamar inap Natasya hanya sang papa dan mark.juno tidak bisa berlama lama untuk berjaga karena mama nya belum pulih total.ia akan baru kembali di pagi hari.


Mark dan papa Lee terduduk di sofa.sedangkan Natasya berbaring di brankarnya sambil menatap kedua orang yang paling ia sayangi.


"kenapa papa dan kak melk tidak pulang saja,Nana juga udah nggak apa apa kok"


"iya tapi kamu belum bisa ngapa ngapain na,liat tuh kaki kamu aja belum bisa berdiri dengan baik"


Natasya memanyunkan bibirnya mendengar ucapan sang kakak.


"nggak apa apa kok sayang,kamu tidur aja ya jangan banyak pikiran dulu"sang papa pun beranjak dan mendekati Natasya.ia mengusap lembut kepala anaknya hingga Natasya merasakan kantuk yang sangat kuat setelah selesai minum obat tadi.


"pah Mark keluar dulu ya,kayaknya barang ini milik Miss Ratna deh yang ketinggalan"Mark menunjukkan sebuah jam tangan ke papa nya.


"oh seperti nya iya,yaudah kamu balikin dulu ya!takutnya nanti Miss Ratna nyariin"


"yaudah pah,Nana udah tidur kan?"


"iya"Mark pun keluar dari kamar inap Natasya dan keluar dari rumah sakit menuju toko Miss Ratna.


papa Lee juga sangat mengantuk dan berniat untuk membeli kopi di kantin rumah sakit.ia mempunyai pekerjaan yang cukup banyak hari ini dan berniat menyelesaikannya.ia pun keluar dari kamar Natasya menuju kantin rumah sakit.


"apa Lo akan tetap tertawa besok pagi?kurasa nggak!karena hari ini hidup lo akan berakhir"ucap Devina,setelah itu ia mengambil bantal di sofa dan menutupi wajah natasya.perlahan Natasya mulai sesak nafas dan menggerakkan badannya tak karuan.natasya memberontak sedangkan Devina masih dengan keras menutupi wajah Natasya dengan bantal.tangan Natasya yang memberontak pun meraba sesuatu yang ada di samping brankarnya berkali kali sehingga sirine yang berada di depan ruang inapnya berbunyi.devina yang terkejut pun langsung menoleh ke belakang dan ketakutan.dengan cepat ia melepaskan tekanan bantal pada wajah Natasya dan berlari ke luar dari ruangan.sedangkan papa Lee yang sedang berjalan di koridor rumah sakit menuju ruang inap Natasya seketika berlari dengan perasaan was was.


Papa Lee makin mengencangkan larinya saat melihat kamar Natasya terbuka lebar.sedangkan di belakang papa Lee sudah ada beberapa dokter dan juga suster berlari ke arah kamar Natasya.


papa Lee melebarkan matanya melihat Natasya yang terduduk di brangkarnya sambil mengambil nafas sebanyak banyaknya.rambut serta selimutnya acak acakan dan sebuah bantal sofa kini berada di bawah lantai.


"Nana!!"dengan cepat papa Lee memeluk anak nya tersebut dengan perasaan tak karuan.natasya terlihat berkeringat serta air mata yang bercucuran.


"papa!!ada orang jahat pa!!!"Isak Natasya di pelukan sang ayah,sedangkan dokter dan suster langsung mengecek keadaan Natasya dan keadaan dalam ruangan.


"dek Natasya sekarang bisa tenang ya,sudah ada kami disini"ucap seorang dokter yang menangani natasya.berniat untuk membuat Natasya tenang.


"semuanya baik baik saja pak,anda jangan khawatir"


Papa Lee yang masih memeluk Natasya hanya bisa terdiam sambil memeluk anaknya dengan lembut.siapa yang melakukan ini pada Natasya.


##


ciyuuu