YOU'RE DESTINY

YOU'RE DESTINY
29



...Happy reading^^...


Malam pun tiba dan kini Natasya sudah duduk manis di ruang tengah bersama mama juno.sementara Juno masih bersiap siap di kamarnya.


"kok kakak sama papa nya nggak ikut na"tanya mama Juno sambil mengelus rambut Natasya dengan sayang.


"Mereka lagi lembur Tante,katanya karena ada serah terima jabatan jadi urusan hotel lebih banyak katanya"jawab Natasya membuat mama dan papa Juno mengangguk mengerti.


"padahal udah lama Mark nggak main kerumah,om kayaknya kangen main catur bareng"


"iya om,kak Mark itu emang jago main catur,tapi kalau main sama papa kak Mark selalu kalah"ucap Natasya dengan wajah gembiranya.


"nah itu dia,papa kamu emang jago banget main catur"


Saat ketiganya asik mengobrol tiba tiba pintu utama di ketok beberapa kali membuat mereka sontak menatap keluar.


"kayaknya mereka udah sampai deh"mama Juno lantas beranjak ke depan untuk membuka pintu.natasya yang bingung pun hanya bisa terdiam.dia pikir hanya dia saja yang akan menjadi tamu malam ini,tapi ternyata tidak.


"selamat malam semua"Natasya sontak menatap si yang punya suara.di dekat pintu masuk sudah ada 2 perempuan yang beda usia di temani oleh mama Juno yang sudah menyunggingkan senyuman lebar.natasya sontak berdiri dan tersenyum ramah.


"oh yang di tunggu sudah datang rupanya,kalau begitu kita langsung ke meja makan saja ya"papa Juno dan dua perempuan tadi lantas berjalan menuju meja makan yang ada di sisi kiri rumah yang tersambung dengan ruang tengah.


"Nana duluan saja ya Tante panggil Juno dulu"


"baik Tante"Natasya pun memasuki ruang makan.


mama Juno mengetuk pintu anaknya itu dengan pelan.


"tunggu ma!"teriak Juno dari dalam,sesaat kemudian ia sudah di depan mama nya dengan keadaan rapi.


"tau aja yang datang siapa,rapi banget kayak mau pergi kencan"goda sang mama membuat pipi Juno memerah.


"apa sih ma,ya kan kita harus wangi didepan tamu"


"yaudah ayo mereka udah nunggu di bawah"


"iya ma"Juno mengikuti sang mama sambil berpikir,mereka?siapa mereka?perasaan yang datang hanya Natasya.


Sesampainya di meja makan langkah nya terhenti sejenak melihat seorang gadis yang tengah bercanda dengan Natasya.


"Kirana?"gumam Juno dengan alis yang bertaut.


"eh nak Juno!astaga..sudah lama tidak bertemu ya,terakhir 7 tahun yang lalu"perempuan yang berusia 40 an itu menatap Juno dengan senyum manis nya.juno hanya tersenyum agak di paksa lalu duduk di samping Natasya.gadis yang bernama Kirana itu menatap Juno dengan senyum yang tak luntur dari tadi.


"Juno masih ingat kan sama Kirana?kalian itu teman semasa kecil loh"ucap sang mama membuat Juno menatap gadis tersebut sejenak.


"iya ma Juno ingat kok,masa lupa sama teman dari kecil"gadis itu tersenyum malu sambil tertunduk.natasya hanya diam melihat mereka mengobrol seperti itu.


"mas Gibran nggak bisa datang soalnya lagi ada urusan di bandung"ucap perempuan bernama Inara tersebut.


"oh nggak apa apa kok,kan bisa lain kali"


"ya sudah kita mulai saja ya makan malamnya"ucap papa Juno membuat semua orang mengangguk dan membuka piring masing masing.


"Tante jangan makan yang berlemak ya,ini Nana ambilin sayuran"dengan gercep Natasya menaruh beberapa sayuran di piring mama Juno karena kebetulan mereka duduk bersampingan.mama Juno tersenyum gemas pada anak itu.


"terima kasi ya sayang"Natasya membalasnya dengan senyum lembut,sementara 2 perempuan di depan mereka menatapnya dengan tatapan yang tak bisa di artikan.


"oh iya,ini siapa ya?"tanya Inara sambil menatap Natasya dengan senyum lembut.


"saya na-"


"ini Natasya Tante,adik teman Juno"ucap Juno sambil menatap Natasya dengan lembut.


"oohh...Tante kira siapa,Tante sempat bertanya tanya tadi.kirain yang di undang cuma kita berdua"


"dia ini anak teman nya mas Yusuf yang dari Korea itu,dan dia juga yang beberapa hari ini yang sering bikin saya semangat karena sifatnya yang ceria,kalian tau kan kalau beberapa bulan lalu saya drop"perempuan bernama Inara itu hanya mengangguk mengerti lalu tersenyum pada Natasya.


"iya ya,dia anak nya periang sekali"


"terima kasih Tante"Natasya dengan senyum ramahnya.kirana menatap Natasya dengan wajah datar lalu kembali mengunyah makanannya.


"kalau kirana masih kuliah?"papa Juno ikut menimbrung obrolan mereka.


"iya om ini lagi mau fokus KKN dulu"


"ya kan mereka seusia jeng,pasti sama sama juga semesternya"


tidak ada lagi pembahasan karena mereka fokus untuk menghabiskan makan malam.tiba tiba ponsel Kirana berdering membuat semua orang menatapnya.


"eh Kirana angkat telpon dulu"dengan cepat Kirana beranjak dari duduknya dan keluar dari ruang makan.


Ia berjalan keluar dari rumah dan berdiri di teras untuk mengangkat telpon.


"halo"


"..."


"aku lagi makan"


"...."


"ya maaf sih,kamu nggak biarin aku makan apa?"


"..."


"iya nanti aku ke apart kamu!jangan telpon dulu!"


Dengan kesal Kirana mematikan ponselnya dan berjalan kembali ke ruang makan.


"siapa sayang?"tanya Inara saat Kirana sudah duduk kembali di tempatnya.


"ah cuma teman ma,nanyain tugas KKN"


Mereka kembali fokus ke makanan masing masing,tapi tiba tiba Juno melihat Natasya dengan nasi sebutir yang berada di pinggir bibirnya.dengan sigap ia menyingkirkan nasi tersebut membuat Natasya sedikit kaget.


"ada nasi"ucap Juno pelan sambil tersenyum lembut.natasya membalasnya membuat Kirana menatap mereka seperti tak suka.


##


Natasya kini berada di mobil Juno menuju rumahnya.karena kekenyangan ia pun menjadi malas dan hanya melamun sambil menatap keluar jendela.


"kenapa sih?"Natasya menatap Juno lalu memperbaiki posisi duduknya.


"Nana kenyang kak terus ngantuk"Juno tertawa melihat wajah Natasya yang sepertinya sangat mengantuk itu.


"yaudah kamu tidur aja dulu nanti kakak bangunin kalau udah di rumah"


"kak Kirana emang teman masa kecil kak Juno ya?"tanya Natasya tiba tiba membuat Juno mengerutkan alisnya.


"tiba tiba banget nanyain itu"


"cuman nanya aja kok"


"iya..dia teman kecil kakak karena dulu kita tetanggaan,abis itu dia pindah ke bandung karena papanya di tugasin di sana"


"jadi selama ini kalian ada komunikasi nggak?"


"ya nggak lah,kakak juga udah sempat lupa sama dia karena kita sama sekali memang nggak ada komunikasi.tapi tiba tiba dia sama mamanya ada di rumah tadi,kakak juga kaget"Natasya mengangguk mengerti lalu kembali menatap keluar jendela.juno menatap natasya dengan bingung.


"kok tiba tiba nanya itu sih,kamu nanya yang lain aja"Natasya pun menengok ke arah Juno lalu tersenyum.


"kalau kak Juno cinta nggak sama Nana"pertanyaan Natasya sontak membuat Juno terdiam lalu tiba tiba menghentikan mobilnya di pinggi jalan yang agak sepi.


"eh kok berhenti kak"


"ya lagian kamu,kok nanya kek gitu"


"ya emang pertanyaan aku salah ya?"ucap Natasya dengan wajah polosnya yang sukses membuat Juno gemas dan mencubit kedua pipi tersebut.


"akh sakit kak!!"


"udah berapa kali sih kakak bilangin kamu soal itu!jangan tanyakan kakak soal cinta kakak sama kamu karena itu tak terhingga Nana!sebesar itu cinta kakak sama kamu!"natasya tersenyum bahagia lalu memeluk Juno tiba tiba.


"Nana juga!kak Juno jangan tinggalin Nana ya!"


"iya nggak bakalan"


##