
...H E L L O !👋...
...~ H A P P Y R E A D I N G ~...
...***...
Nomor yang anda tuju sedang berada diluar jangkauan...
Acha mengacak gemas rambutnya saat panggilan kesekian nya tak juga terhubung pada Athar. Padahal Acha sangat khawatir saat ini, takut lelaki itu mengalami hal yang sulit dan Acha tak ada disisi nya.
"Kamu gak pa-pa kan, At? Acha khawatir."
Di sisi lain, tepatnya di Kota Bandung.
Athar menatap miris pada cincin yang kini tersemat indah dijari manisnya, Athar tak bisa membayangkan bagaimana nanti kalau dirinya bertemu dengan Acha. Apa dirinya bisa bersikap biasa saja? Atau malah rasa bersalahnya akan diketahui oleh Acha?
Bagaimana Acha sekarang? Apakah gadis itu baik-baik saja? Apakah dia sudah makan? Apakah dia sekolah diantar sopir? Apakah... Begitu banyak kekhawatiran di dalam benak nya, sampai Athar sendiri bingung bagaimana caranya menjabarkan itu semua.
Mungkin Acha akan menganggap kalau cinta nya bertepuk sebelah tangan, padahal tidak. Athar juga mencintai Acha, bahkan sangat. Tapi dirinya yang sekarang berperan sebagai Ariq, tidak ada kuasa apapun diposisi nya untuk bisa menolak rencana gila dari keluarga pemilik raga.
"Maafkan aku, Cha. Semoga kamu bisa bertemu dengan laki-laki yang jauh lebih baik," Gumam Athar seraya menghela napasnya dengan kasar.
Disamping Athar, seorang gadis bergaun putih megah tengah terdiam dengan pandangan lurus. Tak hanya Athar yang merasa keberatan dengan pernikahan ini, tapi dirinya juga. Dirinya bahkan tak pernah menyangka kalau dirinya akan menikah diusia yang begitu muda.
Ardhan, apa aku bisa menjalankan ini semua sedangkan laki-laki itu bukan kamu? Batin nya seraya menatap sendu ke depan.
Selepas acara selesai, mereka semua masuk ke dalam kamar masing-masing untuk membersihkan diri lalu setelahnya, mereka diminta untuk berkumpul diruang keluarga. Semuanya sudah lengkap, hanya tersisa satu orang yang belum hadir.
"Dimana Little Boy?" Seorang pria tua bertanya seraya menatap dingin seorang wanita yang tak lain tak bukan, Letizia.
Letizia tersenyum, "Maaf Pah. Sepertinya Adek tidak bisa datang karena dia juga harus sekolah dan pulang sekolah di jam 3 sore, jadi kasian kalau harus ke Bandung setelahnya."
Pria tua itu mengangguk paham tanpa membantah karena dirinya juga tak akan memaksa Arlan untuk datang. Menurut nya, acara ini tidak penting jadi cucu kesayangannya sangat tidak boleh datang kalau hanya akan membuatnya kelelahan bahkan sampai sakit.
"Langsung pada intinya saja. Pernikahan ini terserah mau kalian bawa kemana, saya tidak ikut campur. Tugas saya hanya menikahkan dan menjalankan amanah dari mendiang istri saya. Jadi semuanya saya serahkan pada kalian," Ucap pria tua itu yang tak lain tak bukan adalah Tuan besar Zeneouska.
Kalau kalian berpikir, Tuan besar Zeneouska yang berniat menjodohkan Arlan maka jawaban nya salah besar. Itu semua beliau lakukan atas keinginan terakhir mendiang istri nya yang ingin Arlan menikah dengan gadis pilihan nya.
Tapi karena tak tega, Tuan besar Zeneouska pun menuruti saran dari Letizia agar calon nya diganti. Dan ya, Athar lah yang menjadi pengganti Arlan. Juga Rhaline yang menjadi pengganti Adik nya. Ya, tanpa mereka sadari. Pernikahan ini bisa terjadi karena dua orang yang dijadikan pengganti.
"Kalian! Cepat tinggalkan Indonesia," Sambung Tuan besar Zeneouska seraya menekan tombol di kursi rodanya dan berlalu pergi begitu saja.
Selepas kepergian Tuan besar Zeneouska, Athar pun ikut pamit pergi ke kamar nya disusul oleh Rhaline. Di dalam kamarnya, Athar lebih memilih berdiri di balkon daripada harus dikamar nya yang hanya akan membuatnya muak saat melihat foto prewedding mereka yang kini terpajang.
Disisi Rhaline, gadis itu langsung masuk kedalam kamar mandi lalu menatap lurus kearah cermin yang memantulkan wajahnya. "Ya Tuhan, kenapa takdir ini begitu mengejutkan?"
Rhaline terkekeh miris, dirinya tak pernah menyangka kalau kehadiran Rania berhasil mengacaukan semua rencana yang sudah dirinya buat. Enggan terlalu larut, Rhaline pun berjalan menuju balkon karena ingin membicarakan sesuatu dengan Athar.
"Rik," Panggil Rhaline yang tak dipedulikan oleh Athar.
Helaan napas kasar terdengar dari mulut Rhaline, "Gue juga gak mau kayak gini tapi semuanya udah terjadi. Sekarang, semua keputusan ada di lo. Gue terima apapun keputusan lo," sambungnya.
"Australia, besok."
...***...
Acha menatap fokus pada layar di laptopnya hingga tak lama, Acha terkekeh miris. "Kok gini banget sih rasanya jatuh cinta? Dipatahkan sebelum berjuang," Ucapnya.
Dilayar laptopnya, terlihat jelas foto bahkan video saat-saat dimana Athar melaksanakan hari spesial nya. Semua itu, tentu Acha dapatkan dari Roy. Acha menyandarkan punggungnya di sandaran kursi lalu memejamkan matanya sejenak
Tak ingin terlalu larut dalam kegalauan, Acha pun memilih membuka hp nya dan menekan aplikasi instagram.
...
...
75,889 likes
acha.chaa 🦋🍂
View all 45,321 comments
peninggikakinyakakak akhirnya inget kalo punya ig
yangadagajahnya cantik banget sih Acha?!
bebelacbukansusu dih sok cantik banget
^^^| najisinsay lah masih mending^^^
^^^dia, cantik karena emang cantik.^^^
^^^Lah situ? Muka pas-pasan aja sok^^^
^^^| fansacha jleb banget gak tuh^^^
^^^makanya Mba, jangan asal ngetik^^^
geswawisnuna Neng apa kabar?
^^^| acha.chaa tidak buruk lah^^^
junibukanjuni Neng!! Aa teh kangen so much loh ini
^^^| acha.chaa wah ada si Aa^^^
^^^| acha.chaa gas ngengggg~^^^
Ditempat lain,
Para anggota Anteros yang berdominan anak-anak ZHS kini sedang berkumpul di markas khusus untuk anggota yang satu sekolah dengan mereka. Disebuah sofa tunggal, ada Arlan yang tengah sibuk dengan laptopnya.
Di Sofa panjang, ada Erosi dan Gempa yang tengah sibuk memainkan ponselnya sedangkan Maxime sedang sibuk dengan benda bernikotin yang terselip diantara dua bibirnya. Suasana masih tenang sebelum teriakan Erosi mengacaukan semuanya.
"APA INI MISKAH?!"
Dengan gemas, Gempa men geplak kepala Erosi yang bacotnya super nyaring. "Apaan sih anjir? Ngapain pake teriak segala coba?!"
"Nih liat!" Erosi menyodorkan ponselnya, "Sejak kapan dia ganti nama? Bukannya dia Mildreda? Yang pernah satu sekolah sama kita, dia juga dulu sempet terkenal banget sebelum menghilang tiba-tiba." Sambung Erosi.
Gempa melirik sekilas kearah Maxime yang masih sibuk dengan dunianya, "Dia bukannya sepupu si Bos? Eh atau Adik tiri sih? Lupa gue," Tanya Gempa berbisik pada Erosi.
"Ah bodo amat lah, dia cantik jadi gas aja! Gak perduli dia sepupu si Bos ataupun Adik tiri, ahay."
erosipalingans widiih cantik banget ciptaan mu Tuhan
gempanugroho cakep nih, mas @arlando_ bin kulkas gak mau gebet?
^^^| erosipalingans woy! Jangan tag^^^
^^^@arlando_ dong! Gue bisa^^^
^^^kalah sebelum bersaing!!^^^
^^^| gempanugroho bego! Lo juga^^^
^^^ngetag Pak Kulkas anjir^^^
^^^| acha.chaa sama-sama bego jadi^^^
^^^diem aja deh.^^^
^^^| erosipalingans cantik² mulut^^^
^^^nya pedes bener^^^
Sedangkan Arlan, satu alis pemuda itu terangkat saat suara notifikasi terus berbunyi dari ponselnya. Karena penasaran, Arlan pun menutup laptop nya dan beralih membuka ponselnya, lebih tepatnya membuka aplikasi instagram.
Cantik, batin Arlan seraya tersenyum kecil.
Santai tapi pasti, Ibu jarinya mulai menekan lambang emoji di keyboard nya lalu pilihan nya terjatuh pada sebuah emoji yang akan membuat para perempuan baper. "Kayak nya gue emang gak bisa sok dingin apalagi cuek sama cewek gue," Gumamnya.
arlando_ ♡
Refleks, Acha menutup mulutnya dengan telapak tangannya saat komentar dari Arlan langsung muncul di paling atas kala dirinya memperbarui komentar. Acha meringis pelan, lalu menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Aduh Mas ganteng, saya baper loh ini." Monolog Acha seraya terkekeh geli menyadari tentang ucapan nya sendiri, "Eh ini bener akun si ganteng kan?"
Karena kepo dan juga takut salah menebak, Acha pun memilih membuka langsung akun atas nama @arlando_. Kening Acha berkerut bingung saat melihat beranda akun milik Arlan yang hanya ada satu postingan.
"Aih, ganteng banget ciptaan mu Tuhan."
...
...
7,689,903 likes
arlando_
📸 @zyannameera
View all 589,788 comments.
erosipalingans enak ya yg lagi liburan mah
gempanugroho ganteng banget Mas Kulkas
fansberatarlan pacarnya Kak?
Other...
Acha menaikan satu alisnya saat melihat akun yang Arlan tag secara pribadi, "Siapa ya? Pacarnya kah?"
"Apa dia cewek yang doi peluk pas malem itu atau cewek yang meluk dia pas disekolah? Au ah, yang namanya buaya mah tetep aja buaya."
Ntah kenapa, Acha merasa kesal sekaligus panas saat melihat akun perempuan yang Arlan tag secara pribadi diakun nya. Hingga suara notifikasi dari aplikasi whatsapp berhasil mengalihkan atensi nya.
Ting.
087****
| akun sppu, jgn slh phm.
...***...
Vote sama koment nya yuk, sayang:)
Masa yang baca ribuan tapi like nya ratusan, kan aku jadi sedih terus males ngetik. Hiks srottt