The Abyssal Dungeon

The Abyssal Dungeon
Chapter 25



Ethan dan timnya terkejut dan kaget dengan kejadian tersebut. Mereka berusaha menyerang manusia terbang itu dengan senjata mereka, tetapi mereka tidak mampu menembus pertahanan yang kuat. Sosok manusia terbang itu menyerang dengan kecepatan yang sangat cepat dan dengan serangan yang mematikan.


Ethan mengambil posisi bertahan dan mengeluarkan pedangnya. Sarah mempersiapkan panah-panahnya sambil terus membidik manusia terbang itu. Maria merangkul pisau-pisau kecilnya dan menunggu kesempatan untuk menyerang dari samping. Hanzel memusatkan konsentrasinya untuk mengeluarkan ilmu bela dirinya dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang. Gwyneth mengambil dua pedang dan mengambil posisi yang strategis untuk menahan serangan manusia terbang itu. Gregor, dengan kekuatan titan nya, berdiri kokoh dan menunggu kesempatan untuk menyerang.


Saat sosok manusia terbang itu menyerang dengan serangan yang mematikan, Ethan berhasil menghindar dan memotong sayapnya dengan pedangnya. Sarah berhasil melepaskan beberapa panah yang mengenai tubuh manusia terbang itu. Maria berhasil memotong salah satu tangan manusia terbang itu dengan pisau kecilnya. Hanzel berhasil menghindari serangan dan menyerang dari samping dengan ilmu bela dirinya. Gwyneth menyerang dengan dua pedangnya yang terus memotong tubuh manusia terbang itu. Gregor berhasil mengangkat manusia terbang itu dengan kekuatan titan-nya dan melemparkannya jauh-jauh.


Namun, sosok manusia terbang itu masih terus bertahan dan melawan dengan gigih. Ethan dan timnya terus berjuang dan berhasil memotong kedua kakinya sehingga manusia terbang itu tidak bisa lagi terbang. Sarah mengambil kesempatan dan menembakkan panahnya tepat ke dada manusia terbang itu. Maria dan Hanzel menyerang dengan pisau dan ilmu bela diri mereka yang terus menghantam tubuh manusia terbang itu. Gwyneth terus menyerang dengan dua pedangnya yang terus memotong tubuh manusia terbang itu. Akhirnya, Gregor berhasil menghancurkan tubuh manusia terbang itu dengan kekuatan titan-nya.


Namun, sayangnya manusia api terbang tersebut kembali lagi menjadi tubuh manusia yang utuh dan menyerang kembali Ethan dan timnya dengan serangan beruntun.


Ethan dan timnya terus berjuang, tetapi mereka terus mendapat serangan dari sosok manusia terbang itu. Mereka tidak bisa melindungi diri mereka sendiri dan merasa terdesak oleh serangan-serangan yang tak henti-hentinya. Mereka tahu bahwa mereka harus berpikir cepat jika mereka ingin bertahan hidup.


"Hentikan dia!" teriak Ethan kepada timnya. "Kita harus menemukan cara untuk menghentikan serangan itu!"


Sarah mengangguk dan mengambil panahnya. "Aku akan mencoba menembaknya dengan panah cahaya."


Maria, Hanzel, dan Gwyneth melihat ke sekeliling dan mencari cara untuk menyerang sosok manusia terbang itu dari berbagai arah. Mereka harus mencari celah dan kesempatan untuk menyerang sosok manusia terbang itu.


Gregor mengambil sikap bertahan dan bersiap untuk menyerang jika sosok manusia terbang itu mendekatinya. Dia siap untuk menghadapi musuh-musuhnya dan melindungi timnya.


Saat itu, sosok manusia terbang itu mendekati mereka dan menyerang dengan keras. Tim itu menghindari serangan itu dan mencoba menyerang sosok manusia terbang itu dengan senjata mereka. Namun, sosok manusia terbang itu masih terlalu kuat dan mereka tidak mampu mengalahkannya.


Ethan tiba-tiba teringat tentang kekuatan roh naga mereka dan meminta timnya untuk menggunakannya. "Kita harus menggunakan kekuatan roh naga kita!" teriaknya. "Ini adalah satu-satunya cara untuk menghentikan dia!"


Timnya mengangguk setuju dan mereka memanggil kekuatan roh naga mereka. Roh naga api milik Ethan muncul dengan cahaya merah yang menyala, roh naga cahaya milik Sarah muncul dengan cahaya putih yang menyilaukan, roh naga angin milik Alex muncul dengan cahaya biru yang terang, roh naga es milik Maria muncul dengan cahaya biru yang dingin, roh naga petir milik Hanzel muncul dengan cahaya kuning yang membara, roh naga kegelapan milik Gwyneth muncul dengan cahaya ungu yang misterius, dan roh naga tanah milik Gregor muncul dengan cahaya cokelat yang kuat.


Sosok manusia terbang itu terkejut melihat kekuatan roh naga tim Ethan. Dia memutuskan untuk mengambil langkah mundur dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun, tim Ethan dan roh naga mereka tidak ingin memberikan kesempatan kepada lawan untuk menyerang, dan segera menyerang dengan kekuatan roh naga mereka. Keenam roh naga bekerja sama dengan sangat baik dan menghasilkan serangan yang sangat kuat.


Roh naga petir milik Hanzel mengeluarkan ledakan petir yang membentuk awan gelap di langit dan menyerang lawan dengan kekuatan yang sangat kuat. Roh naga kegelapan milik Gwyneth menciptakan lingkaran kegelapan di sekitar lawan mereka, membuatnya kesulitan untuk melihat dan bergerak. Sedangkan roh naga tanah milik Gregor menyerang lawan dengan getaran bumi yang kuat, membuat sosok manusia terbang itu kehilangan keseimbangan dan terhuyung-huyung.


Ethan dan timnya menyerang sosok manusia terbang itu dengan kekuatan roh naga mereka. Mereka bekerja sama dengan sangat baik dan menghasilkan serangan yang sangat kuat. Sosok manusia terbang itu terkena serangan dan terpental jauh ke belakang.


Ethan dan timnya berpikir bahwa mereka telah mengalahkan sosok manusia terbang itu, tetapi tiba-tiba sosok manusia terbang itu bangkit kembali dan kembali menyerang mereka, dia kembali lagi dengan kekuatan yang lebih besar. Ethan dan timnya siap untuk menghadapinya.


Saat manusia terbang mendekati mereka, mereka segera menyerangnya dengan senjata mereka. Namun, dia menghindari serangan mereka dengan sangat mudah dan muncul di depan mereka dengan kecepatan yang luar biasa. Ethan dan timnya terkejut karena mereka tidak pernah menghadapi musuh yang sekuat ini sebelumnya.


Manusia terbang itu kemudian mulai menyerang mereka dengan serangan fisik yang hebat. Dia mampu menghindari serangan mereka dengan kecepatan yang mengagumkan dan menghancurkan senjata mereka dengan mudah. Ethan dan timnya menyadari bahwa mereka perlu menemukan cara baru untuk menghadapi musuh mereka yang kuat ini.


Mereka berusaha untuk mengalihkan perhatian manusia terbang itu dengan menyerang dari segala arah. Namun, dia tetap tenang dan terus menghindari serangan mereka. Dia kemudian mulai menyerang mereka dengan kekuatan energi yang sangat kuat dan melemparkan mereka ke belakang.


“Kalian tidak akan bisa mengalahkanku!” Ucap ayah Ethan, Dart yang menunjukkan wajah aslinya.


“Ayah! Hentikan semua ini!” Teriak Ethan marah tetapi Dart hanya tersenyum lalu terbang meninggalkan Ethan dan timnya.


“Alex! Bangun!” Teriakan Sarah menyadarkan teman-temannya yang lain. Sarah berusaha mengalirkan energi penyembuhannya kepada Alex tetapi sama sekali tidak ada hasil.


Ethan dan timnya merasa putus asa, air mata tidak dapat mereka hentikan untuk jatuh membasahi pipi mereka. Alex telah tewas, dan mereka semua merasa kesedihan dan kehilangan yang besar.


***


Jangan lupa untuk supportnya ya semua! Terima kasih. ❤️❤️❤️