The Abyssal Dungeon

The Abyssal Dungeon
Chapter 20



Ethan merasa kaget dan terguncang oleh berita tersebut. Sejak kecil, ia hidup dalam bayang-bayang ayahnya yang keras dan otoriter. Ayahnya selalu berbicara tentang kehormatan dan kebenaran, tetapi kini Ethan merasa bahwa semua itu hanyalah omong kosong. Ia merasa bahwa ayahnya telah mengkhianati nilai-nilai tersebut dengan menjadi musuh mereka.


Ayah Ethan, Dart, yang dulu adalah ketua desa Evergreen tempat tinggal Ethan dan timnya, sekaligus merupakan pahlawa desa Evergreen karena mengorbankan hidupnya dari kebakaran desa Evergreen 10 tahun yanglalu ternyata masih hidup dan menjadi musuh sebenarnya mereka.


Sarah merasa bahwa mereka harus membicarakan masalah ini secara terbuka. "Kita harus memikirkan apa yang ingin kita lakukan," katanya. "Apakah kita akan terus melawan ayah Ethan, atau apakah kita akan mencoba memperbaiki hubungan dengan dia?"


Maria, yang selalu menjadi pendukung Ethan, merasa bahwa mereka harus terus melawan ayahnya. "Dia telah menjadi musuh kita," katanya. "Kita harus melindungi diri kita sendiri dan orang-orang yang kita cintai."


Alex merasa bahwa mereka harus mencari tahu lebih lanjut tentang apa yang sebenarnya terjadi sebelum membuat keputusan. "Kita harus mencari bukti dan mendengarkan semua pihak sebelum kita memutuskan apa yang harus dilakukan," katanya.


Hanzel merasa bahwa mereka harus menghindari ayah Ethan sepenuhnya. "Kita harus kabur dari dia dan tidak memberi kesempatan baginya untuk menyerang kita lagi," katanya.


Gwyneth merasa bahwa mereka harus mencoba berbicara dengan ayah Ethan dan mencoba memperbaiki hubungan dengan dia. "Mungkin ada sesuatu yang salah dengan dia," katanya. "Kita harus mencoba memahami dia dan mencoba membantunya."


Ethan merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Ia merasa bahwa dia tidak bisa mempercayai ayahnya lagi, tetapi ia juga merasa bahwa ia tidak bisa melawan keluarganya sendirian.


"Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan," kata Ethan. "Aku merasa bahwa aku tidak bisa melawan ayahku, tetapi aku juga tidak bisa mempercayainya lagi."


Sarah mendengarkan dengan teliti dan berkata, "Kamu tidak sendirian, Ethan. Kami semua di sini untuk mendukungmu. Tapi sekarang, yang terpenting adalah mencari tahu alasan di balik tindakan ayahmu. Kita harus mencoba memahami situasinya sebelum membuat keputusan apapun." Ethan hanya menganggukkan kepalanya.


Ethan merasa kesepian dan terisolasi. Ia tidak tahu ke mana harus pergi atau kepada siapa ia bisa berbicara.


Ia duduk di bawah pohon besar dan menatap langit yang cerah. Ia merenung tentang hidupnya dan tentang ayahnya. Ia berbicara sendiri dalam hatinya.


"Mengapa ayah melakukan hal ini? Mengapa dia melakukan kejahatan seperti ini ? Apa yang salah dalam hidupnya sampai membuatnya melakukan tindakan seperti ini?"


Ethan merasa seperti dia tidak tahu apa-apa lagi. Ia merasa seperti dia tidak punya siapa-siapa lagi. Ia merasa kesepian dan sedih.


Tiba-tiba, ia mendengar suara seseorang memanggil namanya. Ia menoleh dan melihat Sarah berdiri di hadapannya. Sarah tersenyum padanya, tetapi Ethan merasa bahwa ada kesedihan di mata Sarah.


"Ethan, apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Sarah.


"Eh, aku hanya memikirkan tentang ayahku,”jawab Ethan. “Selama ini aku pikir aku mengenal ayahku dengan baik, ternyata masih banyak hal yang tidak aku ketahui tentang ayahku.”


Sarah duduk di sebelah Ethan dan memandang ke arah langit. Ia terdiam selama beberapa saat sebelum akhirnya berbicara.


Ethan mengangguk, tetapi ia merasa seperti tidak ada yang bisa membantu dia sekarang.


"Kamu tahu, Ethan, ada banyak orang di dunia ini yang merasa seperti kamu. Mereka merasa kesepian dan terisolasi, dan mereka merasa seperti tidak ada yang bisa membantu mereka. Tapi kamu harus tahu bahwa kamu tidak sendiri. Ada orang-orang yang peduli padamu dan siap membantu kamu."


"Makasih, Sarah. Aku tidak tahu harus bilang apa," ucap Ethan dengan suara yang sedikit serak.


"Kamu tidak perlu bilang apa-apa, Ethan. Yang penting sekarang adalah kita harus saling mendukung dan saling membantu. Kita bisa mengatasi masalah ini bersama-sama," kata Sarah.


Ethan merasa takut untuk bertarung melawan ayahnya. Namun, dia juga merasa harus mengungkapkan alasan di balik tindakan ayahnya dan menghentikannya jika memang ia melakukan hal-hal yang salah. Ia memutuskan untuk berbicara dengan teman-temannya dan mencari dukungan mereka untuk melawan ayahnya.


Ethan mengumpulkan kelompok pahlawan dan menempatkan mereka di sekitar kamp mereka. Ada Maria, Alex, Hanzel, Gwyneth, dan tentu saja Sarah. Ethan merasa gugup untuk memulai percakapan.


"Kamu semua tahu apa yang terjadi kemarin. Kita tahu siapa musuh kita sebenarnya. Tapi, aku tidak tahu apa yang harus dilakukan," ucap Ethan dengan suara gemetar.


Semua orang di sekitar meja terdiam selama beberapa saat sebelum akhirnya Sarah yang memulai percakapan. "Ethan, kamu harus memahami bahwa apa yang kita lakukan adalah untuk menyelamatkan dunia. Jika ayahmu melakukan tindakan yang salah, kita harus menghentikannya. Dan jika ada alasan di balik tindakannya, kita harus mencarinya."


Ethan mengangguk dan merasa sedikit lebih yakin dengan perkataan Sarah. "Tapi bagaimana kita bisa bertarung melawan ayahku? Aku tidak bisa melukai ayahku, tapi aku juga tidak bisa membiarkannya melukai orang lain."


"Kita tidak perlu melukai siapa pun, Ethan. Kita hanya perlu menemukan tahu alasan di balik tindakan ayahmu dan mencari cara untuk menghentikannya," ucap Hanzel.


Alex menambahkan, "Kita bisa mencoba mencari bukti tentang apa yang ayahmu lakukan. Kemudian, kita bisa menghadapinya dan memberikan bukti-bukti tersebut."


Maria juga mengungkapkan pikirannya, "Kita harus berbicara dengan ayahmu dan mencoba memahami alasan di balik tindakannya. Jika ia tidak mau berbicara, kita harus mencari cara lain untuk menemukan tahu alasan di balik tindakannya."


Ethan merasa seperti teman-temannya telah memberinya dukungan yang besar dan ia merasa lebih yakin untuk melawan ayahnya. "Terima kasih, kalian semua. Aku merasa lebih yakin sekarang. Kita harus melawan ayahku dan mencari tahu alasan di balik tindakannya. Kita harus menyelamatkan dunia dan melindungi orang-orang yang kita cintai."


Sarah tersenyum pada Ethan, "Kita pasti bisa melakukannya, Ethan. Kita selalu bekerja sama dan mengatasi masalah bersama-sama. Kita adalah kelompok pahlawan yang tak terkalahkan."


Semua orang yang ada disana mengangguk dan menyatakan dukungan mereka pada Ethan. Mereka bersama-sama mempersiapkan strategi mereka untuk melawan ayah Ethan dan mencari tahu alasan di balik tindakan ayahnya. Mereka berjanji untuk tetap bersatu dan membantu satu sama lain, tidak peduli apa yang terjadi.


***


Jangan lupa like, komen dan votenya semua!!! ❤️❤️❤️