
Alex, Hanzel, dan Maria telah merasa pulih kembali, luka pada Aex dan Hanzel pun sudah diobati dengan obat yang Maria buat dari tumbuh-tumbuhan di dalam gua. Mereka melanjutkan perjalanan mereka menjelajahi gua untuk mencari teman-teman mereka yang lain.
Mereka telah berjalan cukup lama dan merasa sangat lelah ketika mereka mendengar suara aneh di kejauhan. Mereka segera berlari menuju suara tersebut dan menemukan pasukan penyihir jahat yang sedang melakukan persiapan untuk serangan.
Alex segera mengambil tombaknya dan mempersiapkan diri untuk bertarung. Hanzel menggunakan ilmu bela dirinya untuk mempersiapkan diri, sementara Maria mengeluarkan pisau-pisau tajamnya dan siap untuk bertarung. Mereka menyadari bahwa monster-monster yang dipimpin oleh David sangatlah menakutkan. Monster-monster tersebut terdiri dari makhluk-makhluk besar dan kejam seperti goblin, troll, dan bahkan naga.
"Menyerahlah atau kalian akan mati disini,” ucap David dengan suara seraknya yang menakutkan.
"Kami tidak akan menyerah!” jawab Alex dengan suara tegas.
David tertawa sinis dan berkata, "Kalian tidak akan bisa mengalahkan kami. Kami memiliki kekuatan yang lebih besar dari kalian."
Namun, ketiga sahabat tersebut tidak gentar dan segera melancarkan serangan mereka. Alex menggunakan tombaknya untuk menyerang monster-monster tersebut, Hanzel melancarkan serangan dengan ilmu bela dirinya yang sangat ahli, dan Maria menggunakan pisau-pisau tajamnya untuk memotong monster-monster tersebut.
Pertarungan berlangsung dengan sengit. Monster-monster tersebut sangat kuat dan kejam, tetapi ketiga sahabat tersebut tidak berhenti melawan dan terus melancarkan serangan mereka. David sendiri bergabung dalam pertarungan dan menggunakan tombaknya untuk melawan Alex.
"Pertarungan ini tidak akan berakhir begitu saja!" teriak David.
"Pertarungan ini baru saja dimulai!" jawab Alex.
Ketiga sahabat tersebut melancarkan serangan dengan lebih keras lagi. Namun, pertempuran berjalan sangat buruk bagi mereka. Pasukan penyihir jahat tersebut sangat kuat dan kejam, mereka melancarkan serangan dengan sangat ganas. Alex dan timnya merasa semakin terdesak dan terpojok.
"Kita harus mencoba untuk melarikan diri," kata Hanzel pada Alex.
"Tidak, kita tidak akan meninggalkan Maria sendirian," jawab Alex tegas.
Maria, yang berjuang sekuat tenaga melawan monster-monster tersebut, terjebak dan diserang oleh troll yang sangat besar. Ia terluka parah dan terpaksa melepaskan semua pisau-pisau tajamnya.
"Maria!" teriak Alex sambil berusaha melindungi sahabatnya.
Namun, serangan monster-monster tersebut semakin ganas dan mereka akhirnya berhasil mengalahkan ketiga sahabat tersebut. Alex dan Hanzel terluka parah, sedangkan Maria tidak sadarkan diri dan ditinggalkan tergeletak di tanah.
Ketika mereka bangun, mereka telah menjadi tawanan pasukan penyihir jahat tersebut. David menatap mereka dengan pandangan sinis dan berkata, "Kalian akan menjadi budak kami sekarang dan terima kasih untuk ketiga roh naga ini.”
David memperlihatkan tiga buah batu yang merupakan roh naga milik Alex, Hanzel dan Maria.
Alex menatap David dengan penuh kemarahan, "Kami tidak akan pernah menjadi budakmu. Kami akan berjuang sampai akhir."
Namun, David hanya tertawa dan memerintahkan pasukannya untuk membawa mereka ke penjara. Alex, Hanzel, dan Maria merasa putus asa dan kehilangan harapan.
Namun, beberapa jam kemudian, Sarah secara diam-diam menyelinap ke dalam penjara untuk menyelamatkan teman-temannya.
"Mereka akan membawa kalian ke istana penyihir besok pagi,” kata Sarah pada ketiga sahabatnya.
Sarah membantu mereka untuk melarikan diri dari penjara dan mereka berhasil keluar dari penjara tanpa diketahui oleh pasukan David.
Setelah berhasil melarikan diri dari penjara, Alex, Hanzel, Maria, dan Lucas berlari secepat mungkin untuk meninggalkan daerah itu. Mereka tahu bahwa pasukan penyihir jahat yang dipimpin oleh David akan segera mengejar mereka.
Saat mereka berlari mencari pintu keluar gua, Maria yang masih dalam keadaan lemah dan terluka, mulai merintih kesakitan. Alex dan Hanzel melihat kondisi Maria yang semakin buruk dan mereka memutuskan untuk mencari tempat yang aman untuk beristirahat.
Mereka menemukan sudut gua yang tersembunyi dan memutuskan untuk beristirahat di dalamnya. Alex dan Hanzel mencoba mencari kayu dan bahan bakar untuk membuat api unggun, sementara Sarah membantu Maria untuk berbaring dan memberikan perawatan.
"Kalian harus beristirahat sekarang, biarkan aku yang berjaga untuk saat ini,” ucap Sarah kepada ketiga sahabatnya.
"Kita beristirahat sebentar untuk menyembuhkan luka kita dan memulihkan tenaga kita,” jawab Alex dengan suara serak.
“Kita tidak bisa melawan mereka lagi untuk sekarang,” kata Maria dengan suara pelan. “Kita harus mencari Ethan dan Gwyneth untuk mengalahkan pasukan penyihir jahat tersebut," lanjut Maria dengan suara lemah.
Alex dan Hanzel melihat keadaan Maria dan menyadari bahwa ia benar. Mereka tidak akan bisa mengalahkan pasukan penyihir jahat yang dipimpin oleh David sendirian. Mereka harus mencari Ethan dan Gwyneth atau mereka harus benar-benar dalam keadaan optimal untuk mengalahkan pasukan penyihir jahat tersebut.
Mereka akhirnya memutuskan untuk beristirhat terlebih dahulu sampai keadaan mereka optimal kembali. Setelah beristirahat selama beberapa jam, mereka pun bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan mereka kembali.
“Kita harus mengambil roh naga kita kembali,” ucap Alex mempersiapkan tombaknya. Kali ini mereka sudah lebih siap dan berani menghadapi pasukan David.
"Mari kita lakukan ini dengan cepat dan tepat," ujar Hanzel sambil menarik napas dalam-dalam.
"Ya, kita harus berjuang dengan segala kekuatan kita dan menangani mereka dengan hati-hati," ujar Alex.
Mereka kemudian berjalan menuju pasukan penyihir jahat dengan berani, dan pasukan penyihir jahat yang sangat kuat itu sudah siap menunggu kedatangan mereka. Namun kali ini, mereka bertarung dengan lebih hebat dan lebih cerdas. Sarah membantu Maria untuk berdiri dan memberikan perawatan padanya, sementara Alex dan Hanzel menyerang pasukan penyihir jahat dengan tombak dan ilmu bela diri mereka.
Pertempuran itu berlangsung sengit dan sambil bertempur, tetapi tiba-tiba terjadi kejadian yang tak terduga. David muncul di tengah-tengah medan perang dan mengalahkan mereka.
"David! Mengapa kamu melakukan ini?" ujar Alex dengan suara penuh kemarahan.
"Kalian kalah dan tak ada yang bisa kalian lakukan untuk menghentikanku. Kekuatan roh naga kalian sangat kuat, dan sekarang kekuatan itu ada padaku,” kata David dengan suara dingin dan tegas.
"Tidak peduli apa yang terjadi, kami akan mengambil kembali kekuatan roh naga kami," ujar Maria dengan suara penuh tekad.
"Mari kita bersatu dan mengalahkan pasukan David," ujar Alex.
Mereka kemudian berjuang dengan lebih keras dan menggunakan segala kekuatan mereka. Meskipun kekuatan roh naga mereka sudah hilang, mereka tetap mempertahankan semangat juang mereka dan berhasil memenangkan pertempuran, walaupun David berhasil lari dari pertarungan membawa roh naga mereka.
***
Jangan lupa like, komen dan vote semuanya!!! Terima kasih.❤️❤️❤️