
Ethan dan Gwyneth mencoba mencari jalan keluar dari gua, tetapi mereka terus dikejar oleh monster-monster pengikut penyihir jahat. Ethan dan Gwyneth berusaha bertarung melawan monster-monster tersebut, tetapi mereka terus dikejar dan terdesak.
"Kita harus bertarung dengan hati-hati," kata Ethan sambil mengambil pedangnya dari sabuknya.
"Benar, kita tidak bisa membiarkan monster-monster ini mengalahkan kita," balas Gwyneth sambil mengambil dua pedang dari punggungnya.
Ethan dan Gwyneth melawan monster-monster pengikut penyihir jahat dengan sangat gigih. Mereka berdua bergerak dengan cepat dan lincah, menghindari serangan monster-monster tersebut dan membalas dengan serangan yang cepat dan tajam. Meskipun mereka berdua dalam posisi yang sulit, mereka tidak pernah menyerah dan terus melawan monster-monster tersebut.
Namun, pada saat itu, Gwyneth terluka oleh salah satu monster-monster tersebut. Darah mengalir dari lukanya dan Gwyneth terjatuh pingsan. Ethan sangat khawatir dan mencoba membantu Gwyneth.
"Gwyneth, apa yang terjadi? Kamu harus bangun, kamu tidak boleh menyerah," kata Ethan dengan nada khawatir.
"Maaf Ethan, aku terluka cukup parah," jawab Gwyneth dengan suara pelan.
"Kita harus keluar dari sini secepat mungkin, aku akan membawamu keluar dari gua ini," ujar Ethan dengan suara yang lembut.
Ethan memasukkan pedangnya ke dalam sarungnya dan memunggungi Gwyneth. Dia mengangkat Gwyneth dan berlari menuju jalan keluar. Namun, monster-monster pengikut penyihir jahat masih terus mengejar mereka.
"Kalian berdua tidak bisa kabur begitu saja," kata salah satu monster-monster pengikut penyihir jahat dengan suara yang menggelegar. "Kalian harus mati!"
Ethan dan Gwyneth terus berlari menuju jalan keluar, tetapi monster-monster pengikut penyihir jahat semakin dekat. Mereka berdua harus berhadapan dengan serangan monster-monster tersebut. Mereka melawan dengan semua kekuatan dan kemampuan yang mereka miliki. Ethan memegang pedangnya dengan kuat dan mengayunkannya dengan cepat untuk menyerang monster-monster tersebut, sedangkan Gwyneth menggunakan kedua pedangnya untuk membelah monster-monster tersebut dari samping.
"Cepat, kita hampir sampai ke jalan keluar," kata Ethan dengan nada bersemangat.
Namun, ketika mereka hampir sampai ke jalan keluar, tiba-tiba ada sebuah jebakan yang membuat mereka terjebak. Mereka terperangkap di dalam jebakan tersebut dan tidak bisa bergerak. Monster-monster pengikut penyihir jahat terus mendekati mereka, dan tidak ada jalan keluar yang bisa mereka ambil.
"Tidak ada gunanya kalian melawan, kalian pasti akan kalah," kata salah satu monster-monster pengikut penyihir jahat dengan suara yang menakutkan.
"Tidak, kita tidak akan menyerah. Kami akan melawan sampai titik darah penghabisan," balas Ethan dengan suara yang tegas.
Ethan dan Gwyneth terus melawan monster-monster pengikut penyihir jahat dengan gigih. Mereka berdua menggunakan semua kekuatan dan kemampuan yang mereka miliki untuk melawan monster-monster tersebut. Namun, semakin lama mereka bertarung, semakin mereka menjadi lemah.
"Tidak bisa, aku tidak bisa terus bertarung seperti ini," kata Gwyneth dengan suara lemah.
"Ethan, tolong aku," lanjutnya.
Ethan merasa sangat khawatir melihat kondisi Gwyneth yang semakin melemah. Dia berusaha keras untuk mencari cara untuk membantu Gwyneth.
"Aku akan mencari jalan keluar dari jebakan ini," kata Ethan dengan suara yang terdengar putus asa.
Ethan mencoba mencari jalan keluar dari jebakan tersebut. Dia memeriksa setiap sisi dan sudut jebakan, mencari lubang atau celah yang bisa digunakan untuk melarikan diri. Namun, semua usahanya sia-sia.
"Tidak ada jalan keluar, kita terjebak di sini," kata Ethan dengan suara yang terdengar sedih. “Lebih baik sekarang kita istirahat dulu, kamu harus memulihkan tenagamu.”
Gwyneth menganggukkan kepalanya dan duduk di atas tanah menyenderkan punggung pada di dinding gua, begitupun Ethan.
"Kamu tahu, Gwyneth, ada yang aku ingin tanyakan padamu. Sejak kita bertarung bersama-sama, aku tidak pernah tahu asalmu dari mana. Bisakah kamu menceritakannya padaku?" tanya Ethan.
Gwyneth terdiam sejenak. Dia tidak pernah bercerita tentang asal usulnya kepada siapa pun. Namun, dia merasa bahwa Ethan layak mendengarnya.
"Bagaimana kamu bisa menemukannya?” tanya Ethan dengan heran.
"Roh naga kegelapan adalah kekuatan yang diberikan oleh naga kegelapan. Dalam kasusku, roh naga kegelapan diberikan kepadaku oleh naga kegelapan yang sudah mati. Dengan kekuatan itu, aku menjadi lebih kuat dan dapat melawan musuh-musuhku dengan lebih baik," lanjut Gwyneth.
"Namun, kekuatan itu tidak cukup untuk melawan musuhku yang kuat. Aku membutuhkan kekuatan lainnya. Karena itulah, aku bergabung dengan para Knight Dragons," kata Gwyneth.
"Para Knight Dragons?" tanya Ethan.
"Iya, mereka adalah enam pahlawan lainnya yang memiliki kekuatan roh naga. Ada roh naga cahaya, roh naga es, roh naga angin, roh naga petir, roh naga tanah, dan roh naga kegelapan. Kami bertarung bersama-sama untuk melindungi kerajaan kami dari musuh kami yang kuat," jelas Gwyneth.
"Namun, ada satu musuh yang sangat kuat dan akhirnya mengalahkan para Knight Dragons. Dia menculik kekasihku, pemilik roh naga api. Aku merasa sangat terpukul dan sedih. Aku merasa bahwa aku gagal melindungi orang yang aku cintai," ucap Gwyneth dengan mata berkaca-kaca.
"Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku merasa kehilangan segalanya. Namun, aku tidak akan menyerah. Aku akan mencari cara untuk mengalahkan musuh kita yang kuat itu dan menyelamatkan kekasihku," kata Gwyneth dengan tekad.
Ethan mengangguk mengerti. "Aku akan membantumu, Gwyneth. Kita akan mencari cara untuk mengalahkan musuhmu itu dan menyelamatkan kekasihmu."
Pada saat itu, terjadi sebuah keajaiban. Cahaya yang terang dan memukau muncul di atas kepala mereka. Cahaya tersebut menjadi semakin terang dan semakin kuat, sehingga membuat monster-monster pengikut penyihir jahat mengalami kesulitan untuk melihat.
"Tunggu, apa itu?" tanya salah satu monster-monster pengikut penyihir jahat dengan suara yang terdengar takut.
Ethan dan Gwyneth melihat cahaya tersebut dengan heran. Mereka tidak tahu apa yang terjadi, tetapi mereka merasa bahwa ada kekuatan yang membantu mereka.
"Ethan! Gwyneth! Di mana kalian?" teriak Sarah.
“Kami disini!” Teriak Ethan.
Alex, Hanzel dan Maria berlari mendekati kurungan Ethan dan Gwyneth, mereka membantu Ethan dan Gwyneth melepaskan diri dari kurungan itu.
“Kamu tidak apa-apa, Gwyneth?” Tanya Maria melihat perut Gwyneth yang terluka.
“Biarkan aku menyembuhkanmu,” ucap Sarah yang sudah berubah ke dalam bentuk roh naga cahayanya.
Sarah menyentuh luka pada perut Gwyneth dan memfokuskan energinya ke luka itu dalam sekejap luka itu langsung sembuh.
“Sejak kapan kamu bisa melakukan itu, Sarah?” Tanya Ethan heran.
“Untuk jelasnya aku tidak tahu, tetapi setelah meminum air dari naga suci, tiba-tiba aku merasakan kekuatan yang baru,” ucap Sarah.
“Baiklah, sekarang ayo kita cari jalan keluar dari sini!” Ucap Ethan penuh tekad.
Ethan dan tim pun segera bergegas mencari jalan keluar dari gua itu.
***
Jangan lupa like, komen dan vote semua, terima kasih!!! ❤️❤️❤️