System, I Don'T Wanna Be Last Human

System, I Don'T Wanna Be Last Human
Dunia yang berubah



Timez menghadiri pertemuan para jendral. Kejadian pasca hujan virus yang terjadi di seluruh dunia. Dan hal itu benar-benar membuat dunia terlibat kekacauan. Lumpuhnya ekonomi suatu negara tidak bisa terelakan lagi. Timez memberitahu hal yang harus di wapadai selanjutnya.


Di negara Nim bisa di katakan terdampak lebih sedikit. Pemerintah sudah melakukan himbauan beberapa hari sebelumnya. Namun tidak ada gading yang tak retak, meski sudah melakukan usaha semaksimal mungkin. Selalu saja ada orang yang tidak patuh pada aturan. Usaha yang dilakukan pemerintah tetap saja bisa 100 persen sempurna.


Beberapa orang yang tidak patuh akhirnya menjadi korban virus. Beberapa yang sudah di vaksin tidak menjadi zombie namun dibagian kulitnya tinbul bisul akibat pembusukan jaringan yang terjangkit virus. Sedangkan yang tidak vaksin berubah menjadi zombie dan menyerang warga yang sedang bersembunyi di rumah.


Untung pemerintah sudah menyiapkan beberapa pencegahan. Pemerintah memerintahkan tentara yang sudah dilengkapi tekhnologi nano untuk membasmi zombie dan mencari sebanyak mungkin warga yang selamat. Namun belum selesai urusan internal, Negara York sudah mengumumkan propaganda. Negara York mengclaim jika virus tersebut adalah ulah Negara Nim.


Seluruh neraga di dunia percaya dan mengecam keras Negara Nim. Bahkan 80 persen liga bangsa-bangsa menyetujui usul Negara York untuk melakukan agresi militer dengan dalih mencari sencata pemusnah masal yang disembunyikan oleh Negara Nim.


Presiden dan petinggi negara nim sangat geram. mereka bahkan tidak melihat jika negara yang paling tidak berdampak adalah negara York. Namun masih percaya jika Negara Nim yang menciptakan virus-virus tersebut.


Negara Nim akhirnya harus berperang mempertahankan wilayah. Hal ini berakibat tidak ada yang melindungi warga dari serangan zombie. Saat ini di wilayah fasilitas khusus Rik-Grup 2 orang sedang berusaha keras melawan serbuan zombie. Mereka adalah anggota silver face yang memang menjaga keberadaan portal.


Banyaknya zombie yang menyerang setiap harinya membuat mereka sangat kelelahan. Dunia berubah dalam 1 minggu ini mereka terus menerus mendapat serangan. Pasokan makanan juga semakin menipis jadi mereka hanya makan 2 hari sekali. Mereka sudah hampir kehilangan harapan setelah kelelahan mereka pinsan tidak jauh dari portal.


Portal tiba-tiba menyala dan satu persatu orang keluar dari portal. Riki terkejut melihat dua orang yang pingsan dan kondisi fasilitas khusus yang kacau balau.


Riki dan semua orang bisa merasaka kekacauan dan aura dunia yang semakin memburuk.


"Cepat bergegas... berpencar dan cari orang-orang yang masih bisa kita tolong" Riki memberi perintah.


Segera semua orang berpencar kesegala arah. Ibu Elsa segera menyembuhkan penjaga yang pingsan.


"Bagaimana keadaan mereka?" Tanya Riki


"Mereka hanya kelelahan. Mereka masih butuh istirahat."


"Sepertinya hal ini sangat berbeda dengan yang kita alami sebelumnya." Ucap Alice


"Benar, Harusnya zombie jenis itu baru muncul di pase ke dua." Ucap Riki melihat zombie yang menyerang.


"Apakah mereka langsung mengirim parasit?" tanya Alice


"Belum, ini masih berupa black virus." Ucap Riki


"Dark rain" ucap Alice dengan wajah cemas.


Meski Elsa tidak tahu apa itu, tapi dia yakin itu adalah hal yang buruk.


Tidak lama kemudian, salah satu penjaga yang pingsan membuka mata. Dia masih linglung dimana keberadaannya. Namun saat dia melihat Riki dia langsung gembira.


"Akhirnya anda kembali Bos"


"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Riki.


"Zombie menyerang. Kekuatannya memang tidak seberapa namun jumlah mereka sangat banyak. Kami berusaha keras menjada portal agar tidak rusak atau mengalami masalah."


"Lalu kemana para tentara? kenapa tidak ada yang terlihat menjaga?" tanya Riki penasaran


"Negara York menuduh negara kita sebagai dalang tersebarnya virus. Hal itu mereka manfaatkan untuk melakukan agresi ke wilayah kita. Jadi saat ini mereka sedang fokus menjaga wilayah perbatasan."


"Bagaimana dengan warga yang selamat dan dimana keluargaku." Tanya Riki


"Warge sedang ada di wilayah benteng. Keluarga Bos memiliki nano, jadi mereka ikut membantu kami untuk mencari warga yang masih selamat. Tapi..." Kata-katanya terputus.


"Tapi apa?" Riki memiliki firasat buruk.


"Maaf Bos, kami tidak bisa menyelamatkan princes kecil." ucap nya sambil menangis. saat itu dia salah satu yang bertugas menyelamatkan keluarga Riki.


"Maksud kamu Him...ma?" Riki terkejut. Hima memiliki nano casper Robot nano terkuat yang pernah ada. Hima tidak mungkin terluka oleh serangan biasa.


"Maaf Bos..., Hima jatuh di jurang tanpa dasar. Sebelum kami sempat menolongnya. Tolong hukum saya yang tidak becus menjaga adik." Kata-kata penuh penyesalan keluar. Hima sangat lucu dan pintar. Mereka sangat menjaga Hima seperti adik kandung.


Riki berlutut di lantai setelah mendengar hal itu. Riki mencoba untuk berpikir keras dan mengingat jurang tanpa dasar. Alis dan Elsa yang tahu kesedihan Riki segera memeluk dan mencoba menenangkan Riki.


"Masih ada kemungkinan dia selamat! Ayo kita segera membantu yang lain" Ucap Riki.


"Maksudnya?" Tanya Elsa bingung. Elsa pernah membaca apa yang jatuh ke jurang tanpa dasar tidak pernah bisa kembali.


"Jurang itu sebenarnya terhubung dengan dimensi kabut. Jika orang normal yang jatuh kesana pasti akan mati. Tapi Hima memiliki nano casper yang terbuat dari material terkuat. Saya yakin dia bisa selamat." Ucap Riki menjelaskan jika harapan pasti ada.


Mereka segera bergegas menuju titik berkumpul yang di sebuat benteng batu.


*******


Negara Nim menggunakan 10 kota sebagai daerah aman juga sebagai daerah pengungsian.




Waskita di pulau Hanera yang menjadi ibu kota negara Nim.






Biruo di pulau Hanera




Bone di pulau Sharki




Rusuk di pulau Sharki




Iganes di pulau Sharki




Ligamen di pulau Sharki




moyata di pulau Sharki




Zonaya di pulau Kall




Besing di pulau Kall




Alasan tempat-tempat itu di pilih karena berhubungan langsung dengan perbatasan dengan negara lain atau bisa dibilang pintu masuk ke negara Nim. Mereka juga dengan berat harus memilih tempat itu karena Time menyarankan untuk memilih 10 wilayah yang rawan untuk menjadi pintu masuk musuh.


******


Sementara semua orang berjuang menahan serangan zombie. Di sebuah wilayah yang selalu tertutup kabut. Seorang gadis kecilsedang berlatih. Sudah beberapa bulan dia terdampar di tempat yang sangat misterius.


Dia bertarung dengan beberapa mahluk putih seperti asap. Tidak lama kemudian mahluk putih seperti asap duduk di samping gadis kecil yang sedang istirahat tersebut.


"Apa kita masih belum bisa keluar?"


"Belum, seharusnya sekitar 5 tahun lagi." ucap mahluk putih tersebut.


"Tapi aku kangen mama, papa, kakak." ucap gadis kecil itu.


Namun tiba-tiba sebuah cahaya emas membelah cakrawala. Aura dunia berhambur keluar seperti ada pintu terbuka dan menyedot energi dunia di alam itu.


*


*


*


Maaf belum bisa update normal. Saat ini saya baru selesai tugas ke site lain.


terimakasih, tetap dukung dengan like dan komen ya