System, I Don'T Wanna Be Last Human

System, I Don'T Wanna Be Last Human
Ternyata itu kamu



Saat makan siang tiba, karena Riki yang memasak. Jadi giliran Moris dan Seir yang bekerja mengatur makanan di atas meja. Elsa menarik Riki untuk duduk di sampingnya. Ersen awalnya duduk disamping Riki namun Alice memberinya kode untuk pindah.


Awalnya Alice kecewa mendengar Elsa mengatakan bahwa dia tunangan Riki. Namun Alice yang seorang kultivator bisa dengan jelas mendengar pembicaraan Elsa dan Riki. Alice senang ternyata masalah pertunangan tersebut hanya pernyataan sepihak saja. Jadi Alice akan mencoba bertarung dengan adil.


"Jika kamu bilang kamu itu tunangan Riki dari kecil, Saya adalah tunangan riki dari kehidupan sebelumnya." ucap Alice dalam hati. Setelah Ersen mencari alasan untuk meninggalkan kursinya. Alice segera duduk di samping Riki.


Alice mengambil nasi dan menyiapakan hidangan-hidangan yang memang menjadi favorit Riki. Seperti Riki suka hidangan jamur, lobster, dan beberapa sayur hijau. Dia sangat hapal makanan kesukaan Riki bahkan porsi makannya juga dia hapal.


Riki menatap terkejut dengan Alice yang sudah mengambilkan makanan yang dia sukai. Ersen tidak pernah memberitahukan rahasia Alice yang bisa melihat masa depan. Karena semua yang mengetahui hal itu berjanji untuk tidak memberitahu orang lain. Jadi Riki jelas merasa penasaran bagaimana Alice bisa mengetahui makanan favoritnya.


Elsa juga mengambilkan makanan untuk Riki, tapi jelas makanan yang dia ambil bukan makanan kesukaan Riki. Riki menatap 2 piring sajian yang di letakan di depannya. Elsa dan Alice saling menatap seperti percikan api persaingan siap di mulai. Seir, Moris, dan Ersen hanya tersenyum kecut dan hanya memberi semangat untuk Riki.


Berada diantara wanita cantik itu seperti ditemani bidadari. Namun jika di temani 2 wanita yang sedang bersaing seperti itu, ibarat di temani iblis berwajah malaikat. Jika kamu salah mengambil tindakan nyawamu akan di bawa langsung ke neraka.


Setelah saling menatap satu sama lain, Elsa dan Alice menatap Riki dan tersenyum penuh arti. Jelas tersirat dari tatapan mereka "kamu harus memakan makananku lebih dulu."


Riki ingin memakan sajian dari Alice karena jelas itu adalah makanan kesukaan Riki. Namun dia ingin menjauh dari Alice agar tidak terjebak cinta sepihak seperti dulu. Meskipun dorongan dari tubuh Yin dan Yang mereka semakin hari, semakin kuat.


Jika mengambil sajian dari Elsa porsinya terlalu banyak. Semua menu yang ada di atas meja dia masukan. Terutama daun-daun selada yang dia cuci menjadi topik utamanya. Riki tidak biasa makan sebanyak itu. Riki seorang kultivator bahkan jika tidak makan selama 1 minggu dia tidak akan kelaparan. Sedangkan Elsa ingin Riki memakan daun selada kemudian memuji dirinya yang sudah mencuci daun-daun tersebut dengan baik.


Riki dengan berat hati akhirnya memilih memakan makanan yang Alice sediakan. Kemudian baru dia memakan sajian dari Elsa.


"Apa kamu masih menyukainya?" tanya Alice kemudian menyodorkan potongan buah ke mulut Riki.


"E..enak aku suka." jawab Riki


Riki memakan potongan buah itu, namun dia merasakan hawa dingin dari sisi lainnya. Riki melihat wajah Elsa yang menatapnya tajam sembari tersenyum jahat.


"Bagaimana rasa seladanya? itu aku loh yang mencucinya." Tanya Elsa


"Ee...enak banget rasanya." Ucap Riki dengan punggung berkeringat.


*****


Hima sudah menyelesaikan istana pasirnya. Istana pasir buatan Hima besar, hingga bisa di masuki anak umur di bawah 5 tahun. Hima masuk dan menatap keluar melalui jendela. Savik mengabadikan momen tersebut. Banyak anak-anak yang kagum melihat istana yang di buat Hima hingga mereka menarik orang tuanya untuk melihat.


Savik mengambil beberapa gambar Hima bersama istana pasirnya sebelum mereka pergi menuju tempat Riki dan teman-temannya. Hima sudah terlihat menguap, sepertinya kelelahan membuat istana pasir.


ketika sampai di kawasan pribadi tempat Riki berada. Hima melihat Riki bersemangat. Hima segera melompat turun dari gendongan Lisa dan berlari ke arah Riki.


"Tata..., tantap atu... tantap atu." Hima berteriak.


Saat Hima sudah lebih dekat, Hima bisa melihat keberadaan Elsa. Selama ini Elsa adalah panutannya dalam menari. Hima bertambah semangat dan gembira. Riki melihat itu sudah bersiap-siap akan menangkap Hima. Namun saat sampai di hadapan Riki bukanya masuk ke pelukan Riki, Hima justru menghindari Riki dan terus berlari kebelakang.


Elsa sedikit bingung melihat anak kecil berlari kearahnya. Elsa terakhir kali melihat Hima adalah saat Hima baru lahir. Jadi Elsa tidak mengenali adik Riki saat ini.


"Tata Esa..." Hima ingin memastikan orang yang di peluknya benar adalah Elsa. Setelah memastikan Hima menenggelamkan wajahnya dua bukit milik Elsa. Elsa merasa malu, apa lagi saat ini Riki juga melihat hal tersebut.


"Maaf Elsa jika Hima mengagetkanmu." Ucap Riki meminta maaf.


"Ohh... jadi dia Hima adikmu?" Elsa terkejut Hima sudah pintar dan aktif juga imut. "Hima sudah besar ya sekarang? Hima sudah sekolah belum?" tanya Elsa.


"Beyum, Tata Esa.. Hima duda isa nali lohh." Ucap Hima.


"Ohh ya? coba kakak lihat." ucap Elsa


Hima segera melompat turun, namun setelah mendarat dia menggaruk kepalanya. Hima memikirkan sesuatu dan menatap Riki.


"Tata mutiknya mana?" Ucap Hima.


"Sebentar ya.." Riki mengambi HP dan mencari lagu single grup 2B1G.


Setelah musik berbunyi, Hima segera menirukan gerakan tarian Elsa. Semua yang menonton terkejut dengan kemampuan Hima. Setelah tarian selesai, semua orang memberi tepuk tangan dan memuji Hima.


Bahkan Moris dan Seir mengajak Hima menari bersama dan mereka merekamnya. Setelah melakukan proses editing, Moris mengunggah Video tersebut ke akun media sosial lifebook mereka. Judul unggahan tersebut, "Jika Elsa kembali menjadi bayi."


Unggahan tersebut langsung membuat heboh. Banyak komentar yang mengagumi tarian Hima. Banyak juga yang iri karena Hima bisa menari bersama Moris dan Seir.


Tapi yang membuat lebih heboh lagi adalah postingan pribadi Elsa. Elsa mengunggah fotonya saat menggendong Hima dan menulis "Berfoto dengan adik pacarku."


Foto-foto itu langsung menggemparkan jagat maya. Banyak yang bertanya-tanya orang seperti apa yang berani mengotori malaikat mereka. Riki tidak tahu saat ini gambar-gambar dirinya saat Elsa menarik tangannya saat awal bertemu sebelumnya sudah mulai bertebaran di akun gosip lifebook "Lambe Murah".


Selagi orang-orang bermain bersama Hima, Alice berjalan di tepi pantai. Dia mengingat dulu dia pernah tenggelam dan diselamatkan seseorang yang sampai sekarang tidak dia ketahui.


"Apa jika aku tenggelam sekarang dia juga akan menolongku?" pikir Alice. Bagaimanapun masa depan telah berubah, jadi akan sulit di prediksi.


Alice mulai berenang, semakin menjauh dari bibir pantai. Alice masih ingat lokasi tempat dia tenggelam, dia merasa masa depan tidak berubah seutuhnya sebab kondisi sekitar saat ini persis seperti ingatannya.


Alice kemudian membiarkan ombak dan arus laut menyeretnya ke bagian yang lebih dalam. Dia berusaha bereaksi layaknya orang yang tidak bisa berenang lagi. Alice kemudian menutup mata dan menghentikan pernapasannya.


Perlahan tapi pasti Alice mulai tenggelam. Meskipun terlihat seperti benar-benar tenggelam. Alice terus memikirkan siapa yang akan menolongnya.


"Siapa sebenarnya kamu? Apa kita saling kenal? Atau kamu hanya pengunjung yang sebenarnya lewat?" pikiran Alice bertanya-tanya.


Nampak seseorang berenang dengan cepat dan menyelam ke arah Alice. Alice perlahan bisa merasakan seseorang meraih tangannya dan meraihnya masuk ke pelukannya. Alice membuka mata dan tersenyum menatap pria yang sedang memeluknya.


"Ternyata itu kamu" pikir Alice.