System, I Don'T Wanna Be Last Human

System, I Don'T Wanna Be Last Human
Warlock



Ersen melaju secepat mungkin, dirinya juga terkoneksi dengan jaringan militer. Militer negara Nim saat ini sedang melihat sesuatu yang mencengangkan. Tumpukan mayat manusia serigala yang ada juga beberapa penyihir yang terkapar tak bernyawa lagi.


Suara menggelegar dari kejauhan, Ersen segera mengalihkan perhatiannya pada bayangan besar yang menghancurkan pepohonan. Para petinggi militer terkejut karena melihat siluman beruang yang tingginya melebihi tinggi pepohonan di hutan.


Mata merah menyala menatap tajam ke arah kediaman keluarga Douz. Beruang-beruang tersebut marah dan semakin bergegas mendekat.


"Bagaimana bisa ada mahluk seperti itu di wilayah pulau Kall?"


"Benar, tidak ada mahkuk seperti itu sebelumnya."


"Artinya mereka baru saja tercipta, mungkin mahluk itu adalah hasil experiment yang sengaja di lepas."


"Lihat, ternyata bukan hanya 1,"


"Sial ada 5 mahluk seperti itu."


Diskusi para petinggi tentang mahluk mengerikan terus berlanjut. Mereka selama ini tidak percaya jika ada rencana mahluk asing untuk melakukan invasi. Mereka pikir keluarga Norton hanya menebarkan asumsi yang didasarkan pada cerita mitos keluarga mereka.


Ersen berjuang sekuat tenaga untuk sampai lebih cepat. Ersen saat ini memegang sebuah koper dengan tulisan nano pada permukaannya.


Elsa bisa sedikit bernapas lega karena mendapat bantuan dari silver face. Dia segera mundur untuk menjaga jarak.


"Serahkan padaku dahulu, cepat pulihkan tenaga mu." Ucap Karl sambil menyerang Lucy.


"Cih..., ingin mati." Lucy kesal ingin menyerang Karl namun sebuab bola api mendekat kearahnya.


"Cihh.. Sihir sampah." Umpat Lucy dan segera ingin menahan serangan tersebut. Namun dirinya terkejut saat bola api berubah menjadi badai pedang.


Lucy mencoba menghindar tapi masih tetap terkena dampak. "Bajinggan, ternyata kamu cerdik juga menggabungkan dua elemen sihir untuk menyerangku." Lucy kesal.


Dia menyadari serangan tersebut merupakan gabungan sihir api dan sihir angin. Itu sama saja melawan sihir level 2. Karl mendapat banyak pelajaran dari Riki termasuk tipe-tipe sihir.


Anggota rose unit datang memberikan Elsa pil pemulih stamina dan pemulih luka. Namun kebutuhan Elsa ternyata melebihi perkiraannya. Jika penyihir biasa cukup memakan 1 butir pil, Elsa membutuh kan 3 pil.


Setelah Memulihkan energinya Elsa segera melebur menjadi percikan petir lalu muncul di samping Karl.


"Apakah mana mu sudah pulih?" tanya Karl


"Sudah." Jawab Elsa singkat.


"Pakai ini, tunggu perintah dariku untuk menyerangnya." Ucap Karl memberikan sebuab bola kecil.


Setelah Elsa menangkapnya bola tersebut berubah menjadi cairan dan meresap kedalam tubuh Elsa.


"Apa kamu bisa mendengar suaraku?" tanya Karl


"Ya aku bisa mendengarnya." Jawab Elsa


" Kamu tidak perlu bersuara untuk menjawabnya. Cukup berbicara melalui pikiran saja." Kata Karl.


"Baik mengerti." ucap Elsa


"Bagus seperti itu. Sekarang menghilanglah dan tunggu perintahku." Ucap Karl. Segera Elsa berubah menjadi percikan petir dan menghilang.


"Hooiii... Wanita datar!" Teriak Karl


"Siapa yang kamu panggil wanita datar?" Lucy marah.


"Saya tidak berbicara dengan mu, tapi jika kamu merasa juga tidak masalah. Karena itu kenyataan." Ucap Karl mengompori Lucy.


"Bajingan aku akan membakarmu menjadi abu." Teriak Lucy marah. Api membara dari kedua tangan dan kakinya. Dia melesat cepat dan melemparkan Semburan bola api.


Karl segera menembakkan sihir angin dan api secara bersaman.


Duarrr... ledakan benrokan api tercipta hingga membentik kawah.


Karl merasakan ada bahaya datang mendekat, terlihat meteor panas bergerak cepat menuju dirinya. Karl Menembakan Sihir angin dengan di lapisi aura.


Meteor pecah berhamburan, Karl adalah tipe petarung jarak dekat, sangat sulit untuk menembakan senjata terus menerus.


"Nano apakah bisa memodifikasi senjata ini agar bisa di gunakan untuk pertarungan jarak dekat?" tanya Karl


[Analisis]


[Terdeteksi mode Elemental Fighter: Element wind tipe speed, Element fire tipe attack]


"Elsa, tahan dahulu wanita gila itu." perintah Karl


Lucy masih ingin menyerang Karl karena sudah membuatnya kesal. Namun Elsa segera muncul dan menyerang Lucy. Terpaksa Lucy menghentikan serangan dan menghindar. Dia juga tidak berani menahan langsung serangan petir Elsa.


"Nano terapkan mode Elemental Fighter"


[On Proses]


Cairan nano partikel menyelimuti kedua senjata di tangan Karl. Senjata kemudian mencair dan bergerak membentuk sebuah sarung tinju dan sepatu. Dua mana core begeser dan membentuk sebuah ikat pinggang di tubuh Karl. Karl terbang cepat bantuan element angin di kakinya.


Di sisi lain Elsa bertarung dengan sengit. "Electo Volt" Petir dengan cepat melesat menuju Lucy. Lucy segera menghindari serangan Elsa.


Jedduuummmpp.... Lucy terlempar dan jatuh dari ketinggian. Tampak Karl denagn kobaran api di kedua tinjunya. Juga pusaran angin kecil di telapak kakinya. Elsa juga terkejut dengan tampilan Karl. Sedangkan Lucy bangun dari lubang di tanah dengan leher miring ke kanan. Dia berdiri dan mengembalikan posisi lehernya dan menatap Karl.


****


"Akhirnya guru kembali." Ucap Anggota silver face.


"Ada informasi apa?" tanya Riki. Riki seperti merasakan ada yang tidak beres namun dia belum sempat menganalisis.


"Terjadi peperangan di kediaman keluarga Douz, Saat ini ketua bersama dengan teman-teman sedang membantu keluarga Douz." Ucap anggota silver face memberi laporan.


Alice dan Riki segera memeriksa keadaan. Alice dan Riki membuka mata dan berkata bersamaan.


"Pengguna kristal siluman" keduanya saling memandang.


"Ada ribuan manusia serigala dan juga kelompok dari Shark tehknologi. Ba...." Ucap anggota silver face terputus.


"Cukup sudah tidak ada waktu." Ucap Riki segera melesat terbang bersama Alice.


Sedangka di bawah tanah, Reilin berjalan mengikuti kumpulan zombie yang menggali tanah.


"Berapa meter lagi sampai ke kediaman keluarga Douz?" Tanya Reilin.


"Seratus meter lagi, Aku akan mengubah sudut kemiringan penggalian terowongan." Ucap Mark7.


"Bagus aku juga akan bersiap-siap." Ucap Reilin Kemudian membuka bajunya. Tampak 5 lubang yang berada di tubuh Reilin. Reilin kemudian memasukan 5 jenis mana core ke dalam lubang-lubang tersebut.


Reilin di selimuti aura kegelapan, dari tubunya terpancar aura hitam pekat yang mengerikan. Seringai jahat muncul di wajah Reilin.


Sementara itu Kakek Elsa bertarung melawan salah satu beruang raksasa. Dia adalah penyihir level 2 dan pemimpin keluarga. Tentu dia tidak akan membiarkan siluman beruang tersebut menghancurkan keluarga Douz.


Beberapa tetua lain juga menahan serangan siluman beruang lainnya. Ayah Seir dan ayah Elsa bertarung bersama. Ibu Seir adalah seorang manusia biasa, tapi dia dulunya adalah seorang yang sering menjadi aktifis saat terjadi bencana alam. Jadi Saat ini Ibu Seir mengurus anggota keluarga yang terluka. Sedangkan Ibu Elsa adalah seorang healer tingkat tinggi. Dia mensupport suami dan kakak iparnya dalam pertarungan.


Ayah Seir adalah penyihir tingkat 2 dengan atribut air, setelah menjadi penyihir tingkat 2 dia juga bisa menggunakan element es. Ayah Elsa adalah adalah penyihir tingkat 2 atrubut angin. Keduanya bekerja sama menahan serangan siluman beruang.


Seir sudah kelelahan sampai konsentrasinya mulai berkurang. Sebuah serangan dari manusia serigala mengarah padanya. Seir sudah tidak sempat untuk menghindar, dia berpikir mungkin ini saat terakhir dirinya.


Serangan berlangsung cepat, namun tiba-tiba sesuatu turun dengan cepat dan menghantam serigala.


Boomm... kepala serigala pecah berkeping-keping.


"Maaf aku datang terlambat." Ucap Ersen sambil menarik tangan Seir yang saat inj masih terduduk di tanah.


"Tidak masalah, terimakasih sudah menolongku." Ucap Seir.


"Aku punya hadiah untuk mu, aku harap ini bisa membantu." Ucap Ersen membuka koper dan memberiakn sebuah kubus dengan tulisan nano.


Saat Sein memegang kubus tersebut, segera benda itu mencair dan meresap kedalam tubuh Seir.


[Terdeteksi tubuh baru. Memproses penyatuan]


[1%]


[2%]


*


*


*


[100%]


[Selamat datang tuan. Perkenalkan nama saya Nano]


Sein sedikit terkejut mendengar suara nano.


[Terdeteksi mana dalam tubuh. Silahkan memilih Job penyihir:


- Caster


- Warlock]


"Aku memilih Warlock"


[Terpilih Job penyihir Warlock]


Tubuh Seir bercahaya, Kapasitas mana meningkat 5 kali lebih banyak. Seir sendiri tidak menyangka akan mendapat perubahan sebesar ini.


"Saat kami menyelidiki keluarga Foxt kami juga mencuri 2 barang ini. Aku tidak tahu apa ini, namun karena ini di extrak dari penyihir di keluarga mu. mungkin kamu yang lebih tahu kegunaannya." Ucap Ersen kemudian memberikan 2 mana core. Seir segera menerimanya.


[Terdeteksi mana core tipe Angin dan tanah]


[Meningkatkan level penyihir]


Mana core yang ada di genggaman Seir terserap. Seir merasakan aliran mana yang sangat besar di dalam tubuh Seir.


"Aaaaaa....." Seir berteriak keras 3 cincin elemental mengelilingi Seir sebelum akhirnya sebuah ledakan mana menyebar.


Semua Serigala tiba-tibq merasakan bahaya dan menjauh ketakutan. Debu beterbangan menutupi sesosok yang melancarkan aliran mana yang kuat. Saat debu mulai menghilang Sesosok pria bejubah dan memegang tongkat sihir bercahaya berdiri.


Seir menghempaskan tongkatnya ke tanah, Seketika para serigala yang sedang berlari tertusuk duri-duri yang muncul dari tanah.