
Setelah libur 2 hari, Riki dan team kembali melanjutkan turnamen. Dan hari ini adalah partai final, SMP Sur Zurxin akan berhadapan dengan SMP Red Wolf Kall Island.
Setelah memasuki lapangan Fix menatap Riki dengan senyum dingin. Fix menyelimuti tubuhnya dengan tehnik aura. Saat kecil kakek Norton melihat Fix memiliki bakat sehingga Fix diperbolehkan belajar bela diri di keluarga Norton.
Ibu Fix adalah salah satu pelayan pribadi sekaligus teman dekat ibu Alice. Ayah Fix ingin mendekati Ibu Alice saat itu namun tidak berani jadi dia mendekati Ibu Fix saat itu. Setelah berhasil, dengan memanfaatkan kedekatan Ibu Fix dengan Ibu Alice. keluarga Brain bisa mendapatkan beberapa proyek kecil dari keluarga Norton.
Fix tertarik dengan Alice, mereka sudah berteman sejak kecil. Sampai saat sebelum lulus sekolah dasar, Alice menjadi dingin terhadapnya. Alice juga perlahan menjadi lebih kuat dari dirinya. Fix yang ingin mendekati Alice dengan memamerkan keahlian beladirinya menjadi tidak memiliki kesempatan.
Selain itu Alice menjadi dingin terhadap semua laki-laki. Sampai saat hari pertama turnamen, Fix sangat bersemangat karena Alice mau datang menonton. Fix berpikir jika dia bisa menang turnamen Alice akan sedikit memandangnya. Apalagi saat dia melihat Alice tersenyum ke arahnya. Dia berpikir Alice sengaja datang untuk mendukungnya bertanding.
Namun pikirannya buyar setelah melihat Alice dengan inisiatif sendiri mengajak pria lain bekenalan. Bahkan terlihat sangat gembira ketika berbicara dengan pria itu. Dan dia juga kenal dengan pria itu yang tidak lain orang yang mampu membuatnya kualahan saat pertandingan final musim lalu.
"Hari ini aku akan membuat kamu hancur." Fix mengancam.
"Ohh ya..., Aku tidak akan membiarkan kamu berbuat hal yang sama dengan final tahun lalu." Riki. Dia mengingat sekolahnya sudah memimpin dengan selisih 1 angka. Namun di detik-detik terakhir Fix menggunakan Aura untuk memblokir tembakan rekan Riki hingga membuatnya cidera. Juga berhasil membalikan keadaan.
"Ohh ya, aku ingin melihat apa yang bisa kamu lakukan?" Fix meremehkan.
"Apa kamu pikir hanya kamu yang bisa memakai aura? jika kamu memakai aura, tentu kami juga akan memakainya." Riki menyelimuti tubuhnya dengan aura.
Fix terkejut dan melihat semua pemain SMP Sur Zurxin bahakan cadangannya sekalipun juga bisa memakai aura. Dari kursi penonton Ersen dan Alice juga terkejut, semula mereka sangat kesal karena Fix menggunakan aura dalam pertandingan. Menurut mereka perbuatan Fix adalah kecurangan.
Alice sendiri sudah berencana melaporkan Fix pada kakeknya nanti agar diberi hukuman. Namun dia tidak menyangka Riki juga bisa menggunakan aura, bahkan aura yang Riki miliki sangat kuat. Aura yang dikeluarkan Riki bisa disetarakan dengan pejuang tingkat master di keluarga Norton.
Beda dengan Alice, Ersen justru memikirkan kata-kata Riki sebelumnya. "Apa benar dia bisa memberikanku tehnik yang lengkap?" Ersen bertanya dalam hati. Satu sisi dia berharap bisa mempelajari tehnik yang lengakap. Disisi lain dia takut Riki merupakan musuh. Ersen melihat aura yang dikeluarkan anggota team Riki sangat terkontrol sehingga tidak menekan orang lain. Sedangkan aura yang di gunakan Fix tidak terkendali sehingga akan menekan siapa saja yang berada dalam radius.
"Kak Ersen, apa kamu bisa melihat perbandingan aura mereka?" Alice bertanya.
"Iya, hanya master di keluarga Norton yang bisa mengontrol aura seperti mereka." Jawab Ersen
Di lapangan pertandingan Riki, hanya tersenyum kecil sedangakan Fix berkeringat dingin. Dia tidak menyangka Seluruh anggota team SMP Sur Zurxin mampu menggunakan aura.
"Kamu ternyata memiliki cara curang seperti ini?" Fix mencoba mengalihkan kesalahan.
"Curang?? lalu tahun lalu itu apa? jika kamu tidak menggunakan aura di saat-saat terakhir apa mungkin sekolahmu menjadi juara?" Riki bertanya.
"Hahaha... itu adalah taktik, bagaimana jika kita bertanding tanpa menggunakan aura." Fix mencoba berunding. Fix kemudian menarik kembali auranya.
"Boleh saja, asal ada jaminan kamu tidak menggunakannya jika terdesak." ucap Riki. Riki tidak akan percaya omong kosong Fix. Dia tahu betul Fix orang seperti apa. Di kehidupan sebelumnya, jika saja dia tidak memiliki system, dia mungkin sudah berkali-kali mati karena rencana licik Fix. Tapi Riki juga tidak tahu siapa yang akhirnya melaporkan Fix sehingga dihukum oleh Kakek Norton.
Yang tidak Riki ketahui Alice lah yang mencari bukti dan membuat Fix mendapat hukuman. Itu sebabnya saat Alice mendapat ingatan masa depannya dia langsung menjauhi Fix dan selalu bersikap dingin.
"Maaf kamu tidak masuk dalam list orang yang dapat dipercaya. Jika kamu anggota keluarga Norton tentu aku akan mempertimbangkannya." Riki langsung memasuki lapangan.
Hal itu membuat Fix menjadi kesal, Jika hanya Riki saja yang bisa menggunakan aura tentu di tinggal menekan anggota teamnya yang lain.
Saat pertandingan dimulai, Fix mengeluarkan auranya lagi dan mencoba peruntungannya. Bagaimanapun saat dua orang pengguna aura bertarung. Siapa yang memiliki aura paling kuat yang akan menang.
Namun teori yang Fix tahu sebenarnya salah. Karena yang menentuka bukan seberapa kuat aura seseorang. tetapi bagaimana kemampuan kontrol yang lebih baik yang akan menang.
Sam yang mengetahui Fix ingin menyerangnya dengan aura. Mengubah auranya mendasi bola berduri yang berputar. Hal ini menyebapkan aura Fix yang menyerang ke arah Sam pecah berkeping-keping. Sam segera mengoper bola pada Riki. Riki dengan mudah melesatkan tembakan hingga Team Riki meraih poin pertama. Serang menyerang terjadi, Team Riki masih terus memimpin dan masih sangat bugar. Sedangakan team Fix mengalami penurunan tenaga. Pelatih team Fix meminta time out dan mulai memberika arahan. Tapi Fix yang emosi justru marah-marah dan menekan pelatih hingga membuatnya ketakutan.
Ersen melihat hal itu hanya menggelengkan kepala. Dia tahu yang menyebabkan kekalahan team Fix bukan karena kemampuan mereka yang jelek atau kerja sama yang kurang baik. Tapi akibat dari aura yang digunakan Fix menekan orang-orang ada di dekatnya. Berbeda dengan Team Riki yang menggunakan aura untuk perlindungan diri dan tidak menekan orang lain.
Pertandingan kembali dilanjutkan, Fix menyerang anggota team Riki dengan aura juga dengan fisik. Namun efek yang dirasakan anggota team Riki sama sekali tidak ada. Malah aura Fix semakin menurun juga anggota teamnya semakin lelah. Hingga akhir pertandingan sekolah Sur Zurxin unggul telak.
Fix sangat tidak terima dan menyerang Riki. Riki dengan santai menghindari serangan Fix.
"Apa kamu hanya berani menghindar? Dasar pengecut." Fix memprovokasi.
"Jika ingin bertarung dengan serius jangan disini. cukup kamu sebutkan ingin bertarung dimana, aku pasti akan datang." ucap Riki sambil melayangkan aura ke arah Fix.
Aura secepat peluru meluncur dan mengenai telinga kiri Fix. Fix tidak menyadari apa pun, hingga dia perasa ada perih di telinga kirinya.
"Fix telingamu berdarah." kata teman Fix memberitahu.
Fix memegang telinganya yang perih dan mendapati ada lubang kecil di daun telinganya. Fix menatap Riki dengan kejam dan bertekad untuk membalasnya.
Setelah tunamen usai dengan SMP Sur Zuxin mengangkat piala. Riki kembali bersama teman-temannya dengan tetap waspada. Dia tahu Fix bukan orang yang akan lupa begitu saja masalah ini. Namun hingga pulang ke rumah orang tuanya tidak juga ada masalah begitu juga dengan teman-temannya.
Di tempat lain Fix sedang terbaring kesakitan, namun tidak bisa bergerak akibat tekanan yang kuat. Fix ketakutan tidak ingin melihat wajah dingin wanita yang sudang marah di depannya.
"Ini adalah peringatan untuk mu, Jika aku sampai mendengar Riki dan anggotanya dampai terluka, aku tidak akan segan untuk memotong tangan dan kaki mu." Ucap Alice dengan nada dingin.
Di kehidupan sebelumnya, Fix sering kali melakukan usaha untuk membunuh Riki yang saat itu adalah tunangannya. Fix bahkan sempat memfitnah Riki agar semua anggota keluarga Norton membenci Riki. Untungnya Riki berkali-kali bisa menghindari masalah yang di ciptakan Fix. Hingga Alice mengetahui Fix ingin menjebak Riki dengan wanita. Alice sangat marah dan melaporkannya pada Kakenya. Fix di hukum dan di kirim keluar negeri, tehnik auranya pun di segel.
Alice selalu terlihat tidak menyukai Riki, berkali-kali pernyataan cinta Riki di tolak. Namun justru sebaliknya, Alice hanya menginginkan 1 orang untuk menikah dengannya yaitu Riki. Hanya saja Riki saat itu sangat tidak peka. Berkali-kali Alice menekankan tidak mau berpacaran. Riki tidak mengerti dan terus mengejar Alice. Dalam pikiran Riki, jika Alice tidak mau pacaran dengannya artinya Alice tidak menyukai dirinya. Jadi dia berpikir Alice menerima pertunangan karena terpaksa.
Itu yang membuat Riki akhirnya memutuskan pertunangan dan pergi berpetualang ke berbagai tempat. Riki baru kembali setelah wabah virus BDV menyerang.