ONE MINUTE

ONE MINUTE
7



Lia harus berjuang keras memenuhi kebutuhannya tanpa ada yang menyanyangginya. Kalau bisa


memilih dia mungkin akan keluar dari rumah itu namun lia belum cukup keberanian


untuk tinggal sendiri diluar sana selain itu Lia juga punya sebuah janji yang


membuat ia tak bisa meninggalkan Ardi dan juga kedua saudranyanya itu.


Lagi pula dia masih tetap menyaganggi keluarganya walaupun sudah diperlakukan kejam,


karena lia yakin suatu saat nanti keluarganya mau menyayanggi dan menerimanya.


*******


"


Yaa Allah semoga engkau kabulkan doaku, tak pernah aku putus asa untuk selalu


meminta kepadamu agar keluargaku mau menerimaku dan mau menyayanggiku."


Doa lia dalam hati.


Dengan perasaan yang hancur dan sakit lia berjalan menuju kekamarnya.


Kamar lia bersebelahan dengan kamar para ART. Sekalipun berada dikamar yang sempit


tidak ada AC dan bersebelahan dengan kamar para ART lia masih bersyukur karena


sudah diberikan tempat tinggal.


*******


Fals back masa lalu Natalia/Lia


Disebuah massion mewah yang terletak diperumahan elit nan mewah dikota itu, sedang


terjadi kekacauan yang sangat besar.


Dimana datang seorang wanita cantik dan muda menggendong bayi yang diperkirakan baru


saja berumur 1 minggu.


“ Mas,..aku datang kesini ingin menyerahkan anak ini sama kamu, tolong kamu urus dia.”


Seru wanita cantik itu.


Pria yang dipanggil mas itu melangkah maju mendekatinya dan tiba - tiba saja


Plakk....


Satu tamparan keras mendarat dipipi cantik wanita itu.


Wanita itu sampai terhuyung kebelakang akibat kerasnya tamparan itu.


untung ia sampai tak terjatuh.


“ MASSSS……Apa Maksudmu menamparku.!!! “ Ucap Wanita itu.


“ SARIII.....JAGA MULUT KAMU YAA!!!" Bentak lelaki itu penuh emosi.


" Jangan bicara sembarangan kamu, menjijikan sekali kamu”. Ujar Laki - laki itu


“ apa maumu sebenarnya HAH, UANG???? BERAPAAA YANG KAMU BUTUHKAN???? “. Bentaknya


penuh amarah.


“ Dan Satu hal sari, aku tak yakin dia anakku.” Ejek lelaki itu


“ AKU TAK SUDI MENGAKUINYA ANAKKU " Ucap lelaki itu


Gadis cantik yang dibentak itu bernama Sari, dulu semasa Kuliah memang Sari adalah pacar dari Ardi namun


sekarang Ardi sudah memiliki keluarga sendiri.


Mungkin yang dilakukan Sari dan Ardi adalah sebuah kesalahan mereka dan hanya merekalah yang tahu kejadian sebenarnya.


Tapi Ardi begitu marah pada Sari, karena Ardi takut jika istrinya mengetahui semua


Ardi Atmaja adalah seorang pembisnis yang terkenal, entah bagaimana ceritanya dia


bisa memiliki anak dari wanita lain yang bukan istri sahnya padahal ia sendiri dinilai lelaki yang


setia dan bertanggung jawab tak ada niatan mengkhianati istri tercintanya, tapi


pada kenyataannya, suatu hal yang membuatnya bagaikan Bom waktu yang sekarang


mungkin waktunya meledak.


“ MAS...Apa Kamu lupa kejadian dulu HAHH??” Teriak Sari.


“ Demiii…Apapun…ini benar - benar anak kamu, Mas..” Jelas Sari


“ Aku tak mau Uangmu atau Hartamu, Aku cuma ingin kamu merawat anak ini mas!!. “ Terang


sari.


Ardi mencoba mengingat kembali kejadian 1 tahun yang lalu, kejadian yang merubah


kehidupan Ardi selamanya, kejadian yang membuat dia merasa gagal menjadi


seorang suami yang bertanggung jawab dan merasa gagal menjaga janji suci pernikahannya.


" Memang itu dulu sebuah kesalahan kita mas, tapi tak seharusnya kamu berbicara


seperti itu mas, Ini juga anak Kandungmu mas ". Ucap Sari sedikit emosi.


“ CUKUP SARII… TUTUP MULUTMU ITU. “ Bentak Ardi.


“ Jangan bicara macam – macam, aku sudah melupakan hal menjijikan itu jangan bicara omong


kosong lagi disini cepat kamu pergi dari sini dan bawa anak sialan itu.” Bentak


Ardi.


“ Dan Aku sudah pernah bilang dulu sama Kamu, GUGURKAN anak itu!!!!!, Tapi sekarang apa????? kamu


datang kerumahku dan menyerahkan anak itu. Haa...LUCU SEKALI kamu sari. “ Ujar Ardi.


“ HAHAHAHA.”


Terdengar tawa Ardi yang begitu menyeramkan bukan tawa yang Bahagia.


“ Terserah apa katamu mas, tapi satu hal yang harus kamu tahu aku dulu pernah melakukan


kesalahan besar denganmu, jadi aku tak mau melakukan kesalahan lagi dengan membunuh


bayi ini. Anak ini nggak bersalah mas, kita yang sudah bersalah.. “ Ucap Sari


“ Dan Anak ini memang darah dagingmu karena aku hanya melakukannya sama kamu tak ada


lelaki lain. " Terang Sari.


" Kalau kamu tak percaya kamu bisa melakukan test DNA !!,


“ atau Kamu takut mas melakukannya. " Ejek sari.


" Aku tahu kamu sangat mencintai istrimu dan aku tak mau menjadi orang ketiga,


tetapi aku tidak bisa membawa anak ini dan aku tak bisa merawatnya.” Ujar Sari


“ Orang tuaku menjodohkan aku, dan orang tuaku tak mengijinkan aku merawat anak ini


mas, Aku takut jika dia terus bersamaku, orang tuaku akan bertindak jahat


padanya, aku Yakin Istrimu mempunyai hati yang lembut, Ia pasti akan menerimanya mas." Ujar Sari


Hiksss....hikssss..


terdengar isakan sari, Ia sebenarnya sangat menyanyanggi anaknya tapi orang tua sari sudah mengacamnya jika sari masih bersama bayi mungil itu maka orang tuanya akan bertindak hal yang kejam pada bayi mungil itu. jadi bagi sari ini adalah pilihan yang tepat, menyerahkan bayi mungil itu pada Ardi.


“ Tooolonggg   mas.. ..aku...Mohonn...rawat anak ini…!!! Hiksss……).” Terdengar isakan tangis Sari