ONE MINUTE

ONE MINUTE
49



Tepat setelah empat hari dirawat dirumah sakit, lia sudah diiijinkan


pulang oleh dokter.


Lebih tepatnya lia yang selalu merenggek dan


memaksa rayhan untuk segera keluar dari rumah sakit.


 “ Kak ray….pulangg yukks…...lia udah enggak betah nih disini. Makin lama badan lia malah


makin lemes kak...udah gitu bau obat – obatan bikin lia eneg...malah bikin mual kak.


Nanti kalau lia lama – lama disini malah makin parah.”


Kalimat itulah yang selalu lia ucapkan pada sang kakak. Apalagi dengan puppy eyes sang adik


yang pada akhirnya membuat rayhan mengalah dan meminta


persetujuan dari dokter, untuk menuruti permitaan sang adik untuk segera


meninggalkan rumah sakit.


Sore harinya setelah semua administrasi selesai, seorang


suster datang menghampiri lia dan membantu melepas infus yang masih terpasang


ditangan lia.


“ Yeeeeeehhh…akhirnya bisa lepas juga nih infuse dari


tangan gua,( hehehhe..).” ucap Lia ketika perawat membantu melepaskan jarum


infuse dari tangan mungilnya.


" Makasi yaa sust..." Ucap Lia pada sang suster


" sama - sama mbak, kalau gitu saya permisi dulu ya." Ucap sang suster.


“ Dek kamu yakin udah sehat beneran?” Tanya rayhan


yang terihat masih khawatir dengan kondisi adiknya itu, pasalnya sang dokter


menyarankan lia dirawat kurang lebih satu minggu dirumah sakit, lha ini baru hari ke empat sang


adik sudah merenggek meminta keluar dari rumah sakit.


“…1000% yakin kak ray.”


“ Udahh yukk kita pulang!! jangan lama – lama disini. “ Ucap


Lia yakin.


“ Bikk..SUMI I Am Comingg..” Teriak Lia..


“…lia udah kangenn banget nih…ayam kecap bik sumi...”


Ucap lia tak sabaran.


Lia langsung saja pergi meninggalkan rayhan yang masih


berada dimantan kamar rawatnya.


Rayhan hanya mengelegkan kepalanya melihat kelakuan adiknya itu.


Sikap lia sekarang jauh berbeda dari yang dulu,


sekarang dia lebih ceria dibandingkan dulu ketika sang kakak masih


mengacuhkannya.


Rayhan mengemudikan mobil ferray hitam miliknya menuju arah pulang,


selama perjalanan lia tak henti – hentinya membicarakan hal – hal random, yaaa bagi


lia saat ini adalah waktu yang amat sangat berharga bagaimana tidak, rayhan


yang selama ini mengacuhkannya duduk manis disamping adiknya itu, bahkan menanggapi semua


ocehan adiknya itu dengan senyum manisnya.


tak sabar Lia bergegas turun dari mobil sang kakak, kedatangan


lia sudah disambut bik sumi yang sendari tadi sudah menunggu sang majikan.


Yaaa bik sumi sebelumnya sudah dihubungi rayhan bahwa


hari ini adiknya itu akan meninggalkan rumah sakit.


Rayhan tahu bik sumi sangat merindukan dan


mengakhawatirkan kondisi adiknya itu.


Grebbbb….


Lia memeluk bik sumi dengan erat.


“ Bibik …lia kangen banget sama bik sumi.” Ucap Lia


sambil memeluk erat bibik kesanyangannya itu.


“ Yaaa Allah..non Alhamdulillah non lia sudah boleh


pulang.” Ucap bik sumi senang, tak lupa ia membalas pelukan sang majikan.


Bik sumi begitu menyanyanggi anak majikannya itu, dari kecil memang Lia dekat dengan bik sumi.


“ Ehmmmm....Segitunyaa yaa ketemu sama bik sum..kakaknya ini


dianggurin.” Goda rayhan, yang entah sejak kapan sudah berada disamping Lia.


“ Yaa… Allah…maaf ….maaf den…sini bibik bantu aden


bawa tasnya.” Ucap bik sumi yang merasa tak enak dengan anak majikannya itu.


" Hehehehe....santai aja bik…nggak apa – apa kok, Rayhan cuman bercanda..” Ujar rayhan.


Mereka memasuki masion mewah itu, saat akan menuju


kamar belakang yang selama ini lia tempati, tiba – tiba saja rayhan menahan


adinya itu.


“ Ehhh..ehhh… dek mau kemana?” tanya rayhan pada sang adik.


“ Mau kekamar kak.” Ucap lia polos


“ Noo….kamu kekamar kak rayhan aja yaa dek, istirahat


disana, kamu kan baru pulang dari rumah sakit sayang.” Jelas rayhan.


“ Haaa??? Kakak bercanda yaaa??? “ Kaget lia


“ Enggak.. dek kakak serius…yukkk ahh!” Ucap rayhan


Rayhan langsung bergegas mengandeng lia. Lia pun hanya


menurut saja, toh lia tau sifat kakaknya itu susah mengalah.


Sementara bik sumi tersenyum melihat interaksi keduanya.


“ Semoga non lia selalu bahagia yaa allah “ Doa tulus


bik sumi


*******


MAAF BGT YAAA READERS.....


KALAU JARANG - JARANG UPLOAD....


SEMOGA MASIH SETIA YAA SAMA CERITA INI....


JGN LUPA SELALU DUKUNG YAAA DENGAN LIKE SAMA COMENTNYA YAA


DOAIN JUGA SEMOGA BISA KEBELI LAPTOP JADI BISA RUTIN UPLOAD CERITANYA...HEHEEHHE


MAAAFFF JUGA KLAU TIPO BANYAK... YAAAA :)))