ONE MINUTE

ONE MINUTE
33



Saat didalam kelas Lia sudah ditunggu kedatanganya oleh Dewi.


“ Lia sini….” Teriak Dewi pada Lia yang masih diambang pintu kelas.


Mendengar suara Dewi seisi kelas menatap Lia  dengan berbagai ekspresi,


ada yang menampilan ekprsesi jijik, ada juga yang menampilkan ekspresi iba


namun Lia tak menghiraukannya ia terus saja melangkah menuju tempat duduknya


tepat disamping Dewi.


“ Beb..loe nggak apa - apa kan??…apa yang terjadi sebenernya sihh..????, kok anak – anak pada tau semua?” Tanya dewi yang merasa kasihan pada sahabatnya itu.


Dewi sudah mendengar berita bahwa Lia adalah seorang pembantu


di rumah Clara padahal cerita yang sebenarnya bukan seperti itu. Dewi Khawatir


Lia akan malu dan sedih melihat perlakukan dan cemo'oahan teman – teman mereka.


Apalagi video Lia dipermalukan geng Sheila Cs sudah tersebar di grup WA sekolah. Dewi takut Lia semakin tersakiti hatinya.


“ Ihhhh loe yaa...kebiasaan, nanyanya kagak pakai satu - satu diborong semua sama luuu.."


" BTW Tenang aja dewi cuyunxx, Gue nggak apa – apa kok.” Jawab Lia dengan


senyum manisnya.


“ Ceritanya Panjang lha pokoknya, Sepanjang cerita loe sama do'i..hihihihi.” Ujar Lia mengoda sahabatnya itu.


Lia memperlihatkan senyum manisnya pada Dewi, Ia tak ingin terlihat sedih didepan sahabatnya itu.


“ Yeee loee ya kebiasaan deh, “ Jawab Dewi sambil sedikit menyubit kecil


pipi Lia.


" Awww....sakit..onyet." Ucap Lia yang merasa kesakitan karena cubitan sahabatnya itu


" Lebay..loe " Ujar dewi.


" Hahahahhaa......", Akhirnya tawa keduanya pun pecah.


“ Aku tau yak, Loe mencoba Kuat dan tersenyum didepan gue, semoga apa yang kamu alami saat ini


segera berakhir dan kamu dapatkan kebahagiaan kamu.” Batin Dewi dalam hati.


********


Tanpa terasa jam sudah menunjukakan pukul 14.00 WIB waktu untuk mengakhiri kegiatan belajar di sekolah itu.


Kringg…..Kringgg…..


Bunyi bel sekolah akhir tanda pelajaran pun berbunyi nyaring semua siswa


– siswi berhamburan untuk pulang.


“ Ehh yak, Loe mau langsung kecafe kan?? bareng gue aj yukk !!!.” Ajak Dewi pada Lia.


“ Sory say...gue nanti ada urusan dulu deh wik, loe duluan aja deh.” Tolak lia


secara halus.


“ Emang urusan apasih, gaya banget luhh..?, atau Gue anter Loe aja.!” Tawar dewi


“ Kagak usah dewi sayang, gue tuhh mau kencan…Haahahahahah.” Jawab


Nyeleneh Lia


Dewi dan Lia pergi keluar kelas menuju halaman sekolah, namun diparkiran


mereka berpisah karena Lia bilang ada urusan sehingga dia pergi dulu sebelum


ke cafe milik mamanya Dewi.


******


Saat ini Lia berada disalah satu Mall ternama dikotanya, entah apa yang


akan dilakukan Lia di Mall itu.


“ Ehmmm.. cari kado apa ya buat kak Rayhan?” Tanya Lia pada dirinya


sendiri.


“ Kayaknya itu cocok deh.” Ucap lia


Lia memutuskan berjalan kecounter jam tanggan disalah satu Mall itu.


Lia melihat – lihat sebuah jam tangan cowok yang akan ia berikan kepada


kakak laki – lakinya yang akan berulang tahun.


“ Wahhh ini cocok deh....bagus banget.....tapii sayang... harganya mahal bangett..” Ujar Lia.


Saat sedang melihat – lihat jam tangan, ada seorang pelayan toko yang


menghampiri Lia.


“ Maaf dek, ada yang bisa saya bantu.” Ucap ramah pelayan itu.


“ Ehmmm itu mbk saya mau nyari jam buat kakak saya, tapi yang harganya


enggak terlalu mahal.” Ucap Lia sambil tersenyum malu kepada pelayan toko itu.


“ Ohh adek mau nyari jam Ya buat kakaknya, Mari ikut saya dek.” Ucap


pelayan itu


Lia berjalan mengikuti pelayan toko itu dan diperlihatkanlha koleksi –


koleksi jam tangan yang menurutnya harganya tidak terlalu mahal bagi Lia.


Hingga Lia memutuskan pilihan pada salah satu jam tanggan Cowok yang


harganya berkisar 2 jutaan.


Mungkin bagi orang – orang kaum elit harga segitu termasuk jam kelas


Murahan tapi bagi Lia itu merupakan jam yang mewah karena Ia membelinya dengan


hasil kerja kerasnya selama ini.


Tapi tak masalah baginya karena Lia ingin sekali memberikan hadiah spesial ulang


tahun sang kakak.


Karena semenjak kejadian itu mereka tak pernah bertegur


sapa. Mungkin bagi Lia ini moment yang tepat Ia meminta maaf


dengan Rayhan dan Clara saudara yang selalu ia sayangi.