Nothing'S Gonna Change

Nothing'S Gonna Change
Pangeran Kampus



Pangeran kampus adalah julukan dari keempat orang laki-laki tampan, memiliki karismanya masing-masing. Empat orang yang menjadi most wanted, mempunyai pengaruh penting dikampus yang terkenal elite dan banyak mendapat penghargaan karena mahasiwi-mahasiswanya berprestasi. Prestasi mereka di akademik atau non akdemik tak lagi diragukan, tidak ada mahasiswa yang berani melawan mereka atau mencari masalah dengan keempat laki-laki tampan tersebut.


Kavin Aprilio Nicolas, Presma (Presiden Mahasiswa) kampus yang ditakuti para mahasiswa. Kepemimpinannya tidak diragukan lagi, tidak ada mahasiswa ataupun mahasiswi yang berani melawan perintahnya selain ketiga sahabatnya. Karena parintahnya pasti sudah dirapatkan terlebih dahulu dengan ketiga sahabatnya terutama Rafa. Kavin mempunyai sifat dingin dan minim bicara sedari dulu. Kepribadiannya sangat bertolak belakang dengan jabatannya dikampus yang mengharuskan dia untuk banyak bicara terlebih kepada anggotanya. Tapi Kavin terlihat sangat enjoy dengan jabatannya karena bagi lelaki itu bertindak lebih penting dari pada banyak bicara tapi tidak menghasilkan apa-apa. lelaki itu juga paling tidak suka basa-basi dan tidak suka sama perempuan yang kecentilan dan agresif. Kavin adalah Orang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap orang-orang terdekatnya. Dan ketegasannya dalam memimpin tak diragukan lagi, terbukti dengan semua orang segan akan dirinya.


Gio Fabiansyah Leonard, Kapten Basket kampus yang selalu menjuarai berbagai pertandingan bergengsi. Suka tebar pesona, tapi dia tidak pernah serius atau terlihat benar-benar dekat dengan seorang perempuan. Contohnya saja Gio tidak pernah membawa seorang perempuan ke tempat dia dan teman-temannya duduk saat di Kantin Kampus, dan dia juga tidak pernah mengajak perempuan untuk nongkrong bersama ketiga temannya. Hal itu membuat orang-orang berpikir bahwa tempat duduk Pangeran Kampus adalah tempat yang sakral, sehingga tidak ada yang berani menempati tempat itu sekalipun keempat laki-laki tersebut tidak ada.


Fathaan Reagan Giofani, ketua Klub Musik. Seorang pianis muda yang terkenal. Senang bercanda, menjahili orang lain dan baik hati. Akan serius pada waktunya. Dan jika dia tidak menyukai seseorang dia akan bersikap sinis, jutek, dan akan memusuhi orang tersebut. Wajahnya yang tampan dan terkesan manis karena memiliki lesung pipit, seringkali ditawari menjadi model untuk beberapa majalah terkenal di negara itu.


Axelle Rafardhan Ellard, siapa yang tidak mengenal sang pewaris kerajaan Ellard. Seorang laki-laki blasteran yang sekarang memegang kendali kampus. Yayasan milik keluarga yang telah menjadi tanggung jawabnya. Walaupun dia masih berstatus mahasiswa dia sangat bisa mengurus universitas yang terkenal itu, dan tak lupa dengan bantuan sahabat­sahabatnya. Rafa yang dulunya care sama orang lain, berhati malaikat yang mudah tersentuh dan gampang merasa kasihan dengan orang lain, Rafa yang ramah dan banyak teman-teman disekelilingnya sudah hilang bersamaan dengan 'Dia' yang tidak ada lagi.


Jadi jangan ditanya lagi, bagaimana kampus terkenal itu sekarang sedang heboh dan gempar saat melihat pemandangan langkah dan tidak pernah terjadi selama mereka menjadi mahasiswa di tempat itu. Keempat pangeran kampus yang jarang terlihat bahkan tidak pernah terlihat dengan orang lain kecuali memang ada yang berkepentingan dengan mereka, kini terlihat akrab sampai sedekat 'Bisa duduk satu meja' dengan keempat laki-laki tampan itu.


Hell, It's so very imposible.


Tidak ada yang pernah terlihat seakrab itu dengan mereka di Universitas Internasional Sensius, perguruan tinggi berkelas internasional, yang memiliki dosen-dosen berprestasi dari dalam dan luar negeri.