Nothing'S Gonna Change

Nothing'S Gonna Change
The Devil Prince



Semua yang berada ditempat itu menatap horor pada gadis yang memakai Sweatshirt pink, rambutnya yang senada dengan pakaian yang dia gunakan menambah kesan mencolok. Mereka kaget dengan apa yang dilakukan sang gadis. Bayangkan saja, gadis itu satu-satunya orang yang berani melompat kearah Rafa dan melingkarkan tangannya dileher Rafa. Memeluk erat leher lelaki itu, dengan kakinya yang bergelantungan.


Ayumi melongo kaget melihat kelakuan sahabat ajaibnya itu. Dia sungguh tidak percaya dengan apa yang baru saja dilihanya. Raquell memeluk mesra seorang Rafa sang pangeran kampus. The Most Wanted Guy.


Ayumi rasanya ingin pingsan saja, tidak mampu melihat Raquell yang akan habis ditangan Rafa - The Devil Prince, Julukan sebenarnya yang disematkan oleh seorang 'Axelle Rafardhan Ellard'


Ekspresi ketiga sahabat Rafa pun tidak jauh berbeda dengan semua orang yang ada ditempat itu. Mereka bertiga begitu tercengang dengan kelakuan gadis satu itu. Baru kali ini ada perempuan yang berani menyentuh sang devil yang terkenal akan dirinya yang tidak suka disentuh sembarangan, Apalagi di depan umum.


Mereka yang ada di tempat itu sangat yakin hidup gadis itu tidak akan baik-baik saja setelah kejadian ini. Karena seorang Rafa tidak akan pernah melepas orang-orang yang telah menggangu ketenangannya.


"What are you fucking doing, bit..."


"ax!!"


Suara familiar yang terdengar ditelinga Rafa membuat dia menghentikan ucapannya. Sungguh, dia hampir saja mendorong dengan sangat kuat gadis yang sedang memeluk erat tubuhnya.


Tatapan Rafa melembut, sembari menghembuskan nafas lega karena dia tidak sempat melakukan hal yang akan menyakiti gadis yang sedang memeluknya.


Kemudian dengan perlahan kedua tangan Rafa merengkuh pinggang gadis itu agar semakin dekat dengannya. Memeluk gadis itu dengan possesive. Tanpa peduli dengan tatapan tidak percaya semua orang yang ada di tempat itu.


" Princess!!"


 


♡♡♡


 


Para perempuan itu pasti merasa malu dengan kelakuannya. Sebagai seorang perempuan seharusnya dia tidak terlalu agresif terhadap laki-laki. Seharusnya dia tak memeluk Rafanya didepan umum seperti itu.


Raquell mendengus. Tidak menyadari bahwa seseorang sedang menatapnya lekat.


"Are you okay, Princess?" Raquell menatap orang yang duduk tepat disebelahnya. Usapan lembut pada pipinya membuat hatinya hangat. Dia selalu merindukan ini dari seorang Rafa. Rafanya yang lembut dan perhatian dengannya.


"Ax, kenapa mereka menatapku seperti itu?" Rafa mengernyit mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh gadis cantik yang ada disebelahnya. Dan dia mengerti saat pandangannya jatuh pada sekeliling mereka.


'Orang-orang bodoh itu, berani-beraninya mereka membuat princess tidak nyaman berada disampingku' batin Rafa merasa tidak suka dengan orang-orang yang terang-terangan menatap mereka.


Rafa melempar tatapan tajam pada orang-orang disekelilingnya, termasuk ketiga sahabatnya yang duduk satu meja bersamaya dan Raquell. Oh, dan tak lupa sahabat Raquell yang sedang menatap menyelidik dan tidak percaya dengan kedekatan mereka berdua.


Ketiga sahabat Rafa terkejut karena kedapatan sedang menatap gadis cantik disebelah Rafa. Dan orang-orang yang menatap tidak suka Raquell mengalihkan tatapan mereka dan berpura-pura seperti tidak pernah melihat kearah meja yang diduduki para Pangeran kampus dan dua orang wanita cantik.


Cafeteria tampak ramai. Orang-orang berdatangan, ingin melihat kabar heboh yang menyebar dengan cepat di sosial media mereka. Mereka tercengang melihat pemandangan langkah yang tidak pernah mereka lihat selama mereka berada di Universitas tersebut.


Pangeran kampus mereka sedang duduk bersama dua orang gadis yang salah satunya tampak asing tapi mereka lumayan kenal yang satunya. Ayumi Clareesa, mahasiswi kedokteran berwajah oriental yang cantik dan cukup terkenal dengan sifatnya yang ceria. Ayumi mempunyai banyak teman tapi tidak pernah benar-benar dekat dalam artian dia tidak mempunyai seorang sahabat.


Dan sekarang mereka melihat gadis asing yang sangat cantik sedang duduk diantara orang-orang populer di kampus. Mahasiswi pindahan yang hari pertamanya sudah membuat heboh seisi kampus, dengan memeluk sang 'Devil'.