My Love My Enemy

My Love My Enemy
Part 29 I'm loving you



l Dia masih sedikit merintih akibat sakit di bagian belakang tubTungguin gue di depan gedung. Gue mau tagih janji Lo, " katanya, kemudian berbalik pergi menuju ruang gantaura terdiam sambil menatap berlalunya Keenan. janji apa yang dimaksud Keenan ? Apa Keenan mendengarnya berteriak ketika cowok itu sedang berada di dalam air ? Mana mueenan baru saja keluar dari gedung olahraga. Dia sudah mengganti seragam Olahraganya yang basah dengan seragam sekolahnya. Dan, seperti dugaannya Naura benar-benar menunggunya di depan gedung cewek itu sedang duduk di salah satu kursi. Wajah Naura tampak sangat gelisaheenan mendekat, kemudian berhenti di tepat di hadapan Naura, " kita Pulang bareng "Naura mendongak, kemudian menyahut," Gue sanggupin Permintaan Lo karena gue takut di Penjara kalau sampai biarin Lo mati di dalam air"eenan langsung mengerutkan keningnya, " Maksudnya, "ura bangkit sambil menatap Keenan dengan tatapan penuh Peringatan," Gue setuju buat nggak jalan sama Arsen karena Lo nggak muncul-muncul ke Permukaan mukaaeenan mulai dapat mengerti apa maksud Perkataan Naura. Rupanya Cewek itu sempat menyanggupi permintaannya ketika keenan masih berada di dalam air. Dan tentu saja Keenan tidak bisa mendengarnya saat ituJadi, besok Lo mau jalan sama gue, kan? tanya keenan balik sambil tersenura memutar bola matanya. Dia bingung harus merespons seperti apa. Bila dia menyanggupi, sudah pasti keenan akan merasa besar kepala


" Lo diam gue anggap, jawabannya iya !" kata Keenan memutuskan sepihak, " Sekarang gue antar Lo Pulang, "


" Nggak usah G Nggak ada Penolakan !" Keenan langsung memotong cepat ucapan Naura, " Rumah kita searah Dan Lo akan lebih aman kalau Pulang bareng sama gue,ada akhirnya, Naura mengikuti Keenan hingga ke tempat parkir motor SMA ANGKASA. Dengan alasan kesederhanaan, Keenan lebih nyaman menggunakan motor di sekolah. Lagi Pula motor jauh lebih Praktis digunakan ketika menempuh jalanan yang Padat Pada Pagi haKeenan mengulurkan helm ke arah Naura yang disambut cewek itu dengan ragu. Keenan sudah bersiap di atas motor sportnya Dia kemudian menoleh cukup lama ketika Naura tidak kunjung duduk di belakangnyaagi nunggu apa ? ayo naik," Pinta Keenaura sudah mengenakan helm mulai mendekat. sebelah tangannya menyentuh bahu Keenan untuk menyeimbangkan diri saat naik ke atas motor sport yang cukup tinggi. Untung saja saat ini Naura mengenakan baju olahraga hingga membuatnya leluasa bergerak dan duduk dengan nyaman di ura melepaskan tas ranselnya, kemudian memindahkannya ke depan untuk menghalangi kontak Fisik dengan Keenan. Tanpa sadar Keenan justru Tersenyum karena sikap Naura. Biasanya semua mantannya akan langsung menempel Padanya tanpa diminta ketika berboncengan dengannya, Namun Naura justru mencoba sebisa mungkin untuk menjaga jarak aman dengannyao bisa Peluk gue kalau Lo takut jatuh," kata Keenan mengaruhi Naur Buruan jalan ! Gue lebih milih Pegangan dari belakang daripada meluk lo, "sahut dengan nada Naura. khasnya. sejujurnya dia sedang berusaha keras mengendalikan debaran jantungnya yang mendadak kacau sejak Keenan mengajaknya Pulang g bersamanan kembali tersenyum. Dia menurut Dengan segera, dia melajukan motornya menjauh dari gerbang sekoladak ada Pembicaraan sama sekali selama di Perjalanan. Naura sibuk menjaga jaraknya dengan Keenan karena kursi belakang motor miring. Kalua saja tidak ada tas ransel yang menghalangi mereka, Naura yakin Posisinya akan semakin tidak nyaman


Begitu Keenan, langsung menepikan motornya di depan Pintu Pagar rumah Naura, Naura langsung turun dari motor Keenan dan melepaskan helmnya itu " Makasih, " ucapannya sambil mengulurkan helm Pada Keenan


Keenan membuka kaca helm yang dikenakannya, kemudian menatap Naura tanpa menyambut helm yang diulurkan cewek it" Ra, Maaf karena gue udah bentak-bentak Lo tadi, " kata Keenan bernada menyesal," Gue nggak akan marah kalau Lo nurut sama gue,"Kenapa gue harus nurut sama Lo nggak guna banget ? tanya Naura masih heranKarena gue nggak mau kehilangan Lo," Nada suara Keenan mulai melunak. Dia menatap Naura dengan sungguh sungguh," Gue nggak bisa cerita sekarang, Tapi gue janji gue akan cerita semuanya kalau waktunya udah tepat sekarang, gue cuma minta Lo percaya sama gue,ura terdiam. Dia bisa melihat dengan jelas kesungguhan dari tatapan Keenan. Walau sesungguhnya dia masih belum Paham maksud dari ucapan Keenan, entah mengapa hati kecilnya menyakinkan dirinya bahwa untuk saat ini dia hanya Perlu Percaya Pada Keenanesok jam 7,00 malam gue tunggu Lo di taman belakang kompleks ya Naura " kata keenan, Kemudian menyambut helm dari tangannyaaura memperhatikan Keenan yang sudah bersiap melajukan kembali motornya. Dan, sebelum Keenan Pergi dari hadapannya. suara Naura mampu membuat Keenan mematikan kembali mesin motornyaeenan, " Panggil Naura dengan suara lembut, " Makasih, ya, eenan langsung mengerutkan keningnya, " Makasih untuk,"rena Lo udah bikin hati gue berdebar di dekat Loenan menaikkan kedua alisnya, menanti kalimat Naura berikutnya tidak sabar


Naura tersenyum, memperhatikan Keenan, " Makasih aja buat semuanya, " katanya masih dengan senyumnya


Keenan terpaku menatap senyum itu, senyum manis Naura yang selama ini hanya mampu dia impi-impikan. Apakah dia mimpi semalam hingga Naura senyum semanis itu Padanya ?


" Sampai jumpa besok, ya " ucap Naura yang secara tidak langsung mempersilakan Keenan untuk pulang


Keenan kini tersenyum, " Aduh kayaknya gue nggak bisa tidur malam ini, nih "


" Kenapa, "


" Senyuman Lo barusan pasti kebayang Terus sampai pagi. Bahkan, sampai waktu yang nggak bisa gue. Prediksi, " Keenan sungguh senang saat ini, " Makasih udah kasih senyum manis lo buat gue"


Naura mendadak salah tingkah. Namun anehnya Senyumannya masih merekah malu-malu saat ini. Bahkan, hingga dia masuk ke rumah setelah Keenan sudah menjauh, senyum di wajahnya belum juga sirna. Di tambah detak jantungnya yang membuat Perasaannya menghangat


Kini, Naura mulai berani mengakui bahwa dia .. sedang jatuh Cinta


Keenan membaringkan tubuhnya di kasur. Benar seperti dugaannya Dia tidak tidur malam ini Senyuman manis Naura padanya sore tadi terbayang di kepalanya hingga saat ini. Dia hampir tidak Percaya Penantian Panjangnya selama ini akhirnya berbuah juga. Rasanya sungguh menyenangkan ketika melihat senyum Naura yang memang dikhususkan untuknya, bukan untuk orang lain


Rasanya, Keenan tidak sabar untuk menunggu datangnya esok hari Dia tidak sabar untuk bertemu dengan Naura di taman belakang kompleks sesuai janji mereka


Bunyi singkat Ponselnya di atas nakas membuat Keenan terkesiap. Dia segera meraih benda itu dan membaca sebuah chat yang baru saja masuk


...Yuda...


...Keenan, gimana buku diary Moza udah Lo baca...


Keenan langsung menegakkan tubuhnya dan turun dari kasur. Dia hampir saja lupa pada benda Penting itu Dengan cepat, dia mengambil buku diary Moza dari dalam tasnya, kemudian mulai membaca isinya sambil duduk di kursi belajarnya


21 Desember 2019


...Kalau saja ada kata yang lebih dari Kecewa untuk menggambarkan perasaan gue saat ini, gue akan ngungkapin dengan satu kata itu. Gue benar-benar Kecewa sama dia. Dia selalu jadi tempat gue mencurahkan isi hati gue, yang selama ini gue andalkan,dan dia yang selama ini gue percaya. Tapi,apa yang terjadi ? Dia malah nusuk gue dari belakang...


...Waluapun gue nggak pernah dekat sekali pun sebut siapa yang selama ini gue suka setiap kali curhat sama dia, tapi gue yakin seharusnya dia tahu siapa yang gue maksud. jadi selama ini dia tertawain gue di balik sikap sok dewasanya itu ? Gue pikir dia baik hati. gue kira dia malaikat. Tapi, sikapnya bikin gue pengin bunuh diri rasanya....


...Gue yakin, dia tahu gue suka cowok itu, Tapi dia malah kecentilan dan makin dekat sama Cowok itu. Gue tahu Cowok itu sukanya sama dia. Tapi, bukan berarti dia bisa dekat-dekat sama cowok itu di depan gue, kan ? Apa dia nggak ngerti perasaan gue selama ini ? Jadi ,gunanya gue curhat sama dia selama ini apa...


...intinya, dia itu iblis berwujud malaikat, Gue benci sama dia. GUE BENCI DINDA NAURA SALSABILA...


...Dan, kalaupun gue berakhir dengan bunuh diri, semoga tulisan ini Udah bisa jadi bukti siapa orang yang buat gue mengakhiri hidup gue dengan cara seperti itu...


Keenan hampir terjatuh dari duduknya setelah membaca isi diary Moza. semua di luar Perkiraannya. Apa benar Naura yang mengakibatkan Moza meninggal ? Dan, Apa benar Moza sebenarnya meninggal karena bunuh diri seperti dugaan Polisi yang memilih menutupi kasus ini


Dengan Panik, Keenan mencoba membalik lembar demi lembar buku diary Moza. tetapi sudah tidak ada lagi yang tertulis di sana. Yang dia temukan hanya bekas sobekan lembaran yang hilang.