Married With Boyfriend

Married With Boyfriend
Chapter 7 KISS Me Now



Ketika. bel Pertanda Pulang berbunyi, bel istirahat dan bTugasnya lusa di Kumpulkan jangan lupa, " Bu Dini memperingatkan sebelum meninggalkan ruang Lo duluan aja Na, Gue mau ketemu Bara dulu, " ucap Alana yang diangguki oleh tengah duduk dengan raut wajah kesao itu jalan apa ngesot sih lama banget? Samudra menggeram kesa


Samudra melempar kunci yang ada di genggamannya kepada Alana


" Nggak sopan banget sih Lo !" gerutu Alana


" Cepet turun dari mobil gue, " ucapnya datar


Alana mendelik tajam sebelum turun dari mobil Samudra seraya menutup Pintunya dengan kasar sehingga menimbulkan bunyi keras


" Alana, "


Sontak Alana menoleh Pada orang yang memanggil namanya. ia mendapati Bara yang tengah berdiri tak jauh dari tempatnya berdiri dengan raut bingung


" Lo ngapain di sini ,"


Aduh, semoga Bara nggak curiga, batin Alana


" Gue nunggu elolah Lama amat, sih " sahut Alana seraya menutupi kegugupannya


Bara menggaguk kemudian berjalan menuju mobilnya dengan Alana yang mengikuti dari belakang


" Ayo, " ujar Bara setelah membukukan Pintu untuk Alana


Sebelum menaiki mobil Bara, dapat Alana lihat Samudra tengah berjalan ke arahnya. sepertinya akan masuk kembali ke dalam gedung sekolah. Sontak Alana melemparkan Senyuman sinis, yang hanya ditanggapi gelengan samar oleh Samudra


" Lo ada masalah sama Samudra ? tanya Bara begitu keduanya telah duduk di dalam mobil


Alana menoleh, " Kagak nggak tahu aja,"


Bara terkekeh, " Nanti malam jadi kan"


" Pasti dong Entar Lo jemput, gue kan"


Bara tersenyum, " Apa sih yang nggak nggak buat Lo ,"


Lalu setelahnya, dapat Alana rasakan mobil Bara yang berjalan menjadi kawasan sekolah ?


...•••...


" Mau ke mana Lo ? tanya Samudra yang tak melepaskan Pandangannya dari buku yang ada di genggamannya


" Mau Party, " Alana menoleh sembari membenarkan dress-nya, " Lo nggak di undang, ? tanyanya kemudian


" Di undang, "


" Terus kenapa Lo nggak dateng, " Alana kembali mengoleskan Lipstik ke bibirnya


" Bukan urusan Lo, "


" Sewot Mulu, gue akan nanya baik-baik sama Lo," geretu Alana


" Ganti baju Lo, " ujar Samudra datar


Alana sontak menoleh, " Apa ?


" Ganti baju Lo, " ulang Samudra sekali lagi


" Nggak, " sahut Alana kesal. seenaknya saja Samudra mengatur-ngaturnya


" Lo mau jadi cabe-cabean, "


" itu nama tengah gue, " sahut Alana dengan Penuh Percaya diri


Samudra berdecak, " Gue ini suami Lo ,"


Alana memutar bola mata jengah lalu berdiri di hadapan Samudra dengan menyilangkan lengannya


" jangan bilang Lo .... " Alana berjalan mendekati Samudra, " nafsu sama gue kan bilang aja nggak usah malu kayak gitu sam," lanjutnya ketika dekat dengan Samudra sambil tersenyum, " Gue tahu gue ini sexy, satu sekolah udah tahu itu, " Alana menyentuh bahu Samudra


Sontak Samudra menghempaskan lengan Alana begitu saja, " Kalo nggak bisa jadi Cewek terhormat, setidaknya Lo jangan jadi Cewek murahan kayak gini,"


" Lo beneran nggak Nafsu sama gue ? Alana menatap Samudra Curiga, " jangan jangan Lo itu homo, "


" jaga bicara Lo Gue ini Cowok normal," sahut Samudra kesal.


" Masa sih ? Gue nggak yakin tuh, Coba Lo cium gue, " tantang Alana


" Gue nggak mau, "


" Ya udah jelas sih. Lo itu Hom ... " Ucapan Alana terhenti ketika sebuah benda kenyal yang mencium keningnya tiba-tiba


Mata Alana Sontak melotot ketika mendapati Samudra mencium keningnya secara tiba-tiba. walaupun Sebelumnya Alana sempat meminta, namun ia tidak serius


Samudra menarik wajahnya menjauh saat Alana bersiap membalas mencium pipi Samudra. Gadis itu mendengkus ketika Ponselnya berdering menampilkan nama Bara


" Halo, "


" Gue udah ada sampai di depan rumah Lo ini, "


" Tunggu iya, "


" Oke," sahut Bara berbarengan dengan sambungan teleponnya yang terputus


Alana beranjak dari sofa, Kemudian berjalan menuju Pintu. Baru beberapa langkah, gadis itu kembali menoleh


" Samudra, " Panggilnya, membuat Cowok itu menoleh


" Apa, "


" Nanti gue ajarin Cara Ciuman yang bener itu kayak gimana , " Alana mengedipkan mata sebelum beranjak Pergi