Married With Boyfriend

Married With Boyfriend
Chapter 29 PERPISAHAN



dengan teman-teman seperjuangannya. Mereka seolah tidak peduli lagi dengan Pak Beni yang masih melontarkan kalimat kalimat terharu serta kebanggaannya akan anak-anak didiyak siswa-siswi yang berlarian di lapangan menyusul teman seangkatannya yang berbeda kelas. Mereka tertawa bersama melompat riang hingga berfoto bersama


Lain halnya Samudra ia mencari keberadaan Alana yang tadi meng-LiNE nya mengajak untuk bertemu


" Sam, ! Alana melambaikan tangannya pada Samudra ketika melihat Cowok itu tengah Celingkukan mencarinya


Samudra menghampiri Cewek yang mengenakan toga wisuda yang sama sepertinya


" Alana kok Lo Pakai baju wisuda kayak gue," tanya Samudra bingung


Alana nyengir, " Emangnya nggak boleh yang walaupun gue ini Masih kelas 11 gue pengin juga dong ngerasain gimana Pakai baju wisuda kayak gimana udahlah Jangan di Pikirin, Nih buat Lo Gue tahu Lo nggak suka bungan, Tapi nggak apa-apa lah daripada gue nggak bawa apa-apa buat Lo, " Alana menyodorkan sebuket bunga mawar merah besar pada samudra


Samudra dengan senang hati menerima sebuket bunga tersebut, " Makasih, Gue suka asal Lo yang ngasih, " Foto, yuk, " Alana menunjuk tempat yang telah di ubah Panitia menjadi tempat fotoSamudra menganggukWes, awas dulu Penganten mau foto !" teriak Abi sambil mengibaskan lengannya.


" Bang, Fotoin yang bagus ya, " Ujar Alana dengan memukul Pelan bahu Abi


" Ayo Neng, gaya yang Cakep, entar Abang Fotoin, " Sahut Abi, " Kak, rangkul dong, "


Samudra merangkul bahu Alana, Jepret


Pose kedua mereka berpose bebas Jepret


" Alana gue mau ke toilet dulu, " Ujar Samudra yang di balas anggukan oleh Alana


Alana yang gabut memutuskan membuka aplikasi Instagram ia ngepoin Pacar keduanya Zany Malik, sampai Shawn Mendes. Alana tuh bener-bener lemah kalau udah lihat Cogan nggak bisa berhenti barang sejenak


" Cek ... Cek .. "


" Lagu ini gue persembahkan buat cewek yang gue Sayang, " Ujar suara dari Panggung


Karena Ucapanya, separuh warga sekolah menjerit alay, terutama Cewek. Alana yang kaget karena keributan tersebut akhirnya mendongakkan kepalanya. Di atas Panggung di sana ada Samudra yang tengah duduk di atas kursi dengan sebuah gitarnya. Dan Alana dapat melihat samudra mengedipkan Sebelah matanya Jangan nganga, entar laler masuk, " Celetuk Raina yang tiba-tiba saja duduk di sebelahtak mampu berkata apapun. Pokoknya Perasaannya tak bisa dideskripsikan


orang-orang masih antusias Baru kemudian setelah Keenan mulai bernyanyi. suasana jadi hening semua orang terhanyut dan menikmati suara merdu Keenan, lengkap dengan Pesona Cowok idola ituSamudra mulai memetik gitarnya. sambutan orang-orang masih antusias Baru kemudian setelah Keenan mulai bernyanyi. suasana jadi hening semua orang terhanyut dan menikmati suara merdu Keenan, lengkap dengan Pesona Cowok idola itu


sambutan orang-orang masih antusias Baru kemudian setelah Keenan mulai bernyanyi. suasana jadi hening semua orang terhanyut dan menikmati suara merdu Keenan, lengkap dengan Pesona Cowok idola ituPak Beni yang masih melontarkan kalimat kalimat terharu serta kebanggaannya akan anak-anak didiyak siswa-siswi yang berlarian di lapangan menyusul teman seangkatannya yang berbeda kelas. Mereka tertawa bersamaSamudra mulai memetik gitarnya. sambutan orang-orang masih antusias Baru kemudian setelah Keenan mulai bernyanyi. suasana jadi hening semua orang terhanyut dan menikmati suara merdu Keenan, lengkap dengan Pesona Cowok idola ituSamudra mulai memetik gitarnya. sambutan orang-orang masih antusias Baru kemudian setelah Keenan mulai bernyanyi. suasana jadi hening semua orang terhanyut dan menikmati suara merdu Keenan, lengkap dengan Pesona Cowok idola itu


,Samudra mulai memetik gitarnya. sambutan orang-orang masih antusias Baru kemudian setelah Keenan mulai bernyanyi. suasana jadi hening semua orang terhanyut dan menikmati suara merdu Keenan, lengkap dengan Pesona Cowok idola ituPak Beni yang masih melontarkan kalimat kalimat terharu serta kebanggaannya akan anak-anak didiyak siswa-siswi yang berlarian di lapangan menyusul teman seangkatannya yang berbeda kelas. Mereka tertawa bersama