
Please vote, comment, and share
Say no to Plagiat
I love vote, but i hate boomvote
🌙 Playlist🌙

🌙🌙🌙
TIDAK pernah ada kata terlambat untuk meminta maaf, tetapi itu tidak berlaku bagi Cruz Aaron Marquez. Hatinya benar-benar remuk. Dia berlari menuju penthouse-nya cepat dan mencoba mencari Catalinanya. Kesayangannya.
“Catalina!” Cruz berteriak membuka pintu kamar mereka dengan mata menelusuri setiap sudut, tetapi nihil menjadi hasilnya.
Geraman rendah lolos dari bibirnya. Benar-benar merasa frustrasi dengan apa yang ia hadapi sekarang. Dia pun membuka pintu kamar mandi, tetapi terkunci, alhasil kernyitan berhasil mengotori wajahnya yang rupawan.
Tanpa babibu, Cruz pun mendobrak pintu kamar mandi tersebut. Irisnya melotot tidak percaya, benar-benar seluruh sarafnya hampir tidak berfungsi lagi ketika menemukan Ashley tergeletak di lantai dengan pergelangan tangan yang disayat dan darah mengalir deras di sana.
Beberapa detik yang berharga, Cruz terpelosot di lantai. Rasa sakit luar biasa berdenyut di belakang matanya. Air matanya berderai dan dadanya sakit luar biasa. Rasa sakit yang luar biasa menumpuk, membuat Cruz menangis tersedu dan berulang kali memanggil nama Ashley.
Cruz berhamburan mendekati Ashley yang sudah tidak sadarkan diri. “Hatiku hanya untukmu, Catalina,” bisiknya serak dan dia mengecup bibir Ashley.
“Anda baik-baik saja, Tuan?” Sony menyentuh bahunya dengan keraguan.
Napas yang keras menggerogoti Cruz. Dia mengangkat tubuh lemah tidak berdaya Ashley ke dalam pelukannya. Tubuhnya sakit terkoyak ... lebih buruk lagi Ashley meninggalkannya. Cruz melewati Sony ketika membawa Ashley keluar.
“Untuk kali terakhir, biarkan dia menjadi miliku, aku akan memakamkannya sendiri dengan caraku dan di belakang rumahku. Dia tanggung jawabku,” kata Cruz sebelum keluar dari penthouse.
Cruz memasukkan Ashley ke dalam mobil Ferrari. Diletaknya di sebelahnya, Cruz membawa Ashley pergi jauh keluar dari Manhattan.
🌙🌙🌙

(Tuh, Ashley baik-baik saja. Masih bisa senyum kok, :D)
Ah, makasih buat semua pembaca yang menyempatkan waktunya membaca kisah Cruz dan Ashley, memecahkan misteri konspirasi.
Jangan lupa komentar yang banyak di part terakhir, tidak ada chapter lagi setelah ini. Kisah Ashley dan Cruz selesai di sini.
Buat kalian yang tanya keadaan Grace, sembuh atau tidak, biar kalian yang menerka-nerka sendiri, ya. Ehe, Didi gamau kasih jawabanya, biar cerita ini menimbulkan tanda tanya. Ehe.
Setelah chapter ini Didi mau buat kesimpulan dari cerita ini dan berbagai kasusnya.
Minta pendapat kalian dong mengenai cerita Manhattan's Sweetheart ini. 😀
Mau tanya, kalian mau baca cerita Didi yang bertema apa?
👉Kisah billionaire atau kisah tentang kerajaan? /seriusnanya/
MAU TANYA, MAU SEQUEL ATAU EXTRA PART ATAU SPIN OFF ATAU CERITA BARU?
TOLONG KOMEN, YA.
OH, IYA, MAKASIH UNTUK RATE 5 BINTANYANYA YA. HUHUHU, DIDI GAK MENYANGKA KALAU CERITA INI DI LUAR EKSPETASI BISA DAPAT LIMA BINTANG.
FOLLOW JUGA INSTAGRAM DIDI USER NAMENYA ADALAH @ITSNOTDEIN ATAU BISA FOLLOW INSTAGRAM CERITA DIDI @MARQUEZSTORY
OH, IYA, MILLION DOLLAR ( SPIN OFF DARI CERITA MANHATTAN'S SWEETHEART ) SEDANG PROSES PENERBITAN, YA. DIDI BANYAK SEKALI MASUKAN DARI EDITPR BANYAK BANGET YANG HARUS DIDI PERBAIKI DARO TULISAN DIDI, JADI DOAKAN SEMOGA SEGERA PRE ORDER. MUACH MAKASIH MAAF DENGAN ENDINGNYA.