Love Scenario

Love Scenario
Episode 53



Setelah acara selesai Revan pulang dengan wajah kesal dan tak satupun kata yang terucap dari mulutnya, suasana terasa canggung di tambah karena Khiren fokus membawa mobil dan dia tidak terlalu peduli dengan Revan yang merajuk.


“Kamu mau aku antar kemana?” tanya Khiren yang hampir membawa Revan ke kediamannya.


“-“ Revan melirik dan kembali memalingkan wajahnya dari Khiren.


“Kenapa sih? Kamu merajuk?”


Revan tidak menjawab dan tetap tidak melirik Khiren. Khiren menghentikan mobil dan membuka pintu dan memaksan Revan untuk turun. Revan memberontak dan tidak mau turun, Khiren jadi kesal dan menariknya paksa dan pada akhirnya Revan terpaksa turun. Khiren membawa Revan berjalan kaki,  hingga beberapa meter dari mobil.


“Lihat, bulan begitu bercahaya malam ini, ah anginnya kok dingin, ya?” Khiren melihat kearah jam tangannya.


“Pantas saja, sudah hampir tengah malam!”


Revan membuka jasnya dan memakaikan jas itu pada Khiren yang terus mencoba menghangatkan diri dengan tangannya.


“Kita kembali saja yuk! Angin malam tidak cocok untuk kamu”


“Nah gitu dong ngomong! Gak aku gak mau kembali, aku ingin melihat rembulan sebentar lagi. Oh iya, aku Cuma mau bilang orang yang kamu pikir jahat itu mungkin saja lebih baik dari orang yang kamu anggap baik selama ini, jadi tolong jangan marah karena aku juga bagian dari mereka.”


“Maksud kamu apa?”


“Kamu marah karena aku bergabung dengan Master K kan?”


“Oh, sebanarnya bukan karena itu tapi…”


“Tapi apa? Jangan bilang kalau kamu cemburu denga Vano?”


“Cemburu? Ah aku tidak mungkin cemburu”


“Baguslah kalau tidak, karena setelah hari ini kami akan sering bertemu!”


“Jangan! Ya ya aku mengaku kalau aku cemburu, puas! Aku gak mau kamu dekat-dekat dengan dia!”


“Aku dan dia hanya punya hubungan bisnis, ayolah aku saja tidak masalah kamu punya berita dengan beberapa wanita selama ini. Pokoknya kamu hanya perlu tau kalau Cuma kamu satu-satunya priaku saat ini. Kalau soal model untuk produkmu, aku akan meminta Ryo untuk mengirim beberapa artis ternama dari perusahaan agensi milik ayahnya di Korea.”


“Baiklah, aku percaya pada kamu”


“Tidak bisakah kita tinggal bersama lagi?”


“Untuk saat ini mungkin tidak, lain kali saja, ya?  Mereka mungkin tidak siap menerima kamu jadi aku butuh waktu untuk segalanya.”


“Maksud master K?”


“Iya”


“Kalau gitu bisa kah kita mengumumkan hubungan kita ke public?”


“Hahahah… jangan mengada-ada, aku tidak ingin kamu pusing dengan ocehan dan juga gangguan dari para orang yang tidak memiliki otak. Aku sekarang tidak ingin punya banyak masalah, tolong mengertilah! Ayo aku antar kamu saja.”


Pada akhirnya Revan hanya bisa menuruti semua keinganan Khiren.


***


Khiren kembali ke istana tempat seorang maste K tinggal bersama dengan anggotanya.


“Max tolong keruanganku!”


Tak lama setelah mendapat panggilan Max langsung datang keruang kerja milik Khiren.


“Ada apa master?”


“Aku ingin mengambil alih perusahaan JRan besok! Aku ingat kalau istri Marco jadi perwakilan kita tahun lalu, bukankah dia sedang hamil muda? Minta dia fokus dengan kehamilannya, aku akan mengambil alih hingga dia siap untuk kembali bekerja!”


“Baik, semua akan berjalan sesuai keingan anda”


“Bagus kalau begitu cepat urus sekarang”


tepat jam 12 malam saat jam besar di ruang tengah berbunyi Khiren melihat bulan yang mulai di tutupi awan, dia akan mulai melawan takdirnya dan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinganannya tanpa harus mempertimbangkan keluarganya lagi.