Love Scenario

Love Scenario
Episode 50



“Khiren!”


“Kenapa kamu ada di sini? Bukannya kamu masih ada di Jepang?”


“Sekarang itu bukan hal yang penting, yang penting sekarang ini!” Khiren melempar beberapa dokumen ke atas meja.


“Apa ini?” Revan mengambil dokumen dan membacanya.


“Bagaimana bisa kamu mendapatkan ini semua?”


“Apa itu penting? Kamu hanya perlu tau kalau mulai detik ini kamu tidak memiliki urusan dengan orang-orang master K dan satu hal lagi, JANGAN PERNAH PERCAYA DENGAN SIAPAPUN MESKI MEREKA KELUARGA! Kamu tau terkadang orang terdekat kitalah yang mudah menghianati kita.”


Saat mereka sedang dalam pembicaraan yang serius, dari arah toilet datang seorang wanita cantik dengan baju merah muda memeluk Revan dari belakang.


“Kakak!”


“Ehm!” Khiren memandang wanita itu dengan sinis.


“Lepas!” Revan langsung menyingkirkan tangan wanita yang memeluknya dari belakang.


“Kakak kenapa begitu! Nyebelin banget sih!” Wanita itu seakan marah manja dan minta di bujuk.


“Kaliah ada hubungan Apa?” Ucap Khiren tegas


“Tidak ada!” Ucap Revan tegas


“Pacaran! Ada masalah apa, hah!” Ucap wanita itu dengan lantang.


“OH! Baiklah kalau begitu siapa nama pacar tuan muda Revan, ini?” Ucap Khiren dengan penuh makna.


“Apa kamu tidak kenal dengan aku? Aku ini model ternama yang baru saja buming, namaku Lee Angel”


Mendengar hal itu Khiren langsung menghubungi Max.


“Selidiki Lee Angel, Saya ingin dia di keluar dari dunia model dan hancurkan semua yang berhubungan dengan dia!”


“Baik Master!”


“Apa-apaan kamu! Sok berkuasa! Memangnya kamu siapa, hah!”


Selang beberapa menit handphone Angel berbunyi “dringg!”


“Hallo Ma! Apa? Kenapa bisa tiba-tiba begini?” Airmata Angel langsung mengalir lalu ada pesan dari agensinya, setelah membaca pesan itu Angel langsung terduduk diam di lantai.


Revan hampir saja membantu Angel tapi Khiren langsung melempar gelas kaca kearah dinding dan membuat Revan tidak bisa berkuti.


“Kenapa? Kenapa kamu melakukan itu pada aku? Apa salahku? Bahkan kita baru bertemu hari ini?” Ucap Angel putus asa.


“Bukankah kamu harusnya lebih tau didibandingkan diriku?”


“Maksud kamu apa?”


“Salah kamu itu ada tiga, yang pertama kamu tidak sopan memotong pembicaraan orang lain, yang kedua kamu memeluk suami orang lain di depan istrinya, dan yang terakhir kamu mengakui hubunganmu dengan suamiku! Baiklah, tugasku telah selesai aku akan pergi”


“Tunggu! Khiren tunggu!” Revan berlari mengejar langkah Khiren yang amat capat.


Khiren berhenti di depan pintu keluar saat ada sebuah pesan yang masuk.


“Diharapkan untuk semua anggota yang hadir untuk membawa pasangan, yang datang sendiri akan mendapat hukuman”


“Mereka sudah keterlaluan!” kreutuh Khiren


“Khiren, tunggu! Kenapa kamu tidak pulang? Ayo kita pulang bersama!”


“Malam ini aku ada acara dan aku harap kamu bisa ikut dengan aku!” Khiren menarik Revan masuk ke mobil dan mereka pergi ke sebuah hotel terbaik di kota A.


“Ganti bajumu dengan ini!” Khiren melempar sebuah kotak dengan isi baju yang baru saja dia pesan. “Ganti sekarang! Aku tunggu 5 menit!” dia duduk di kasur sambil memainakan handphonnya dan tak sengaja ia tertidur.


Revan yang keluar setelah mengganti baju melihat Khiren sedang tidur pulas dengan handphon masih beradi di genggamannya. Revan menyingkirkan handphone Khiren  dan tidur di samping Khiren, baru 3 menit tiba-tiba terdengar suara alarm dari handphone Khiren.


“Sudah waktunya! Cepat!” Khiren melirik kearah kaca dan melihat riasanya, dia sedikit memperbaikinya lalu berjalan cepat kearah pintu di ikuti Revan.