
Hari itu setelah beberapa kali gagal membuat video seperti yang khiren inginkan akhirnya mereka memutuskan untuk refresing dengan berbelanja. Mereka membeli beberapa barang terbaru yang di beberapa toko langganan khiren. Saat di perjalanan mereka melihat Revan sedang makan siang dengan seorang wanita cantik dan terlihat sangat genit.
"Bukannya itu Tuan Revan?"
"Iya, seperti dia telah bosan hidup!" Khiren sangat kesal sampai-sampai dia meremas barang yang baru di belinya lalu membuangnya.
"Tenang khiren, kita tidak....."
Khiren tidak mendengar ucapan Rere dan dia langsung menghampiri kedua orang tersebut. Dia bertindak sesuai suasana hati tanpa berpikir terlebih dahulu hingga membuat para pengunjung kaget.
"Tuan REVAN! BERANI SEKALI KAMU BERSAMA DENGAN WANITA LAIN DI BELAKANG AKU!"
"Siapa kamu?" Tanya wanita itu.
'PLak!! ' khiren memukul meja itu hingga. Beberapa barang di atas berjatuhan dan membuat kebutan.
"Jawab aku TUAN REVAN!!!!! "
Mendengar keributan seorang menejer restoran itu datang menghampiri khiren.
"Ada masalah apa Nona?"
"Diam kalian!"
"Tolong jangan buat keributan di sini nona!"
Khiren mengambil handphone nya di dalam tas dan menghubungi asistennya untuk membooking restoran itu untuk dia.
Tiba-tiba handphone menejer itu berbunyi.
"Mohon maaf Nona atas ketidak tahuan saya!" Orang itu membungkuk dan minta maaf.
"Mohon maaf untuk semua pelanggan yang berada di tempat, restauran sudah di booking dan sebagai permintaan maaf semua makanan yang sudah di sajikan untuk hari ini di gratiskan!"
"Apa-apaan tempat ini bikin kesel aja!"
"Untung gratis!"
"Ayo bubar! "
Suara dari kerumunan orang yang keluar dari tempat itu.
Lalu beberapa orang pria berseragam serba hitam masuk ke dalam restoran itu.
"Bawa pulang wanita itu ke rumahnya! Jika dia melawan lenyapkan saja!" Perintah Khiren pada beberapa pria itu.
"Tunggu! Maksud Nona Hinata apa?" Revan mulai angkat bicara saat Khiren mulai membahas tentang melenyapkan.
"Apa apaan ini? Lepas! Revan tolong aku!!" Wanita itu memberontak habis-habisan
"Lepaskan dia!"
"Aku tidak ingin mengulang ucapanku" Ucapan Khiren kesal karena pengawal tidak bergerak untuk membawa wanita itu keluar.
"Bawa semua orang keluar dari tempat ini! Kalau ada yang melawan LENYAPKAN saja!" Khiren menekankan kata 'lenyapkan' dengan penuh emosi.
Akhirnya semua orang pergi kecuali Revan.
"Apa maumu?"
"Kamu hanya perlu menjawab apa hubungan kamu dan si jalang itu?! "
"Apa hubungannya dengan Nona Hinata akan hal itu?"
"Ku bilang jawab, ya jawab aja!"
"Dia kekasih apa itu cukup?"
"Oh" Satu kata yang terucap sebelum akhirnya Khiren pergi begitu saja.
Saat Khiren pergi, Rere datang menghampiri Revan.
"Kamu Revan?"
"Iya"
"Kamu kenal wanita itu tadi?"
"Dia adalah Nona Hinata yang beberapa hari yang lalu aku kenal saat di Paris."
"Kamu benar! Tapi, nama dia di Indonesia adalah Khiren. Entahlah seperti dia tidak akan memaafkan kamu setelah hari"
"Apa? Kamu jangan bercanda!"
"Terserah sih mau percaya apa gak, tapi aku jaminan deh di gak bakalan maafin kamu walaupun kamu bersujud di hadapan dia"
Setelah mengucapkan hal itu Rere pun langsung pergi.
"Apa? Apa yang baru aku lakukan? Dia... Tidak, aku harus mencari dia dan aku harus minta maaf. Pasti dia salah paham dan apa yang aku ucapkan tadi" Revan berlari dan menyusul Khiren, tapi sayang dia terlambat Khiren tidak terlihat lagi di jalan.
Bersambung.......
Kawan-kawan jangan lupa komentar tentang apa yang dilakukan jika kalian di posisi Khiren dan melihat suami kalian jalan sama orang lain terus pas di tanya dia bilang itu pacar dia?