Love Scenario

Love Scenario
Bab 24: Menyatukan Kembali Hati Yang Rusak



Beberapa menit singkat berlalu dengan Ling Tian yang masih memeluk erat tubuh Shen Shen. Keduanya sama-sama terdiam di tengah lorong lantai apartemen mereka, Xiao Shen Shen menatap lantai dengan sorot mata yang redup. Dia merasa sangat kebingungan dengan perilaku Ling Tian saat ini, mengapa pria menawan itu memeluknya dengan erat seperti ini? Bukankah dia telah memiliki kekasih?


"Sutradara Fu ... apa yang kamu lakukan?" setelah terdiam selama beberapa waktu, Shen Shen memberanikan dirinya untuk berbicara.


"Nona Penulis Xiao ... a-aku mohon padamu, jangan menghindariku lagi!" Ling Tian berbisik lirih, nada suaranya terdengar bergetar. Hal itu membuat Shen Shen kembali berpikir, apa dia sudah keterlaluan padanya?


"B-baiklah, mari kita bicara! Tapi, sebelum itu, bisakah kamu melepaskan pelukanmu dari tubuhku terlebih dahulu?"


Mendengar ucapan Shen Shen, Ling Tian mengangkat kepalanya yang ia sandarkan pada bahu Shen Shen. Kedua matanya terlihat berbinar samar, raut wajahnya yang penuh kesedihan perlahan berubah menjadi senang. Diam-diam Shen Shen mengeluh dalam hati, bagaimana bisa pria besar seperti Ling Tian terlihat begitu menggemaskan seperti seorang anak kecil?


Xiao Shen Shen membalikkan tubuhnya dan menatap Fu Ling Tian yang tersenyum bodoh. Benar-benar! Sutradara populer itu kini terlihat seperti seorang anak kecil yang ingin mengikuti ibunya berbelanja. Shen Shen menggelengkan kepalanya, berusaha menyadarkan dirinya untuk tidak tertipu dengan wajah menawan Ling Tian.


Seperti yang dikatakan oleh orang-orang, Sutradara Muda Fu Ling Tian memiliki pesona dan ketampanan yang luar biasa, bahkan dapat dibilang dengan wajahnya yang tampan itu dia bisa menggerakkan langit dan bumi. Lalu, dengan ekspresi yang terlihat seperti anjing kecil yang bersemangat, Xiao Shen Shen tahu bahwa dirinya tidak akan bisa menolak permohonan Ling Tian kali ini.


Shen Shen berjalan lebih dulu, menekan tombol password dan membuka pintu apartemennya dengan gugup. "Ehem ... masuklah, Sutradara Fu!"


Ling Tian masuk ke dalam apartemen Shen Shen diikuti dengan gadis itu yang berjalan di belakangnya setelah menutup pintu. Kali ini Fu Ling Tian harus menjelaskan semuanya dengan benar dan memperbaiki hubungannya dengan Shen Shen yang merenggang dalam beberapa waktu belakangan ini. Shen Shen menghela napas, ditatapnya Ling Tian yang masih terdiam dengan wajah yang terlihat polos.


"Aku akan membuatkan minum untukmu. Sutradara Fu, kamu bisa menunggu di sini." ucap Xiao Shen Shen lalu pergi menuju dapur sebelum Ling Tian sempat mengatakan apa pun.


Di sisi lain, Ling Tian yang duduk di ruang tengah hanya dapat terdiam dengan wajah yang kaku. Di satu sisi dia senang karena Shen Shen mengizinkannya untuk berbicara dengan gadis muda itu, namun sebenarnya Ling Tian cukup bingung harus mulai menjelaskan dari bagian mana. Haruskah dia menceritakan yang sebenarnya tentang masa lalunya dengan Guan Shu Ying, atau hanya menjelaskan pada Shen Shen bahwa dia dan Guan Shu Ying tidak memiliki hubungan apa pun saat ini?


Di tengah pikiran Ling Tian yang rumit, Shen Shen datang dengan dua cangkir cokelat hangat dan sepiring kue kering yang terlihat enak. Tiba-tiba pria bertubuh tinggi itu teringat saat pertama kali dia berkunjung ke apartemen Shen Shen hari itu, mereka berdua duduk bersama di ruangan ini dengan secangkir teh hangat dan sepiring kue kering. Saat itu suasana terasa sangat hangat dengan Ling Tian yang terus menerus memerah malu karena Shen Shen.


Lalu, saat ini dengan situasi yang berbeda, Ling Tian kembali duduk di ruangan yang membuatnya mulai menyadari perasaannya pada Xiao Shen Shen. Semburat rona merah tanpa sadar kembali mewarnai kedua pipi Ling Tian yang terdiam, menyadari bahwa dia kembali malu, Ling Tian berdeham kecil. Berusaha mengalihkan pikirannya yang mulai berlari tak tentu arah, menggelengkan kepalanya pelan, Ling Tian menyadarkan dirinya dan mencoba untuk tetap tenang saat ini.


Shen Shen menghembuskan napas pelan, sebelum membuka mulutnya berniat untuk berbicara. "Jadi—"


"Itu tidak benar!" potong Ling Tian dengan cepat membuat Shen Shen dan Ling Tian sendiri terkejut.


"Apa?" tersadar dari rasa keterkejutannya, Shen Shen bertanya dengan raut wajah yang bingung.


"Ehem! I-itu ... itu ... semua yang Nona Penulis Xiao lihat tidak benar! Kamu salah paham!" Ling Tian menjelaskan dengan gugup dan panik, dia merasa takut jika Shen Shen tidak mempercayainya dan justru semakin menjauhinya.


"Itu memang benar bahwa kami bertengkar, tapi bukan karena pertengkaran sepasang kekasih seperti yang kamu pikirkan. Nona Penulis Xiao, kamu harus percaya padaku! Saat itu aku berniat pulang karena shooting sudah selesai, tapi dengan tiba-tiba Aktris Guan Shu Ying datang dan masuk ke dalam mobilku tanpa seizinku."


Ling Tian menarik napas panjang, sedangkan Shen Shen tetap terdiam, menunggu kelanjutan dari penjelasan Ling Tian yang sepertinya belum selesai.


"Pada awalnya aku marah dan memintanya untuk turun dari mobilku, namun dia dengan keras kepala memilih untuk tetap duduk di dalam mobilku dan berkata ingin ikut denganku. Karena takut akan menjadi skandal jika kami tetap di sana, aku memilih untuk tetap pulang dengan Aktris Guan Shu Ying di dalam mobilku, lalu ketika aku sampai di dalam basement apartemen, aku memintanya untuk pulang dan berhenti menggangguku."


"Tapi, Sutradara Fu, bagaimana itu bisa terjadi? Apa kalian berdua saling kenal?" tanya Shen Shen yang masih bingung dengan semua penjelasan Ling Tian.


Bagaimana mungkin seorang aktris populer seperti Guan Shu Ying dengan berani memasuki mobil seorang sutradara? Apa dia tidak takut dengan skandal yang mungkin akan keluar?


Ling Tian memandang ke arah cokelat panasnya dengan sorot mata yang redup, dia sedikit tidak nyaman dengan pernyataan yang akan dia katakan setelah ini. "Sebenarnya kami saling kenal di masa lalu, tapi beberapa hal membuat hubungan kami memburuk hingga sekarang."


"Eh, kupikir itu adalah pertengkaran sepasang kekasih, jadi aku menghindari kalian. Juga, aku tidak ingin Aktris Guan Shu Ying salah paham terhadapku dan mengira bahwa kita memiliki hubungan yang lain." ucap Shen Shen dengan canggung, tidak menyangka bahwa penjelasan Ling Tian akan berbeda dari yang dia pikirkan selama ini.


"Tidak! Tidak! Aku tidak memiliki kekasih dan sekarang..." sangkal Ling Tian sembari menggeleng-gelengkan kepalanya dengan cepat.


"Sekarang?"


'Sekarang aku jatuh cinta padamu.' lanjut Ling Tian dalam hatinya, dia tidak bisa mengatakannya secara langsung saat ini karena mungkin Shen Shen tidak akan bisa menerimanya. Ling Tian berseru dengan gugup, "Se-sekarang aku lapar!"


Menyadari kesalahannya, Shen Shen menatap Ling Tian dengan tatapan menyesal. "Ah, maafkan aku! Kamu saat ini baru pulang dari bekerja dan aku dengan bodohnya justru berbincang dengan kamu tanpa mengajakmu makan malam terlebih dahulu."


"Tidak apa-apa, Nona Penulis Xiao! Aku senang karena hubungan kita membaik seperti sebelumnya. Jadi, jangan menghindariku lagi setelah ini." ucap Ling Tian yang dibalas anggukan oleh Shen Shen.


Melihat Ling Tian yang sepertinya lapar, Shen Shen memilih untuk beranjak dari duduknya dan berniat pergi ke dapur untuk memasakkan pria tampan itu sesuatu. Namun, baru dua langkah dia berjalan, Xiao Shen Shen menghentikan langkahnya dan kembali membalikkan badannya ke arah Ling Tian yang masih duduk di sofa.


Xiao Shen Shen mengulum bibirnya ragu, sorot matanya terlihat malu-malu saat menatap Ling Tian yang juga menatapnya dengan bingung. "Uhm, Sutradara Fu! Jadi ... kita tetap berteman?"


Mendengar pertanyaan itu, Ling Tian menghembuskan napas pelan dan tersenyum dengan tatapan yang berkilat samar. "Berteman."