LOST

LOST
Spin-off #3



#Lulus


Hari ini adalah hari kelulusan Azka dan Reina,mereka dinyatakan lulus, Azka bersua foto bersama kedua orangtuanya,tak lupa ia juga mengajak Reina untuk bergabung,sejak kematian ibu Reina menjadi sedikit murung,ia harus tinggal sendirian di usia puber, beruntung ada orang tua Azka yang senantiasa mengunjungi serta menyayangi Reina.


#Ujang?Siapa?


Tok.....tok...


Pintu rumah Reina di ketuk, Reina yang tengah bermalas-malasan pun membuka pintu dengan bibir yang tak berhenti bersungut-sungut.


"Siapa sih,masih pagi juga."celoteh Reina.


"Halo kak."ucap anak kecil di depan sana.


Dilihat dari penampilannya sepertinya dia bocah SD,dengan kulit sawo matang indah menyapa Reina disertai senyuman terbaiknya.Di sampingnya terdapat seorang perempuan seusia ibu Reina sepertinya.


"Siapa ya?"tanya Reina


"Perkenalkan saya Rima,istri kedua dari pak Rai."Ucap wanita itu.


Pak Rai adalah ayah dari Reina,sontak saja Reina di buat kaget akan hal itu,jadi ayah selama ini mengkhianati ibu?begitulah batin Reina.


"Dan ini anak kami, Ujang."ucap wanita itu lagi.


Reina mempersilahkan mereka masuk,tujuan Rima datang kesini adalah untuk menitipkan Ujang kepada Reina,ia tahu Reina kesepian,sejak kehilangan ibu dan ayah,Reina yang senang mendapatkan temanpun akhirnya menyetujui kalau Ujang akan tinggal bersamanya.


"Jadi Mamah gak tinggal disini?"tanya Reina


Rima menggeleng.


"Mamah harus cari kerjaan buat biaya sekolah kalian."ucap Rima.


Setelah menitipkan serta memberikan barang-barang Ujang, Rima pergi.


Kini di rumah itu,tinggalah Reina dan Ujang,yang otomatis adalah adiknya saat ini.


#SMP


Reina dan Azka mendaftar di SMP yang sama dan secara beruntung mereka sekelas,dan juga menjadi teman satu bangku,di masa ini rasa cinta Reina terhadap Azka semakin menjadi dan bertumbuh,ia tidak pernah memandangi wajah pria itu,bahkan saat belajar sekalipun.


"Kenapa ngeliatin?"tanya Azka merasa sedang di awasi.


"Nggak."ucap Reina menyudahi sesi mengagumi Azka.


Sudah menjadi topik hangat di sekolah itu kalau Reina dan Azka memiliki hubungan,namun mereka memilih untuk no coment tentang masalah itu.


#Nembak 2


"Azka, Reina suka Azka,mau kan jadi pacar Reina?"tanya Reina.


"Nggak bisa,belum waktunya Rei."


Ternyata Reina di tolak lagi,ia tidak menyerah malah ia makin giat mendekati Azka.


"Bukannya aku gak suka sama kamu,tapi aku gak mau pertemanan kita rusak."ucap Azka lantang.


Mendengar kata "Teman"Reina menjadi sedih,mungkin selama ini ia hanya di anggap sebatas teman oleh pria itu, hatinya sangat sakit.


Sejak hari itu Reina sedikit menjauh dari Azka,hampir 3 tahun mereka sebangku hari ini Reina memutuskan untuk tidak satu bangku bersama Azka,menjelang hari kelulusan mereka saling menjauh,ah tidak, Reina lah yang menjauh.


#Baikan lagi?


"Udah lah Rei,jangan marah gitu,iya gua janji nanti gua mau jadi pacar lu,buat sekarang nggak dulu,kita masih bocah Belum dewasa."ucap Azka


Hari ini adalah hari kelulusan mereka,saat orang lain sibuk mengambil foto sebagai kenangan,mereka malah mengobrol di dekat pancuran di luar gedung.


"Kapan?"tanya Reina


"Nanti SMA,janji."ucap Azka


"Janji?"ucap Reina mengangkat jari kelingkingnya.


Mereka melakukan perjanjian,mengaitkan kedua jari kelingkingnya.


"Iya,gua janji."ucap Azka tersenyum.


Hari itu,hari kelulusan sekaligus hari mereka mengikat janji pun tiba.


#SMA


Sungguh,apakah Reina tidak bosan satu sekolah terus dengan Azka? seperti sebelumnya sekarangpun mereka satu sekolah,satu kelas pula.Memang namanya cinta tidak akan pernah bosan sepertinya.


Di masa SMA ini perasaan mereka semakin bertambah, begitupun dengan Azka,dia sudah memantapkan dirinya untuk menembak Reina.


Setelah melewati beberapa perkelahian kecil,dimana Reina menjauh lagi,akhirnya dengan di saksikan kursi taman di bawah pohon,mereka resmi berpacaran,janji yang mereka ucapi tersanggupi jua hari ini.


**TBC....


jangan lupa votemen


Kirim kritikan dan saran


Selamat membaca


salam hangat dari aku🖤❤️**