LOST

LOST
Spin-off #1



Ice cream


"Leina mau ekrim Bu."bujuk Reina kecil pada ibunya.


Ibu hanya mengangguk lantas membelikan Reina ice cream kesukaannya,di depan sana Azka hanya menatap Reina dengan tatapan kalau dia ingin memakan ice cream juga,ibu yang melihat itu membelikan Azka ice cream juga.


"Makan dan main berdua sama Azka sana."ucap ibu.


Reina hanya mengangguk tidak menolak,menarik tangan Azka untuk memakan ice cream di teras rumahnya.


"Ekrim nya enak."ucap Reina


Azka mengangguk tertawa saat melihat mulut Reina yang penuh dengan noda ice cream.


"Kamu kalau makan yang bersih dong."ucap Azka menghapus noda ice cream di mulut Reina.


ibu yang melihat itu lantas memotret pemandangan yang manis itu.


"Makasih."ucap Reina tersenyum.


Ayunan_


"Ih Azka jangan kencang-kencang,leina takut jatuh."Reina menjerit duduk di atas ayunan.


Di belakang sana Azka mendorong ayunan yang Reina duduki dengan kencang.


"Masa kamu takut, jatuh mah paling sakit."ucap Azka tengil.


Kejadian itu pun terjadi, Reina terjatuh dengan kencang hingga dahinya terbentur ke tanah.


"Huaaaaaa Ibu sakit, Azka jahat."


"Ih,kamu yang salah,siapa suruh gak pegangan."lawan Azka


"Kamu yang salah hikss,kan aku udah bilang jangan kenceng-kenceng."tangis Reina menjadi-jadi.


"Cengeng.."ledek Azka


Pindah


"Leina pindah dulu ya...nanti kita main lagi."ucap Reina menangis memeluk Azka.


"Reina mau kemana?"tanya Azka


Dia heran melihat keluarga Reina tengah berkemas,menyiapkan berbagai tas yang berisi barang,serta mereka nampak mengosongkan rumah.


"Leina mau pindah lumah,kata Ibu sama Papa mau pindah ke tempat yang jauh.."jelas Reina


"Kemana? jangan lama-lama, Azka gak ada temen main lagi."ucap Azka mulai menitikkan air mata.


Reina kecil memeluk Azka dengan hangat,mencium pipinya dengan lembut.


"Reina ayo..."ucap Ibu Reina.


Kecelakaan.


Brugh...


Dalam perjalanan orang tua Reina mengalaminya kecelakaan,ibu dan Reina selamat,namun ayah tidak bisa diselamatkan,ia kehilangan banyak darah saat kecelakaan.


Reina menangis di depan pusara ayahnya,tidak percaya kalau ayah akan pergi meninggalkan Reina secepat ini.


"Ibu,ayah perginya lama?"tanya Reina menangis.


"Iya sayang,ayah sudah menunggu kamu di surga nanti."ucap ibu berusaha tegar.


Kenangan ayah menorehkan ingatan manis di dalam hidup Reina,ia akan selalu mengingat kenangan yang ayah berikan.


Taman kanak-kanak


"Huaaaaa."anak kecil laki-laki menangis


"Ish itu anak siapa sih, cengeng banget."Reina jengkel.


Ia melihat Azka tengah di rundungi oleh teman-temannya, Reina tahu itu adalah Azka, penampilan Reina berubah,dulu dia anak yang cengeng, sekarang tumbuh menjadi anak kecil yang tomboy dan pemberani.


"Heh pergi kalian,beraninya keroyokan."ucap Reina bergaya melambungkan tinjunya.


Anak-anak yang tengah merundungi Azka berbalik ke arah Reina,hendak menyerangnya.Namun gagal sebelum mereka menyerang Reina, Reina sudah mengalahkan mereka sekaligus.


"Kamu gapapa?"tanya Reina menyodorkan tangannya.


Azka kecil hanya mengangguk menghapus air matanya.


"Nama aku leina."ucap Reina tersenyum.


"Leina?"tanya Azka.


"Leina,pake l bukan l."ucap Reina


Azka yang merasa bingung hanya mengangguk pasrah,ia bingung dengan nama anak perempuan itu, seandainya ia tahu kalau anak itu cadel.


"Ouh leina?"tanya Azka.


"Leina,L-E-I-N-A,pake l bukan l."ucap Reina bersikeras.


Reina


"Ayok main ke rumah aku,nanti aku gak kasih makan deh."ucap Reina


Azka hanya mendengus sebal.


"Mau minum?air putih aja ya biar gak ngerepotin."ucap Reina


"Reina,kamu gak boleh gitu,ibu gak pernah ngajarin kamu gitu."teriak Ibu di dapur.


Reina menuju kamarnya untuk mengganti baju,lalu ibu berbincang bersama Azka,dari sanalah Azka tau kalau leina adalah Reina.


Berantem


"Kamu bodoh ih,masa 1+1\=2 kan 11 yang bener."ucap Reina


"Kamu yang bodoh,otak kamu dimana sih."ucap Azka tidak mau kalah.


Reina hanya memanyunkan bibirnya,meledek gaya bicara Azka.


Suka #1


"Ibu,suka itu apa?"tanya Reina kecil pensaran.


Ibu nampak kaget mendengar pertanyaan yang putrinya lontarkan.


"Suka ya,mungkin perasaan senang, bahagia,sedih bercampur aduk menjadi satu saat bersama orang itu,ah itu sih nyaman,kalau suka mungkin saat bersama dengan orang itu, Reina merasa terus bahagia."jelas Ibu.


"Reina selalu bahagia di samping Azka, jangan-jangan Reina suka Azka."batin Reina.


Nembak #1


"Azka kata ibu kalau kita bahagia saat di samping seseorang,berarti kita suka sama orang itu."ucap Reina


Azka mengangkat dahinya,merasa heran atas pernyataan Reina.


"Terus?"ucap Azka kecil.


"Reina kayaknya suka sama Azka."ucap Reina tersipu malu.


Azka yang tengah minum pun tersedak mendengar ucapan yang Reina lontarkan tadi.


"Maaf,tapi kata ibu Azka anak kecil belum boleh pacaran."tolak Azka.


"Loh,emang kalau suka harus pacaran ya?"tanya Reina polos.


"Gak tahu."


TBC...


Hi ini author,mulai episode ini author akan membagikan short story' dari ingatan Reina dan azka sejak kecil.


Aku harap kalian senang.


Jangan lupa votemen


Happy reading.


Salam hangat dari aku🖤❤️