
"Reina... Jelly."teriak Jackson dengan pandangan nanar.
Ia menghampiri satu ranjang yang berisi korban dengan di tutup perban,ia memegang tangan itu dan menangis.
"Reina... dimana jelly,kenapa kamu bisa begini."tangis Jackson pecah.
Azka dan Dania yang melihat hanya bisa memandang Jackson dengan penuh rasa iba,tentu saja mereka mulai meneteskan air mata karena mereka juga turut bersedih.
Namun pandangan Dania teralih kala melihat pasien yang di sebelahnya terbangun,ia menutup mulutnya kaget,menarik tangan Azka untuk melihat pasien yang disana.
"Jackson...aku disini."ucap Reina lirih
Jackson yang mendengar ucapan Reina pun menjadi terharu.
"Iya sayang,aku juga disini.."
Masih tetap tidak sadar Jackson terus menciumi tangan yang penuh perban itu.
"Maksud aku,aku disini,yang kamu ciumi itu orang lain."ucap Reina menahan tawa.
Azka dan Dania pun tak kuasa tertawa saat melihat tingkah Jackson yang kocak itu.Jackson yang sadar langsung melepaskan tangan yang penuh perban itu lantas menghampiri Reina dengan penuh malu.
"Maaf,salah orang."ucap Jackson
Reina tertawa terkekeh saat melihat tingkah Jackson.
"Jelly dimana?"tanya Jackson terus terang.
"Kata dokter Jelly sudah selesai di operasi,darah nya banyak keluar,kayaknya dia lagi di kamar nya sendiri."jelas Reina mengaduh.
"Kamu gapapa?"tanya Jackson
Reina menunduk,ia merasa bersalah,harusnya dirinya yang tertabrak,bukan Jelly.
"Maaf....
"Maaf... gara-gara aku Jelly tertabrak,harusnya aku yang ditabrak bukannya dia."tangis Reina pecah seketika.
Jackson mengangkat tangan kanannya, menghapus air mata Reina dengan pelan, Azka dan Dania pun pamit undur diri karena tidak ingin mengganggu mereka.
"Its ok,gapapa,yang penting kalian berdua selamat."ucap Jackson memeluk Reina.
Luka yang di Alami Reina tidak parah,hanya beberapa luka lebam dan jahitan akibat membentur motor.Setelah di rasa mendingan mereka bergegas untuk melihat keadaan Jelly.Di dalam kamar itu Jelly terbaring lemah,dengan banyak sekali alat yang menempel di tubuhnya.
Jackson dan Reina tak kuasa melihat itu,mereka tidak berani masuk, mereka tahu kalau mereka masuk mereka akan terus menangis tanpa henti.
*****
Reina menceritakan semua kejadian tadi pagi kepada Jackson, menceritakan tentang mobil yang menabrak Jelly,seingat Reina mobil itu berwarna hitam,namun mobil itu kabur seusai menabrak Jelly, sepertinya target asal mobil itu adalah dia.
Dari keterangan yang polisi dapat dari satu saksi mengatakan,kalau mobil hitam itu terus mengikuti nona yang mengendarai motor,ya itu Reina.
Polisi belum bertanya kepada Reina,karena takur Reina akan mengalami pasca trauma melihat kejadian itu.
*****
Jackson mengangguk.
Saat ini Jackson, Dania,dan Azka tengah berkumpul di kediaman Jakson,membahas tentang kejadian itu,mereka memutuskan untuk membawa masalah ini ke jalur hukum, jangan tanya di mana Reina, setelah mendengar kabar bahwa anak nya kecelakaan Mamah langsung membawa Reina pulang,dia memutuskan merawat Reina di rumah saja.
"Apa Reina punya musuh?"tanya Jackson.
"Setahu gua,dari dulu Reina gak ada tuh musuh,dia berteman baik sama semua orang."jelas Azka
"Atau mungkin mantan lu?atau musuh lu?"tanya Azka ke arah Jackson.
"Gua gak punya mantan,temen pun nggak."ucap Jackson.
Merasa kasihan, Azka menepuk pelan punggung Jackson.
"Tenang, mulai hari ini gua temen lu."ucap Azka
"Najis.."ucap Jackson gengsi.
Dania terkekeh melihat kedua pria itu,ia bersyukur kalau mereka berdua bisa akur.
Jelly sudah bisa pulang hari ini, ibu sangat terpukul saat melihat keadaan Jelly,saat ini Jelly hanya bisa terbaring lemas,badannya terlalu berat dan kaku untuk di gerakan,namun hal itu membuat rasa syukur dari ibu dan Jackson,syukur Jelly masih selamat dan hidup.
*****
"Bodoh..."teriak seorang pria.
"Masa kalian salah sasaran,mana mereka masih hidup lagi,bisa gawat."lanjutnya menahan murka.
"Maaf pak,kami kurang teliti."ucap salah seorang pria berbadan besar.
"Kalian kerja gak becus."ucapnya di telepon.
"Sia-sia saya bayar kalian mahal."lanjutnya sambil menutup panggilan.
"Ada apa ayah?"tanya ibu
Ayah tidak menjawab,ia pergi berlalu meninggalkan ibu.
TBC...
Maaf ya pendek huhu
jangan lupa votemen
tinggalkan kritik dan saran
happy reading
Salam hangat dari aku..❤️🖤