
Sesampainya di ruangan Lolana mereka berdua pun bicara dengan kepala dingin
"Aku mohon Alex hargai tunanganmu, kamu boleh berteman dengan ku tapi jangan kamu bersifat terlalu manis sehingga membuatku nyaman" ucap Lolana
"Maaf kan aku maaf karena tidak menjelaskan pada mu dari awal" ucap Alex dengan memeluk Lolana
Seketika air mata Lolana menetes
"Aku sayang sama kamu Lana" ucap Alex dan membuat air mata Lolana semakin deras
"Maaf Lex aku gak mau jadi org ketiga aku tau gimana rasanya hubungan hancur akibat orang ketiga"Lolana melepaskan pelukan Alex
Seketika Alex terdiam dan mencernah semua perkataan Lolana
"Maaf kan aku Lolana aku akan memutuskan pertunanganku secepatnya" ucap Alex
Plak
Alex mendapatkan tamparan di pipi nya
"Kamu jangan gila Alex, kamu mau jadiin Misel sama seperti aku walaupun kalian belum menikah" ucap Lolana
"Semua ini bukan karena kamu Lana, aku sebenarnya ingin melakukannya dari dulu cuma saja aku masih menghargai Papa" ucap Alex
"Beri aku alasan kenapa kamu ingin memutuskan pertunanganmu dengan Misel"
Alex menjelaskan panjang lebar dari Misel adalah seorang bisex dan Alex pernah melihat beberapa video di ponsel Misel berhubungan badan dengan Pria dan Wanita
Lolana pun mendengarnya sedikit terkejut
"Apa kamu yakin Alex ? Apa tidak sebaiknya aku bicarakn dulu dengan kepala dingin" ucap Lolana
"Aku sudah berulang kali membicarakan ini sama Misel tapi tetap saja sama saja dia meminta maaf dan melakukannya lagi begitu terus berulang ulang" ucap Alex dudujk di sofa dan kepalanya tertunduk
Lolana yang mendengarkannya pun merasa prihatin dengan Alex Lolana mengampiri Alex dan memeluknya tetapi Lolana berdiri jadi wajah Alex berada di dada Lolana
Bagaimana bisa seorang Alex Winata memperlihatkan kelemahannya di depan wanita
"Heii sudah aku ingin melihatmua seperti Alex sebelumnya" ucap Lolana dengan mengelus ujung kepala Alex
"Maafkan aku, aku sangat terlihat seperti pecundang" ucap Alex
"Tunggu aku setelah aku putus dengan Misel aku akan segera menikah i mu" ucapan Alex membuat mata Lolana melotot dan diam
Alex yang tidak mendengar suara Lolana pun mendongakan kepalanya ke atas
"Awas mata mu copot terus mulutmu kemasukan lalat" ucap Alex
"Kamu melamarku ?" tanya Lolana
"Bisa di bilang begitu, ya sudah aku akan ke kantor dulu nanti makan siang aku jemput kita makan di luar" ucap Alex
Alex pergi meninggal kan Lolana
Alex mengendarai mobilnya menuju Winata group perusahaan miliknya
Sesampainya di kantor Alex memarkirkan mobilnya di parkiran khusu, Alex masuk dengan menunjukan wibawanya semua karyawan menundukan kepalanya tanda hormat pada bosnya
Alex menuju ke ruangannya dia di kejutkan Misel tengah duduk santai sambil membaca majalah
"Ngapain kamu kesini" ucap Alex
"Come on sayang, kamu ini kenapa sih" saut Misel manja
"Cukup Misel aku udah gak bisa lanjutin hubungan ini" ucap Alex to the point
"Masalah itu lagi ? Atau masalah lain" ucap Misel dengan datar
"Dua dua nya, ku sudah mencintai wanita lain" ucap Alex
"Siapa ? Wanita itu yang jadi orang ketiga dalam hubungan kita" teriak Misel
"Jangan kamu teriak teriak di ruangan ku, Aku sudah lama tidak mencintaimu lagi" ucap Alex dengan nada tegas
"Keluar kamu dari sini sekarang juga" ucap Alex menuju kursi kebanggannya
"Lihat aja aku akan bikin perhitungan" ucap Misel seraya keluar dengan membanting pintu
Niken yang melihat kejadian itu pun merasa sangat senang
"Hahaha tanpa ku sentuh akhirnya bisa hancur" gumam Niken