
Sudah 4 hari Lolana bersikap seperti itu bahkan dia tidak makan, dia hanya duduk minum merokok menangis tertawa sendiri
Mang dudung yang melihatnya sangat prihatin, mang dudung setiap waktu nya makan mengantarkan makanan ke kamar Lolana tapi hasilnya nihil
Lolana tidak menyentuh sama sekali makanan itu hingga mang dudung menggantinya setiap waktu
"Saya harus laporan pada Tuan Alex" ucap mang dudung mengambil ponselnya dan menghubungi Alex
"Hallo Tuan, saya mang dudung penjaga Villa Non Lolana" ucap Mang dudung
...
"Iya Tuan, Nona ada disini, tolong Tuan datang sekarang karena ini penting" ucap Mang dudung dengan nada sedikit cemas karena mendengar triakan Lolana
Alex Pov
Alex mondar mandir kesana kemari di kantornya
"Duduklah Tuan jangan seperti ini" ucap Vino
"Diam kau" bentak Alex
Tak lama ponsel Alex pun berdering
"Sapa ini" ucap Alex mengetahui ada nomor baru menghubunginya
"Oh iya mang, apa Lolana ada di sana" ucap Alex
"Baik mang trimakasih" ucap Alex lalu mengantongi ponselnya
"Ayo kita ke Villa Lolana" ucap Alex mengambil jasnya yang berada di kursi ruangannya
Vino pun mengikuti Alex keluar, Alex berjalan dengan langkah lebar hingga Vino tertinggal Vino pun mampir ke meja Niken
"Kamu kosongkan jadwal Tuan Alex untuk 2 hari kedepan" ucap Vino lalu pergi meninggalkan Niken
Alex sudah menunggu Vino di dalam mobil dengan terus menghubungi ponsel Lolana
Vino melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi hingga membutuhkan waktu 1 jam lebih sampai di Villa Lolana
Alex turun dan menemui Mang dudung dan mang dudung menunjukan baklon dimana Lolana berada
Alex terkejut melihat Lolana seperti bukan Lolana tubuhnya kurus kantong mata sangat hitam dan rambut di ikat asal
Alex terkejut lagi melihat apa yang ada di tangan Lolana
"Sejak kapam dia seperti ini" ucap Alex pada Mang dudung
"Sejak Nona tiba disini Tuan, setelah mendapat luka di tangannya" ucap Mang dudung
"Hei" teriak Lolana
Alex melihat Lolana dari dekat pun sangat merasa sakit hatinya istri yang di cintai menjadi seperti ini
"Kauuu, hahahaha" tawa Lolana sangat memilukan
"Untuk apa kamu kemari, tinggalkan aku dan ceraikan aku" ucap Lolana dengan air matanya menetes
"Hahaha aku sangat menyedihkan bukan untuk mu" rancau Lolana akibat pengaruh minuman alkohol itu
"Pergilah, menikahlah dengannya, jangan pedulikan aku, aku bisa mengurus diriku dan menjaga diriku" ucap Lolana merebut botol yang di pegang Alex
Alex hanya diam, karena jika melawan Lolana itu akan menambah sakit hati Lolana
"Pergilah Lex" ucap Lolana sendu
Alex pun keluar dari kamar Lolana saat pintu kamar Lolana di tutup Alex mendengarkan ucapan Lolana dan tangisannya
"Ma... Pa... bawa aku bersama kalian" ucap Lolana
Prakkk
"Awwwhhhhh" teriak Lolana darah segar menetes dari berut Lolana
Alex yang kembali masuk terkejut dengan apa yang di lihatnya
"Lolana" teriak Alex lalu mengangkatnya dan memanggil Vino
"Vinoooo cepatttt" teriak Alex
Mang dudung yang melihatnya pun terkejut ternyata Lolana melakukan hal nekat
Flasback On
Sesampainya di Villa Lolana mengecek ponselnya dan benar saja ada pesan dari Alex
Maaf sayang, aku masih belum bisa membuktikan janin yang di kandung oleh Misel bukan darah dagingku, karena usianya masih sangat kecil, kemungkinan untuk DNA pun menunggu usia kandungannya 3 bulan, jadi untuk sementara bersabarlah
Aku berani sumpah bahwa aku tidak pernah tidur dengannya
Aku mencintaimu
Lolana yang membaca pesan itu seketika hatinya sakit langsung menghantam cermin yang ada di hadapannya
...Flasback Off...