Lolana

Lolana
Loalan terbangun



Sudah 2 bulan Lolana menjelajahi dunia mimpinya dan meninggalkan kehidupan duniawinya


___


"Malam sayang, apa kamu tidak ingin bangun Lol, apa kamu tidak merindukan ku sayang" ucap Alex yang baru saja datang kedalam ruangan Lolana setelah pergi untuk makan malam


"Kamu tahu, banyak hal yang harus aku lalui sendirian sayang"


"Apa kamu tidak ingin memarah i ku lagi" Ucap Alex dengan menggenggam tangan Lolana matanya cukup bengkak karena dia hampir setiap hari menangisi kebodohan nya


Untuk perusahaan Alex menyerahkan sementara perusahaan ke Vino dan untuk perusahaan Lolana Alex menugaskan Jeje dan kadang Alex mengunjungi perusahaan Lolana


Alex terus menatap Lolana dengan tatapan sendu nya saat dia hendak meletakan tangan Lolana di pipinya, tiba tiba jari jari lentik Lolana menggenggam tangan Alex dan mengeryapkan matanya


"Sayang kamu bangun sayang" ucap Alex dengan gembira


"Sebentar aku panggil dokter dulu ya" ucap Alex lalu menekan tombol yang berada di samping tempat tidur Lolana. Tak lama dokter dan 2 orang perawat datang.


"Dok tolong cek istri saya, dia baru saja siuman" ucap Alex


"Baik, bapak duduk di sana sebentar agar kami bisa mengecek kesehatan ibu Lolana" ucap dokter dengan lembut, Alex pun menurutinya dengan terus memperhatikan Lolana yang di periksa


Setelah dokter memeriksa Lolana dokter pun menghampiri Alex


"Pak, Ibu baru saja siuman, saya harap bapak tidak membuat ibu capek dan mungkin bapak harus sedikit mengajari ibu untuk menggerakan beberapa anggota tubuhnya"


"Karena ibu sudah koma hampir 2 bulan, jadi syaraf syarafnya perlu di latih"


"Baik dok terimakasih banyak" ucap Alex


"Ada lagi yang bisa saya bantu pak, jika tidak saya permisi dulu" saut dokter


"Sudah dok makasih banyak" ucap Alex yang tak hentinya mengucap terimakasih


Dokter pun meninggalkan Alex dan Lolana berdua, Alex kembali duduk di samping Lolana dengan Lolana yang di atas bed rumah sakit


"Hai sayang, apa kamu gak rindu aku selama ini" ucap Alex memegang tangan Lolana dan di tempelkan di pipinya


"Maaf kan aku Lex" ucap Lolana lemah


Lolana yang melihat Alex menangis pun mengusap air mata Alex yang jatuh di pipinya dan tersenyum


"Apa kamu tau Lol, ku hampir gila karena kamu tak kunjung bangun dari mimpi mu" ucap Alex


Lolana pun tersenyum


"Kamu tau aku bisa bangun karena apa"


"....."


"Misel yang menyuruhku untuk menemui mu" ucap Lolana


Seketika Alex teringat


"Lol... Misel su..." ucapan Alex terpotong


"Iya Misel sudah mendahului kita, dia bicara padaku bahwa Cleo yang menghabisinya" ucap Lolana


"Iya, sekarang Cleo sudah di dalam penjara" ucap Alex santai


"Kamu tau Lex, sebenarnya Misel baik orangnya"


"Sudah lah dia sudah tenang di alam sana" ucap Alex karena dia tak nyaman dengan topik pembicaan mereka Lolana pun hanya diam


"Kamu istirahatlah, aku akan terus menjagamu disini ....


●Guys maafin author karena jarang banget untuk up ...


●Author gini karena sibuk, urusan my real reality sangat rumit


■Jangan kapok ya guys ...


■Jangan lupa dukung Author


***Ily


Mmmmuuuuaaaahhhh***