Lolana

Lolana
Kepergian Jansen dan Lolana



"Kata Papa ke Hospital Uncle Jansen, kenapa sekarang jadi disini" ucap Ziko pada Venus


"Haduh males aku jalan, nanti banya yang minta foto malas aku" ucap Venus bangkit berdiri


"Loh mau kemana, ku belum pesan" ucap Ziko dengan mengejar Venus


"Nanti malam jadi gak, kalo gak aku pulang" ucap Venus berhenti


"Iyaa tapi kan masih nanti, ku juga belum makan ini" ucap Ziko


"Aku mau ke salon, ayo antar aku" ucap Venus


Zikon pun mengantar Venus ke salon, tapi saat hendak sampai di salon Venus mendapat telfon dari Hospital daddy nya itu


"Iyaa hallo" ucap Venus dengan keluar mobil Ziko


"....."


Seketika ponsel Venus terjatuh, dan Venus menatap kosong matanya mengeluarkan bulir bulir bening Venus pun terjongkok di pasir


"Daddy" ucap Venus dengan tatapan kosong


Ziko yang melihat Venus pun berbicara dengan orang di sebrang telfon ponsel Venus, Ziko tak kalah terkejutnya dan membawa Venus masuk ke dalam mobil sebelum ada kamera yang memotret Venus, Ziko langsung menancap gas menuju Hospital


Ziko mengendarai mobil membutuhkan waktu hanya 15 menit karena dia mengendarai dengan kecepatan extra


Venus pun di sepanjang jalan memanggil Daddy nya itu, saat tiba di Hospital Ziko dan Venus langsung menuju ke ruang jenasa dimana Daddy Jansen berada, di depan ruang jenasa sudah banya orang terutama Alex ayah kandung Venus


Venus pun berlari ke arah Alex dan memeluknya "Dadddddd" ucap Venus dengan menangis sesegukan hingga tak sadarkan diri


Alex pun membawa Venus ke ruangan inap yang kosong, setelah di priksa dokter Venus di nyatakan hanya mengalami syok


James anak dari Alex pun tengah menunggu Venus hingga siuman sedangkan Alex dan Jeje mengurus proses pemakaman Jansen dan Lolana


"Daddy mengurus pemakaman Daddy Jansen dan Mommy Lolana" ucap James memeluk Venus


"Engga, Daddy sama Mommy belum meninggal kenapa harus di makamin sihhh" ucap Venus bangkit dan menuju ruang jenazah tapi kosong lalu Venus menuju ruangan Mommy nya ternyata kosong juga


Venus pun kembali ke ruangannya dan meminta Ziko dan James mengantar mengantarkannya di pulang ke rumah


James mengendarai kendaraan nya dengan sedikit pelan, Venus hanya menatap luar jendela mobil dan hanya diam saja


Tak lama mereka sampai dan ternyata jenazah kedua orang tua Venus sudah siap untuk di kebumikan


Venus pun syok dan terjatuh lemas, James memegangi tangan kakak nya itu untuk melihat kedua orang tuanya untuk terakhir kalinya


...Flashback On...


"Lex tolong temui gw di Hospital gw" ucap Jansen pada Alex melalui panggilan di ponselnya


Alex pun sesegera mungkin menghampiri Jansen karena tak biasa nya Jansen menyuruh Alex untuk datang ke hospital


Alex menempuh waktu 30 menit untuk mencapai Hospital James


"Ada apa lu nyuruh gw kesini" ucap Alex yang masuk ke dalam ruangan Alex ternyata hanya ada dokter muda di sana


"Maaf pak Alex, tadi Dokter Jansen meminta saya menunggu anda disini, mari saya antar ke tempat dokter Jansen" ucap Marson


Marson pun mengantar Alex menuju ruang rawat VVIP dimana Jansen berada


Saat memasuki ruangan itu Alex pun terkejut melihat Jansen berbaring disana ada selang oksigen yang terpasang di hidungnya


"Men, lu kenapa" tanya Alex cemas


"Gw titip Sena sama Lu ya Lex" ucap Jansen lemah