
Setelah selesai dengan pekerjaannya Alex pun menghampiri Lolana
"Bagaimana sidang mu" ucap Alex duduk di sebelah Lolana
Dengan senyum lebar Lolana memberitahukan "Lancar banget bahkan sekarang aku sudah resmi menjanda haha" ucap Lolana dengan tawa lebarnya
Alex melihatnya pun ikut senang karena mendengar cerita Lalona, Alex ikut membenci Satya
Tak lama pun pintu ruangan Alwx terbuka tanpa adanya ketukan pintu
"Sayang" teriak wanita itu
Alex pun menghampiri wanita itu dan wanita itu memeluknya
"Aku sangat rindu sekali sama mu lex" ucap Wanita itu
"Oh iya dia siapa" tanya wanita itu
Lolana pun berdiri dan memberikantangannya untuk bersalaman
"Lolana" ucap Lolana memperkenalkan diri
"Misel Tunangan Alex" ucap misel dengan menekan kata
Lolana yang mendengarkan kata tunangan langsung terkejut dan berusaha pamit
"Lex urusan kita sudah selesai, aku pulang dulu, permisi" ucap Lolana seraya jalan menuju pintu
Niken yang melihat wajah kecewa Lolana keluar dari ruangan Alex pun tersenyum sinis
Sedangkan Lolana berjalan dengan sedikit menunduk ternyata menabrak seseorang
"Maafkan aku" ucap Lolana
" Loh nona kenapa" saut Vino asisten Alex
"Saya buru buru Vino saya permisi dulu
Setibanya di parkiram mobil Lolana melajukan mobilnya dengan cukup kencang menuju ke sebuah tempat pemakaman
Dengan menggunakan kaca mata hitam Lolana duduk di tengah tengah makam
"Ma Pa Lana datang, maaf kan Lana karena jarang menjenguk kalian, gimana kalian di atas sana kalian bahagia kan" ucap Lolana masih tegar
"Lolana sudah mengikhlas kan jika Lolana menjadi Janda Ma Pa, tapi kenapa dalam keadaan seperti ini Lolana merasakan sakit lagi, pria yang sudah membuat Lolana nyaman ternyata sudah memiliki Tunangan" diperkataan inilah tangis Lolana pecah
Sudah hampir 1 jam Lolana menangis di pusaran orang tuanya sekarang dia pulang ke rumah karena waktu sudah menunjukan jam 5 sore
Lolana mengemudikan kendaraaanya dengan cukup pelan bahkan dia tidak lagi sesemangat setelah sidang perceraiannya
Di fikirannya hanya ada Alex saja
Sesampainya di rumah Lolana langsung menuju kamarnya karena dia merasa lelah yang teramat
Tak lama Lolana pun tidur dengan tetap menggunakan pakaiannya yang tadi
Lagi lagi Lolana bangun saat malam dan meminta bibi untuk mengantarkan makanan ke dalam kamar
Setelah selesai makan Lolana pun bersiap siap untuk pergi ke club malam
Lolana menghabiskan malamnya di club dia berangkat bersama Jeje dan beberapa bodyguard nya sengaja karena takut hal sebelumnya terulang dan benar Lolana pulang dalam keadaan mabuk
Jam berganti hari
Hari berganti Bulan
Sudah hampir 2 bulan Lolana menghindar dari Alex karena dia takut rasa nyaman nya akan berubah menjadi rasa cinta
Bukan Alex nama nya kalo menyerah dia tetap mengejar Lolana hampir stiap pagi dia datang walaupun sudah di tolak mentah mentah oleh Lolana hingga Alex ikut ke kantornya
Lolana masuk ke dalam kantor sesampainya di lobby Alex yang tengah geram karena sifat Lolana secara spontan teriak memanggil Lolana
"Lolana" teriak Alex
Seketika para pegawai memandang ke arah Alex dan Lolana dengan sedikit berbisik
"Hentikan Alex kamu selalu mengikuti aku" saut Lolana
Lolana risih dengan pandangan para pegawainya
"Bubar atau kalian saya pecat!" Bentak Lolana seketika para pegawainya syok dan bubar
"Kamu Alex ikut aku ke ruanganku" ucap Lolana dengan tenang dan Alex pun mengikutinya