Lolana

Lolana
Undangan



Alex mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang tangan 1 memegang kemudi dan yang satunya lagi menggenggam tangan Lolana


"Lepas ih Lex gandengan mulu, mau nyebrang kita?" ucap Lolana


"Hahahaha kan biar romantis sih Lol" saut Alex


"Bodo masalah romantis Lex cape ih gandengan mulu" ucap Lolana


"Iya deh iyaa" Alex melepas genggaman tangannya dan mengelus pucuk kepala Lolana


"Oh iya Lex gimana kabar Misel" tanya Lolana


"Terakhir aku denger dia ke luar negeri, untuk kelanjutannya aku gak tau dan gak mau tau" ucap Alex


"Gak boleh gitu, kan gitu gitu dulu pernah mengisih hatimu" ucap Lolana sambil ketawa


"Kan itu dulu sih kalo sekarang udah ada kamu jadi gak ada yang bisa masuk lagi" ucap Alex


"Kok kamu jadi pinter ngegombal sih Lex" tanya Lolana hanya di jawab tawa oleh Alex


Tak lama mereka pun sampai di sebuah restoran untuk makan siang


"Silakan Tuan Nona" ucap pelayan itu sambil mwngantar ke tempat duduk mereka


"Kamu kapan reservasinya Lex" tanya Lolana


"Apa gunanya asisten kalo gak di manfaatkan" ucap Alex santai


"Oh iyaiya hahaha" saut Lolana


Mereka berdua menunggu makanan mereka datang dengan di selingi bercanda dan ngobrol


Ketika makanan datang mereka diam dan fokus makan hanya saja suara alat makan yang sesekali bersautan


Setelah makan Alex mengantar Lolana untuk pulang karena waktu sudah sore dan Lolana ada janji sama temannya


"Thanks ya Lex, kamu hari hati pulangnya"ucap Lolana pada Alex


"Oke babe, bye" Alex pun melambaikan tangan pada Lolana


Lolana menuju kamar untuk membersihkan badan dan bersiap siap menemui teman temannya


"Bi saya pergi dulu ya tolong jaga rumah, mungkin Bibi mau nitip sesuatu" tanya Lolana pada Bibi


"Baik Non, oh tidak Non tidak, Nona hati hati ya" saut Bibi


"Iya Bi, saya berangkat dulu" ucap Lolana


Lolana mengendarai mobilnya seorang diri menuju restoran X tidak membutuhkan waktu banya untuk tiba di restorant X


Sesampainya di sana Lolana turun dari mobil langsung menuju meja yang telah di pesan oleh temannya


"Hai Wen, sorry telat" ucap Lolana


"Ah gak papa kok Lol, kita juga baru dateng" ucap Wendy


Tak lama Niken pun datang, dia mencium pipi Wendy tidak dengan Lolana dan Lolana pun masah bodoh


Mereka semua makan dan ngobrol santai hingga waktu sudah cukup malam dan Lolana pamit pulang


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Persiapan pernikahan Alex dan Lolana pun sudah 90%


Lolana berencana menemui teman temannya untuk membagikan undangan


"Lex nanti kita gak bisa makan siang bareng soalnya aku harus ketemu sama temen temen mau kasih undangan" ucap Lolana pada Alex lewat telfon


"Ok bye darling" saut Lolana


Lolana pun lanjut dengan pekerjaannya dan tiba tiba pintu ruangannya di ketuk


Tok


Tok


Tok


"Masuk" ucap Lolana


"Apa Je"


"Ini Nona saya mau ngasih ini" ucap Jeje


"Apa sih ini Je"


"Buka saja Nona, baiklah saya permisi dulu Nona" ucap Jeje meninggalkan ruangan Lolana


Lolana pun membuka isi kotak itu ternyata berisi jam tangan merk Patek Phillipe


Aku tau kamu pasti juga bisa membelinya


Tapi izinkan aku untuk sekrang memberimu ini, agar stiap waktu kamu bisa mengingatku


Eciiiieeee hahaha


Ily


Alex ♡


"Hahaha ada ada aja kamu ini" ucap Lolana dengan menggenakan jam tangan itu dan menyimpan surat nya didalam dompetnya


Lolana bersiap dengan menggunakan kembali blazernya dan keluar ruangan dengan membawa pepperbag berisi undangan


Lolana menemukan Jeje sedang berbicara pada Sisi


"Nona mau kemana" tanya Jeje dan Sisi


"Saya mau membagikan undangan "


"Biar saya saja Nona dengan Sisi nanti sepulang jam kantor" ucap Jeje


"Tidak usah ini saya sekalian ingin bertemu dsngan teman teman saya


"Hem baiklah Nona hati hati, Apa perlu saya antar" tanya Jeje


"Tidak usah, lanjutkan lah pacaran kalian hihi" ucap Lolana dan meninggalkan mereka berdua


Sisi memasang waja merah saat mendapatkan ucapan itu dari Lolana