Lolana

Lolana
Alex membeli sesuatu



Saat kedua nya hendak keluar caffe ternyata keduanya berpapasan dengan Niken dan Satya yang hendak duduk di bangku kosong


Lolana tidak menghiraukan dan hingga perjalan mereka terhenti


"Suami macam apa itu yang membiarkan istrinya tetap bekerja" ucap Satya tanpa memandang Lolana dan Alex


Lolana hanya diam sedangkan Alex sudah terbakar api emosi, Lolana yang menyadari emosi Alex dia pun mengusap lengan Alex lalu mengangguk pada Alex


Lolana dengan wibawa dan Anggun pun menghampiri meja Niken dan Satya


"Maaf ya anda menyindir saya" ucap Lolana dengan senyuman


"Oh maaf mbak kesindir sama omongan suami saya" ucap Niken


"Hahaha suami ?" tawa Lolana pada kedua pasangan itu sedangkan Alex duduk di salah satu bangku kosong membirakan istrinya yang menyelesaikan perang argumen itu


"Joyyyyy" teriak Lolana


"Iyaaa bu" ucap kasir restorant Lolana yang berlari menghampiri bos nya itu


"Tutup resto ini 1 jam kedepan dan tolong suruh customer kita keluar minta maaf dan bilang semua makanan yg sudah di pesan free" ucap Lolana tanpa memandang pegawainya itu


Satya dan Niken pun di buat bingung pasalnya mereka tidak mengetahui bahwa Lolana lah pemilik restorant itu


"Ba baik bu" pegawai Lolana sudah takut melihat wajah bosnya seperti macan yang ingin memakan mangsa nya


"Tadi kamu bilang suami ya" ucap Lolana senyum dan mengambil bangku lalu duduk di dekat kedua pasangan itu


"Emang kalian kapan nikah ? oh iya kalian kan gak nikah ya tapi tinggal 1 atap hahaha" ucap Lolana


"Jaga bicaramu" ucap Niken yang ingin menampar Lolana tapi Lolana lebih dulu menangkisnya


"Aku sudah menjaga bicaraku hanya saja yang katanya suami mu ini yang tidak bisa menjaga bicara nya" ucap Lolana berdiri dari bangku nya


"Kamu gapapa yang" ucap Alex


"Kamu lihat kan aku masih utuh haha" ucap Lolana dengan tawa nya


"Masih utuh fisik tapi disini (menujuk dada Lolana) pasti sakit hati" ucap Alex


"Ya sedikit sih, gimana gak sakit hati suami ku di katain suami macam apa" ucap Lolana masuk dalam mobil yang sudah di buka kan pintu nya oleh Alex


"Sudah biar saja, apa perlu aku memecat Niken" ucap Lolana


"Jangan sayang itu namanya masalah pribadi di bawa ke pekerjaan, lagi pula aku juga ingin membuatnya sendiri yang mengundurkan diri haha" ucap Lolana di selingi tawa Alex pun menuju pintu kemudinya


"Ini jadi ke butik sayang ?" ucap Alex


"Gak jadi deh yang gak mood aku, gimana kalo kita ke mall aja, aku pengen beli hells" ucap Lolana


"Oke deh" Alex pun mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang


Sepanjang perjalanan mereka pun mengobrol kadang saling terdiam saat tidak ada yang di obrolkan


Akhirnya sampai lah di salah satu mall terbesar disana, Alex pun memarkirkan mobil nya di parkiran VVIP hanya orang tertentu saja yang dapat parkir disana


"Kita ke sana yuk yang" ucap Lolana menujuk salah satu toko sepatu ternama


Alex pun merangkul pundak Lolana sedangkan Lolana merangkul pinggang suami nya


"Silakan Tuan Nona, ada yang bisa saya bantu" ucap pegawai toko itu


"Mbak tolong bawakan saya beberapa hells yang limited edition size 37" ucap Lolana sembari duduk di sofa


Lain hal nya dengan Alex dia sengaja mengelilingi toko itu untuk mencari sesuatu untuk orang yang di cintai nya