Lolana

Lolana
Alex tidak mabuk



Lolana merebahkan tubunya di sebelah Alex dan melihat jam dinding ternyata sudah jam 3 dini hari, Lolana mulai menyusun teka teki yang ada di otaknya, sejenak Lolana melihat wajah Alex dan kembali lagi ke posisi semula terlentang dan berkutat lagi dengan fikirannya. Saat Lolana hendak memejamkan mata tiba tiba suara serak mengagetkannya


"Apa kamu benar mandul" ucap Alex dengan mata tetap terpejam


"Mas" seketika Lolana langsung menghadap Alex, namun tidak ada sautan dari Alex


"Mas, maksut kamu apa" tanya Lolana lagi dengan tetap menatap Alex


Tetap tidak ada jawaban dari Alex, Lolana berfikir Alex hanya mengigau dan Lolana memilih untuk memunggung i suaminya itu Lolana pun mulai memejamkan matanya lagi


Dan lagi lagi "Apa kamu benar mandul Lolana" perkataan itu keluar lagi dari mulut Alex


Lolana yang mendengar perkataan itupun merasa hatinya sangat sakit dan teriris seketika air matanya jatuh walaupun dia sedang memejamkan mata


"Kamu tidak menjawab pertanyaan ku Lolana" ucap Alex sekarang menghadap punggung Lolana


"Aku tau kamu belum tidur Lolana, menghadaplah kesini" ucap Alex, dia pun menunggu Lolana untuk menghadapnya Lolana tidak merespon sedikitpun


"Berarti benar jika kamu mandul dan kamu takut untuk mengungkapkan itu, hmmm baiklah, apa kita bisa melanjutkan hubungan ini walaupun kita tidak mempunyai keturunan" ucap Alex dengan senyum kecutnya lain dengan Lolana air matanya semakin deras dengan perkataan Alex


"Kamu tau Lolana dengan memikirkan hal ini membuat suami mu ini hampir melakukan dosa, untung Vino menyadarkan ku, kamu juga pasti sudah tau kan noda lipstik yang ada di kemejaku, ya itu perbuatan Cleo, aku dan Cleo hampir melakukan hal yang sangat hina, untung Vino langsung mendobrak kamar yang ku pakai waktu itu" ucapan Alex membuat Lolana semakin sakit dan semakin deras air matanya hingga sesegukan walaupun sudah di tahannya


Flashback On


"Lu kenapa bos tumben ngajak gw kesini lagi" tanya Vino


"Gw lagi males di rumah" ucap Alex santai


"Ndre siapin gw biasanya ya bawa ke table" ucap Alex pada seorang pelayan di sana


"Lu bertengkar sama bu Bos ?" tanya Vino


"Ya gitu lah No"


Dan dengan sedikit terpaksa Alex menceritakan semua ke Vino, Vino pun hanya menyimak dan sedikit berkomentar


"Lu kan nikah juga belum ada setaun bos, jadi sabarlah" ucap Vino


"Tapi No, kalo orang sehat itu cepet" ucap Alex


"Lu tau dari mana orang sehat cepet, emang lu pernah ?" ucap Vino


"Gak pernah kan jadi jangan sok tau, mungkin emang belum rejeki aja" saut Vino


Alex pun hanya diam tak lama minuman pun datang Alex pun menegak minuman itu, dan tiba tiba Cleo menghampiri meja mereka


"Hai Vin, hai Lex, boleh gabung gak ?" tanya Cleo


"Ga..." ucapan Vino terhenti saat Alex menatap tajam Vino


"Duduk lah" ucap Alex


"Makasih, kalian berdua aja nih" ucap Cleo yang mengatur duduknya agar berdempet dengan Alex


"Yang lu lihat gimana" jawab Vino judes


"Sorry" ucap Cleo dengan nyengir


Vino hanya memainkan ponselnya sedangkan Alex asik ngobrol bersama Cleo dan meminum minuman yang ada di meja


"No gw tinggal sebentar" ucap Alex berdiri dan menggandeng Cleo


"Lu mau kemana bos, jangan macem mecem" ucap Vino


"Udah lah" Alex mengibaskan tangannya dan pergi dengan Cleo yang sekarang sudah merangkul lengan pria beristri itu