Lolana

Lolana
3



Mentari pun menampakan cahaya nya menembus tembok kaca yang menyilaukan Lola, seketika Lola membuka matanya perlahan dan berusaha melihat sekelilingnya


"Sejak kapan kamarku berwarna hitam begini" gumam Lola


Lalu dia menoleh ke arah sofa Lola terkejut ternyata ada seorang pria disana, dengan buru buru Lola bangun dan mengambil tas nya untuk mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang


"Jemput aku sekarang aku akan share location ku" ucap Lola pada seseorang di sebrang sana


Ketika Lola hendak keluar dari pintu suara pria menghentikan langkah kaki Lola


"Mau kemana kamu" ucap Alex


"Ya mau pulang lah, ngapain juga aku disini" ucap Lola dan pergi meninggalkan kamar Alex


Lola menuruni anak tangga dengan berlari dan menuju pintu keluar di sana sudah ada pengawal Alex yang berjaga


"Nona mau kemana" tanya pengawal 1


"Saya mau pulang jangan halangi aku atau aku akan teriak" ucap Lola


Dan Lola pun lolos berhasil menuju luar gerbang tak lama sebuah mobil mengampiri Lola dan Lola masuk kedalam mobil itu


"Nona kenapa bisa..." Jeje belum selesai bicara sudah di potong oleh Lola


"Sudah jangan banyak omong bawa aku ke rumah aku mau istirahat" ucap Lola


Jeje adalah asisten pribadi Lola saat Lola masih single lalu menikah dan ini akan menjadi janda Jeje setia pada Lola


"Kau urus kantor dan urus masalahku yang kemaren" ucap Lola


"Siap Nona" ucap Jeje


Dirumah Alex


Alex masih memegang kartu identitas wanita itu dan semua tentang Lolana sudah di ketahui oleh Alex


Alex pun bergegas mandi karena dia harus ke kantornya karena ada beberapa urusan yang harus di selesaikan


Butuh waktu hampir 1 jam mandi Alex sudah keluar kamar dengan berpakaian rapi dan menuju meja makan


"Pagi pa" sapa Alex pada Winata


"Oh dia sudah pergi tadi pa" ucap Alex santai di angguki oleh ayahnya


Mereka berdua makan dengan tenang tanpa berbicara lagi.


Alex tinggal di rumah nya hanya dengan Papa nya dan asisten rumah tangga beserta yang lain, Mama Alex meninggal sewaktu Alex berusia 7 tahun karena menjadi korban tabrak lari.


"Pa Alex berangkat ke kantor, papa istirahatlah jika ingin jalan jalan ajak pengawal ku saja" ucap Alex


Kemudian Alex menuju kantornya dengan mengendarai mobip sendiri dan seperti biasa pengawal nya yang lain mengintil di belakang dengan kendaraan sendiri


Setiba nya di kantor Alex langsung memarkirkan mobilnya di parkiran khusu Alex berada di depan pintu kantor


Alex masuk dengan wibawa yang sangat gagah dengan tatapan tajam nya senyum manis nya mampu menghipnotis semua wanita yang melihatnya


Semua karyawan dan satpan menundukan badannya saat Alex lewat, Alex menuju lantai paling atas karena ruangannya ada disana


Sesampainya di ruangan Alex di sambut oleh Vino Asisten pribadi Alex


"Vino tolong bilang ke sekertarisku suruh membuatkan ku kopi tanpa gula" ucap Alex datar


"Baik Tuan" saut Vino


Vino pun menuju meja sekertaris Alex


"Niken tolong buatkan Tuan Alex kopi tanpa gula dan bawa ke ruangannya" ucap Vino


"Baik pak" saut Niken


Alex tetap fokus dengan laptopnya dan tumpukan kertas yang ada di meja nya.


Lolana Pov


"Bi 30 menit tolong bawakan sarapan saya ke kamar ya bi"ucap Lola dengan menaiki tangga menuju kamarnya


"Baik nona" saut Bibi


Lola pun membuka pintunya seketika dia terdiam