Lolana

Lolana
Sah menjadi Janda



Lolana pun menurut dia ikut dengan Alex.


"Kamu baawa mobil Lolana" ucap Alex pada salahsatu pengawalnya


Alex pun menjalankan mobilnya di dalam mobil pun cukup hening hanya ada suara musik saja keheningan pun pecah tak kala ponsel dari Alex pun berdering


"..."


"Hemm"


"...."


"Iya senang" ucap Alex malas


"...."


"To"


Lolana pun tetap diam saja sambil memandang keluar jendela


Ketika sampai di rumah Lolana dia terkejut karena dia sebelumnya belum memberi tahu Alex rumahnya dimana


"Kenapa bisa kamu tau rumahku" ucap Lolana


"Ahh kamu melupakan ini" Alex mengambil dompetnya dan memberikan kartu


"Kenapa bisa sama kamu" ucap Lolana dengan nada sedikit kesal


"Apa yang gak bisa di tangan Alex haha" ucap Alex


"Baiklah trimakasih banyak atas tumpangan dan pertolongannya, maaf kamu gak bisa mampir karena hari sudah malam" ucap Lalona seraya masuk ke dalam gerbang di lihatnya mobilnya pun sudah ada di bagasi


Alex melihat punggung Lolana semakin jauh dan menghilang Alex pun tersenyum kecil.


Di tempat lain


"Mas gimana persidangan mu" ucap Niken


"Minggu depan aku akan sidang perdana" ucap Satya


"Mas tau tadi aku ketemu sama mantan istri kamu" ucap Niken lagi


"Apa benar sayang" ucap Satya


"Benar mas, dia berdandan beda dari biasanya dan juga dia sudah memiliki kekasih baru"ucap Niken


"Sudah ku duga itu juga salah satu alasan kenapa dia menggugat aku" ucap Satya


Satya membelikan Niken satu unit apartemen yang cukup mewah mereka berperilaku layaknya sepasang suami istri


▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎


Hari yang di tunggu tunggu pun tiba saat nya sidang perdana perceraian Lolana dan Satya


Sidang pun berjalan lancar hakim memberi putusan bahwa mereka sudah sah bercerai


Lolana menjalankan mobilnya ke sebuah perusahaan terbesar di negaranya


Sesampainya disana Lolana masuk menuju resepsionis


"Permisi mbak saya mau bertemu dengan Alex" Ucap Lolana sopan dan dengan senyuman


"Apa Nona sudah buat janji dengan Tuan Alex" saut Resepsionis itu


"Belum mbak, tapi tolong sampaikan kalo ada Lolana mau bertemu" ucap Lolana


"Di tunggu dulu Nona saya tanyakan dulu"


Tak berapa lama Resepsionis pun menyuruh Lolana untuk naik ke ruangan Alex


Sesampainya di lantai paling atas Lolana di kejutkan dengan adanya Niken disana tapi Lolana berusaha tenang dan menghampiri Niken


"Siang mbak saya mau bertemu dengan Alex" ucap Lolana sopan seperti tidak terjadi masalah pada mereka


"Sebentar Nona saya tanyakan dulu" Niken pun mengambil gagang telepon dan menghubungi ruangan Alex


"Silakan Nona Tuan Alex sudah menunggu


Lolana pun mengangguk dan masuk kedalam ruangan Alex dengan sekali ketukan Lolana langsung masuk kedalam ruangan


"Apa aku mengganggu mu lex" ucap Lolana masih berdiri di dekat pintu


"Oh tidak, duduklah sebentar lagi aku selesai" ucap Alex masih fokus menghadap laptopnya


Lolana pun duduk dengan memainkan ponselnya


Alex dan Lolana menjadi dekat ketika Alex mengantar Lolana


Saat itu setiap pagi Alex selalu menjemput Lolana untuk mengantarkannya ke kantor dan hubungan mereka pun semakin dekat


Tanpa Lolana tau jika sebenarnya Alex sudah memiliki tunangan walaupun sebenarnya wanita yang menjadi tunangan Alex adalah hasil dari perjodohan Ayah Alex dan Ayah wanita itu